alexametrics
21.3 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Raih “Dewi Cemara”, Bukti Sukses Kota Batu Kembangkan 3 Desa Wisata

KOTA BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memanfaatkan betul program Desa Wisata Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera (Dewi Cemara) yang digagas Dinas Pariwisata Pemprov Jatim tahun ini. Ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan atas tiga desa wisata di wilayahnya kemarin (5/12). Ketiga desa itu adalah Desa Bumiaji, Desa Sumbergondo, dan Desa Punten.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Sinarto menjelaskan, program Dewi Cemara dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dewi Cemara ini sudah diterapkan di beberapa daerah, sebagai contoh baru-baru ini diresmikan di Kediri, yakni desa wisata budi daya cacing.

”Program ini ditujukan untuk mendorong sentra-sentra pertumbuhan ekonomi berbasis pedesaan,” ungkap Sinarto dalam acara Jambore Desa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di area Parkir Jawa Timur Park 3 kemarin.

Sinarto menambahkan, dipilihnya Kota Batu sebagai lokasi Jambore Desa Wisata itu karena merupakan kota dengan potensi wisatawan terbanyak di Jawa Timur. ”Kami ingin membuat kearifan lokal menjadi destinasi wisata, harapannya ekonomi masyarakat berbasis pariwisata bisa berjalan dengan baik dan optimal,” katanya.

Dalam jambore tersebut, ada 38 stan dari seluruh perwakilan daerah kota/kabupaten di Jawa Timur. Acara ini digelar sejak tanggal 3 sampai 5 Desember lalu. Berbagai kegiatan digelar, mulai pameran desa wisata, saraserahan, presentasi, dan diskusi. ”Ini tahun ketiga acara seperti ini dilakukan. Terakhir tahun 2019 di Gubuk Klakah, Poncokusumo, Kabupaten Malang,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir secara virtual menyampaikan, desa wisata dapat membawa manfaat untuk sektor-sektor lain, salah satunya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyerap tenaga kerja.

”Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa saling mengkaji dan menguatkan, sehingga desa wisata dapat berkembang dan memberikan multiplier effect (berdampak banyak) untuk sektor lainnya,” katanya. Ke depannya, dia berharap 479 desa wisata di seluruh Jawa Timur dapat menjadi ”Dewi Cemara”.

Pewarta: Nugraha Perdana

KOTA BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memanfaatkan betul program Desa Wisata Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera (Dewi Cemara) yang digagas Dinas Pariwisata Pemprov Jatim tahun ini. Ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan atas tiga desa wisata di wilayahnya kemarin (5/12). Ketiga desa itu adalah Desa Bumiaji, Desa Sumbergondo, dan Desa Punten.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Sinarto menjelaskan, program Dewi Cemara dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dewi Cemara ini sudah diterapkan di beberapa daerah, sebagai contoh baru-baru ini diresmikan di Kediri, yakni desa wisata budi daya cacing.

”Program ini ditujukan untuk mendorong sentra-sentra pertumbuhan ekonomi berbasis pedesaan,” ungkap Sinarto dalam acara Jambore Desa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di area Parkir Jawa Timur Park 3 kemarin.

Sinarto menambahkan, dipilihnya Kota Batu sebagai lokasi Jambore Desa Wisata itu karena merupakan kota dengan potensi wisatawan terbanyak di Jawa Timur. ”Kami ingin membuat kearifan lokal menjadi destinasi wisata, harapannya ekonomi masyarakat berbasis pariwisata bisa berjalan dengan baik dan optimal,” katanya.

Dalam jambore tersebut, ada 38 stan dari seluruh perwakilan daerah kota/kabupaten di Jawa Timur. Acara ini digelar sejak tanggal 3 sampai 5 Desember lalu. Berbagai kegiatan digelar, mulai pameran desa wisata, saraserahan, presentasi, dan diskusi. ”Ini tahun ketiga acara seperti ini dilakukan. Terakhir tahun 2019 di Gubuk Klakah, Poncokusumo, Kabupaten Malang,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir secara virtual menyampaikan, desa wisata dapat membawa manfaat untuk sektor-sektor lain, salah satunya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyerap tenaga kerja.

”Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa saling mengkaji dan menguatkan, sehingga desa wisata dapat berkembang dan memberikan multiplier effect (berdampak banyak) untuk sektor lainnya,” katanya. Ke depannya, dia berharap 479 desa wisata di seluruh Jawa Timur dapat menjadi ”Dewi Cemara”.

Pewarta: Nugraha Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/