alexametrics
22.1 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Tisagaluh, Kode Misi Khusus Kaum Ibu Perangi Covid di Kota Batu

KOTA BATU – Para perempuan Kota Batu kini mempunya Pekerjaan Rumah (PR) baru. Sebab, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batu memilki program Gerakan Tisagaluh. Apa itu ?

Ketua TP PKK Kota Batu Wibi Asri Punjul Santoso mengatakan, Tisagaluh merupakan program PKK yang menuntut para perempuan Kota Batu untuk berperan aktif untuk memutus persebaran Covid-19.

“Yang mana Tisagaluh artinya tiap satu orang kader atau ibu di rumah bertugas mengedukasi tiga atau lebih anggota keluarga dan sepuluh rumah di sekitarnya,” terang Wibi, sapaan karibnya. Hal ini tentunya, karena melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batu yang kian bertambah.

Sehingga, perempuan Kota Batu saat berada di rumah wajib menjadi contoh dengan membiasakan memakai masker, mengajarkan cara menggunakan masker yang baik, menyiapkan kebutuhan masker keluarga dan mencuci masker kain setelah keluar rumah.

“Kami sudah turun ke desa-desa untuk menyosialisasikan program tersebut,” tambahnya. Tentunya, pihaknya juga menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW ) di Kota Batu.

Dengan terlibatnya para perempuan, Wibi berharap, setidaknya bisa menekan angka persebaran Covid-19 di Kota Batu.

Sebagai Informasi tambahan, Per 9 Setemeber 2020, jumlah pasien terkonfirmasi Positif Covid di Kota Batu 319 orang. Dengan rincian, masih dirawat ada 47 pasien, meninggal 24 orang dan yang sembuh 248 orang.

Pewarta : Ulfa Afrian

KOTA BATU – Para perempuan Kota Batu kini mempunya Pekerjaan Rumah (PR) baru. Sebab, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batu memilki program Gerakan Tisagaluh. Apa itu ?

Ketua TP PKK Kota Batu Wibi Asri Punjul Santoso mengatakan, Tisagaluh merupakan program PKK yang menuntut para perempuan Kota Batu untuk berperan aktif untuk memutus persebaran Covid-19.

“Yang mana Tisagaluh artinya tiap satu orang kader atau ibu di rumah bertugas mengedukasi tiga atau lebih anggota keluarga dan sepuluh rumah di sekitarnya,” terang Wibi, sapaan karibnya. Hal ini tentunya, karena melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batu yang kian bertambah.

Sehingga, perempuan Kota Batu saat berada di rumah wajib menjadi contoh dengan membiasakan memakai masker, mengajarkan cara menggunakan masker yang baik, menyiapkan kebutuhan masker keluarga dan mencuci masker kain setelah keluar rumah.

“Kami sudah turun ke desa-desa untuk menyosialisasikan program tersebut,” tambahnya. Tentunya, pihaknya juga menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW ) di Kota Batu.

Dengan terlibatnya para perempuan, Wibi berharap, setidaknya bisa menekan angka persebaran Covid-19 di Kota Batu.

Sebagai Informasi tambahan, Per 9 Setemeber 2020, jumlah pasien terkonfirmasi Positif Covid di Kota Batu 319 orang. Dengan rincian, masih dirawat ada 47 pasien, meninggal 24 orang dan yang sembuh 248 orang.

Pewarta : Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/