alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Rawan Longsor, BPBD Kota Batu Tambah Rambu Waspada Bencana

BATU KOTA – Masih tingginya potensi bencana tanah longsor membuat Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menambah sejumlah rambu waspada bencana. Salah satunya dipasang di Jalan Brigjen Moh. Manan (Payung II), Songgokerto, Kecamatan Batu, hari ini (8/2). Karena di titik ini masih berpotensi terjadinya longsor susulan.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menyampaikan, pemasangan rambu untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa daerah tersebut rawan longsor. Sehingga, masyarakat yang melintasi jalan tersebut bisa lebih waspada. Terutama saat musim hujan seperti saat ini. ”Ada dua rambu yang kami pasang di titik Payung II hari ini. Intinya untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih hati-hati,” kata mantan Kabid Bina Marga ini, Senin (8/2).

Dia menjelaskan, berdasarkan analisa timnya, curah hujan relatif tinggi masih akan berlangsung hingga bulan depan. Sehingga, potensi longsor di titik tersebut masih perlu diwaspadai. ”Musim hujan masih belum selesai. Jadi potensi longsornya masih ada,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat Kota Batu agar selalu waspada bencana. Terutama bagi warga yang beraktivitas di area dekat tebing. ”Sebaiknya hindari melintas di jalur yang ada tebingnya saat hujan berlangsung,” ungkap dia.

Seperti diketahui, di kawasan Payung sudah tiga kali mengalami longsor. Bahkan, longsornya juga membuat jalur Pujon-Batu atau sebaliknya via Payung II ditutup total. Karena material longsor menutup semua badan jalan.

Pewarta: Imam N

BATU KOTA – Masih tingginya potensi bencana tanah longsor membuat Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menambah sejumlah rambu waspada bencana. Salah satunya dipasang di Jalan Brigjen Moh. Manan (Payung II), Songgokerto, Kecamatan Batu, hari ini (8/2). Karena di titik ini masih berpotensi terjadinya longsor susulan.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menyampaikan, pemasangan rambu untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa daerah tersebut rawan longsor. Sehingga, masyarakat yang melintasi jalan tersebut bisa lebih waspada. Terutama saat musim hujan seperti saat ini. ”Ada dua rambu yang kami pasang di titik Payung II hari ini. Intinya untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih hati-hati,” kata mantan Kabid Bina Marga ini, Senin (8/2).

Dia menjelaskan, berdasarkan analisa timnya, curah hujan relatif tinggi masih akan berlangsung hingga bulan depan. Sehingga, potensi longsor di titik tersebut masih perlu diwaspadai. ”Musim hujan masih belum selesai. Jadi potensi longsornya masih ada,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat Kota Batu agar selalu waspada bencana. Terutama bagi warga yang beraktivitas di area dekat tebing. ”Sebaiknya hindari melintas di jalur yang ada tebingnya saat hujan berlangsung,” ungkap dia.

Seperti diketahui, di kawasan Payung sudah tiga kali mengalami longsor. Bahkan, longsornya juga membuat jalur Pujon-Batu atau sebaliknya via Payung II ditutup total. Karena material longsor menutup semua badan jalan.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/