alexametrics
20.9 C
Malang
Wednesday, 6 July 2022

DLH Kota Batu Bakal Adaptasi Lomba Kampung Bersinar Milik Kota Malang

KOTA BATU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota batu akan mengadaptasi kegiatan Kampung Bersinar di Kota Malang untuk dilaksanakan di kota sejuk tersebut. Kampung Bersinar sendiri merupakan kompetisi dalam hal program lingkungan hidup meliputi pengelolaan sampah, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat yang ramah lingkungan.

“Kalau di Kota Batu, nantinya tak hanya berkonsep menghijaukan kampung. Namun, juga bisa mengangkat kearifan lokal. Terutama di bidang periwisata berbasis rakyat. Intinya, kami ingin mengangkat potensi wisata desa, tapi juga kasih edukasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan,” jelas Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan.

Mantan camat Kota batu ini menambahkan, tiap desa dan kelurahan di Kota Apel ini punya keunikan dan potensi sendiri. Sehingga, jika hal ini dikombinasikan dengan gerakan sadar lingkungan, maka akan menjadi lebih baik dalam jangka panjang.

“Potensi desanya berkembang, tapi lingkungan tetap terjaga,” terangnya.

Hanya saja, lanjutnya, pengolahan sampah organik dan non-organik juga menjadi fokus sendiri nanti. Seperti adanya kreativitas warga dalam mengolah limbah sampah non organik. “Mudah-mudahan bisa terealisasikan tahun depan,” pungkas dia.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota batu akan mengadaptasi kegiatan Kampung Bersinar di Kota Malang untuk dilaksanakan di kota sejuk tersebut. Kampung Bersinar sendiri merupakan kompetisi dalam hal program lingkungan hidup meliputi pengelolaan sampah, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat yang ramah lingkungan.

“Kalau di Kota Batu, nantinya tak hanya berkonsep menghijaukan kampung. Namun, juga bisa mengangkat kearifan lokal. Terutama di bidang periwisata berbasis rakyat. Intinya, kami ingin mengangkat potensi wisata desa, tapi juga kasih edukasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan,” jelas Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan.

Mantan camat Kota batu ini menambahkan, tiap desa dan kelurahan di Kota Apel ini punya keunikan dan potensi sendiri. Sehingga, jika hal ini dikombinasikan dengan gerakan sadar lingkungan, maka akan menjadi lebih baik dalam jangka panjang.

“Potensi desanya berkembang, tapi lingkungan tetap terjaga,” terangnya.

Hanya saja, lanjutnya, pengolahan sampah organik dan non-organik juga menjadi fokus sendiri nanti. Seperti adanya kreativitas warga dalam mengolah limbah sampah non organik. “Mudah-mudahan bisa terealisasikan tahun depan,” pungkas dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/