alexametrics
21.6 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

Ini Dia Giant Otter, Satwa Baru di Batu Secret Zoo

KOTA BATU – Penasaran dengan salah satu satwa predator mamalia terbesar di Amerika selatan? Anda bisa langsung datang ke Batu Secret Zoo. Karena giant otter atau berang-berang raksasa ini telah menjadi salah satu koleksinya. Satwa berkelamin jantan ini didatangkan dari River Safari Singapore. Menjadi penghuni baru, giant otter itu diberi nama Chico.

Marketing Manager and Public Relation Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S. Ariyanto mengatakan, pada 23 Desember 2020 lalu Batu Secret Zoo resmi membuka exhibition satwa baru giant otter sebagai pelengkap edukasi keluarga. Kebun binatang itu menjadi yang kedua di Asia untuk berpartisipasi dalam program Breeding International Giant Otter.

”Chico sampai di kebun binatang kami pada 1 Desember 2020 lalu. Hewan ini lahir pada 8 Juli tahun 2014,” kata Titik. Dia menjelaskan, giant otter merupakan salah satu predator mamalia terbesar di Amerika Selatan. Jantan dewasa dapat berukuran lebih dari 2 meter dengan berat badan lebih dari 30 kilogram. Giant otter merupakan jenis hewan terancam punah di seluruh Amerika Selatan karena perburuan dan perusakan habitat.

Satwa tersebut biasanya mendiami sungai Amazon. Giant otter merupakan hewan sosial yang berkelompok dengan 2 sampai 20 anggota. Kebiasaannya membangun sarang di tepi sungai dengan banyak pintu dan ruangan di dalamnya. ”Giant otter sangat bersifat teritorial dan kelompoknya dapat melindungi wilayah mereka, bahkan dari jaguar,” katanya.

Dia menegaskan, tidak mudah mendatangkan hewan tersebut. Pihaknya harus bernegosiasi secara internasional selama hampir dua tahun. ”Saat ini Batu Secret Zoo merupakan anggota resmi EEP (European Endangered Species Programme) Giant Otter di EAZA (European Association of Zoos and Aquaria). EPP sendiri program dari EAZA yang melindungi lebih dari 400 jenis satwa di kebun binatang Eropa,” katanya.

Chico menempati kandang yang sudah dipersiapkan sesuai standar internasional giant otter dengan mengacu pada Husbandary Guidelines EEP. ”Area kandang baru untuk giant otter memiliki luas sekitar 400 meter persegi dan didesain menyerupai habitat aslinya, yaitu terdapat tepian sungai,” katanya.

Pewarta: Nugraha Perdana

KOTA BATU – Penasaran dengan salah satu satwa predator mamalia terbesar di Amerika selatan? Anda bisa langsung datang ke Batu Secret Zoo. Karena giant otter atau berang-berang raksasa ini telah menjadi salah satu koleksinya. Satwa berkelamin jantan ini didatangkan dari River Safari Singapore. Menjadi penghuni baru, giant otter itu diberi nama Chico.

Marketing Manager and Public Relation Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S. Ariyanto mengatakan, pada 23 Desember 2020 lalu Batu Secret Zoo resmi membuka exhibition satwa baru giant otter sebagai pelengkap edukasi keluarga. Kebun binatang itu menjadi yang kedua di Asia untuk berpartisipasi dalam program Breeding International Giant Otter.

”Chico sampai di kebun binatang kami pada 1 Desember 2020 lalu. Hewan ini lahir pada 8 Juli tahun 2014,” kata Titik. Dia menjelaskan, giant otter merupakan salah satu predator mamalia terbesar di Amerika Selatan. Jantan dewasa dapat berukuran lebih dari 2 meter dengan berat badan lebih dari 30 kilogram. Giant otter merupakan jenis hewan terancam punah di seluruh Amerika Selatan karena perburuan dan perusakan habitat.

Satwa tersebut biasanya mendiami sungai Amazon. Giant otter merupakan hewan sosial yang berkelompok dengan 2 sampai 20 anggota. Kebiasaannya membangun sarang di tepi sungai dengan banyak pintu dan ruangan di dalamnya. ”Giant otter sangat bersifat teritorial dan kelompoknya dapat melindungi wilayah mereka, bahkan dari jaguar,” katanya.

Dia menegaskan, tidak mudah mendatangkan hewan tersebut. Pihaknya harus bernegosiasi secara internasional selama hampir dua tahun. ”Saat ini Batu Secret Zoo merupakan anggota resmi EEP (European Endangered Species Programme) Giant Otter di EAZA (European Association of Zoos and Aquaria). EPP sendiri program dari EAZA yang melindungi lebih dari 400 jenis satwa di kebun binatang Eropa,” katanya.

Chico menempati kandang yang sudah dipersiapkan sesuai standar internasional giant otter dengan mengacu pada Husbandary Guidelines EEP. ”Area kandang baru untuk giant otter memiliki luas sekitar 400 meter persegi dan didesain menyerupai habitat aslinya, yaitu terdapat tepian sungai,” katanya.

Pewarta: Nugraha Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/