alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Pemkot Batu Siap-siap Perluas Lahan Makam Kristen Menyempit

KOTA BATU – Solusi kekhawatiran semakin menipisnya lahan pemakaman umat kristen di Gang Karate, Kelurahan Sisir Kota Batu mulai ada titik terang. Pemkot Batu akan melakukan perluasan makam umum di Jl Sultan Hasan Halim dengan luas sekitar satu hektare. Selain itu, akan dilakukan pembaruan regulasi tentang makam.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu Prasetyo Bagus Wicaksono mengatakan, untuk pemakaman umum non muslim di Gang Karate telah terisi 1.619 kavling. Kemudian terdapat sisa lahan seluas 500 meter yang dapat diisi sebanyak 70 kavling. Namun, meningkatnya kasus Covid-19 di Juli lalu hingga saat ini sisa lahan tersebut sudah terisi 30 kavling untuk umat non muslim.

“Jadi sebenarnya peruntukan sisa lahan itu dibagi dua untuk makam muslim dan non muslim, terus mau dipagari pembatas, karena ada kekhawatiran semakin menipis,” katanya. Meski begitu, sudah terdapat beberapa solusi. Diantaranya seperti dari pihak Badan Kerja Sama Gereja (BKSG) menyarankan jika terdapat pemakaman kembali bisa dilakukan di masing-masing wilayah desa/kelurahan asal tempat tinggal.

Selain itu, rencananya Pemkot Batu akan membangun tempat pemakaman umum (TPU) baru di Jl Sultan Hasan Halim. Luasnya sekitar satu hektare yang dapat diisi sebanyak 987 kavling. Nantinya TPU itu dibagi dua untuk umat non muslim sebanyak 1/4 dan sisanya umat muslim. Untuk perencanaan pembangunan sudah selesai digarap. Tetapi untuk pengerjaan selanjutnya pihaknya masih belum tahu.

“Kebutuhan anggarannya sekitar Rp 4 miliar,” katanya. Nanti pembangunan fisik yang diperlukan seperti jalan sekitar makam, gapura dan pagar pembatas. Selain itu, ke depan, Pemkot Batu bersama DPRD Kota Batu akan melakukan pembaruan regulasi yang sudah lama. Karena aturan sebelumnya masih mengacu pada Perda Nomor 8 tahun 2005.

“Nanti diatur terkait pembagian wilayah makam, kemudian penggunaan kijing diperbolehkan atau tidak karena memakan lahan yang luas,” katanya. (nug/lid/rmc)

KOTA BATU – Solusi kekhawatiran semakin menipisnya lahan pemakaman umat kristen di Gang Karate, Kelurahan Sisir Kota Batu mulai ada titik terang. Pemkot Batu akan melakukan perluasan makam umum di Jl Sultan Hasan Halim dengan luas sekitar satu hektare. Selain itu, akan dilakukan pembaruan regulasi tentang makam.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu Prasetyo Bagus Wicaksono mengatakan, untuk pemakaman umum non muslim di Gang Karate telah terisi 1.619 kavling. Kemudian terdapat sisa lahan seluas 500 meter yang dapat diisi sebanyak 70 kavling. Namun, meningkatnya kasus Covid-19 di Juli lalu hingga saat ini sisa lahan tersebut sudah terisi 30 kavling untuk umat non muslim.

“Jadi sebenarnya peruntukan sisa lahan itu dibagi dua untuk makam muslim dan non muslim, terus mau dipagari pembatas, karena ada kekhawatiran semakin menipis,” katanya. Meski begitu, sudah terdapat beberapa solusi. Diantaranya seperti dari pihak Badan Kerja Sama Gereja (BKSG) menyarankan jika terdapat pemakaman kembali bisa dilakukan di masing-masing wilayah desa/kelurahan asal tempat tinggal.

Selain itu, rencananya Pemkot Batu akan membangun tempat pemakaman umum (TPU) baru di Jl Sultan Hasan Halim. Luasnya sekitar satu hektare yang dapat diisi sebanyak 987 kavling. Nantinya TPU itu dibagi dua untuk umat non muslim sebanyak 1/4 dan sisanya umat muslim. Untuk perencanaan pembangunan sudah selesai digarap. Tetapi untuk pengerjaan selanjutnya pihaknya masih belum tahu.

“Kebutuhan anggarannya sekitar Rp 4 miliar,” katanya. Nanti pembangunan fisik yang diperlukan seperti jalan sekitar makam, gapura dan pagar pembatas. Selain itu, ke depan, Pemkot Batu bersama DPRD Kota Batu akan melakukan pembaruan regulasi yang sudah lama. Karena aturan sebelumnya masih mengacu pada Perda Nomor 8 tahun 2005.

“Nanti diatur terkait pembagian wilayah makam, kemudian penggunaan kijing diperbolehkan atau tidak karena memakan lahan yang luas,” katanya. (nug/lid/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/