alexametrics
29.3 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Petani Bawang Merah Tersenyum di Tengah Pandemi

KOTA BATU – masa pandemi menjadi berkah sendiri bagi petani bawang merah. Karena harga jual di pasaran hasil panen meningkat dibandingkan sebelumnya. Sehingga, keuntungan yang didapatkan petani juga lebih banyak.

Juwanto, salah satu petani bawang merah di Tlekung, Junrejo, Batu menyampaikan, harga di pasaran saat ini mencapai sekitar Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan, sebelumnya harga bawang merah sekitar Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram. Praktis, ada kenaikan Rp 5000 tiap kilogramnya.

“Sekarang (musim pandemi) malah naik harga di pasaran dibandingkan sebelumnya,” kata bapak tiga anak ini, Sabtu (10/10).

Hanya saja, masih kata dia, kendalanya di musim kemarau ini adalah pengairan. Karenanya airnya harus bebagi dengan petani lain. “Kalau kendalanya cuma masalah air. Kan harus berbagi dengan yang lain,” terangnya. Lebih lanjut, di lahannya sekitar 3000 meter persegi rata-rata bisa menghasilkan 4-5 ton sekali panen. Namun, jumlah tersebut bisa lebih maksimal lagi saat musim penghujan. “Kalau hujan airnya melimpah dan nggak perlu gantian,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU – masa pandemi menjadi berkah sendiri bagi petani bawang merah. Karena harga jual di pasaran hasil panen meningkat dibandingkan sebelumnya. Sehingga, keuntungan yang didapatkan petani juga lebih banyak.

Juwanto, salah satu petani bawang merah di Tlekung, Junrejo, Batu menyampaikan, harga di pasaran saat ini mencapai sekitar Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan, sebelumnya harga bawang merah sekitar Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram. Praktis, ada kenaikan Rp 5000 tiap kilogramnya.

“Sekarang (musim pandemi) malah naik harga di pasaran dibandingkan sebelumnya,” kata bapak tiga anak ini, Sabtu (10/10).

Hanya saja, masih kata dia, kendalanya di musim kemarau ini adalah pengairan. Karenanya airnya harus bebagi dengan petani lain. “Kalau kendalanya cuma masalah air. Kan harus berbagi dengan yang lain,” terangnya. Lebih lanjut, di lahannya sekitar 3000 meter persegi rata-rata bisa menghasilkan 4-5 ton sekali panen. Namun, jumlah tersebut bisa lebih maksimal lagi saat musim penghujan. “Kalau hujan airnya melimpah dan nggak perlu gantian,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/