alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Sudah Rambah Pasar Online, UMKM Kota Batu Masih Lesu

KOTA BATU – Berbagai pembatasan dilakukan guna menekan angka penyebaran virus Covid-19. Namun, hal juga berimbas pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Batu. Mereka mengaku sulit menjual produk lantaran susutnya daya beli masyarakat dan sepinya kunjungan wisata.

Mencoba peruntungan menjual produk secara online juga sudah dilakukan. Mulai dari berjualan via medsos hingga memanfaatkan situa jual beli online. Namun hingga kini hasilnya belum begitu bagus hasilnya. “Turun sampai 50 persen penjualannya. Sepinya wisatawan membuat semuanya berdampak,” jelas salah satu produsen tas plastik, Muhammad Rifai yang berada di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo.

Mencoba penjualan melalui sosial media sudah dilakukannya. Meski ada saja disetiap harinya orderan, namun jumlahnya selali berskala kecil. “Dijual online dan anak saya yang mengatur. Jadi tiap harinya ada saja yang laku meski jumlahnya juga tidak tentu,” paparnya. Bila saat keadaan sebelum pandemi dia bisa menjual tiga sampai empat ribu tas plastik dalam satu bulan, kini ia hanya bisa menjual seribu hingga dua ribu buah saja per-bulannya.

Hal senada dijelaskan oleh Muhammad Syaifulloh, seorang pengrajin kayu di Desa Rejoso, Kecamatan Junrejo. Ia tetap bersyukur dengan adanya bantuan media sosial. Meski permintaannya tidak banyak, tapi selalu ada saja yang memesan. “Memang kelemahan kalau jual online itu, permintaannya cuma dikit – dikit saja. Tapi untuk sementara waktu ini yang bisa dilakukan, ya maksimal saja,” ujarnya sambil tertawa.

Penjualannya menurun drastis semenjak pandemi datang. Dari yang awalnya bisa memproduksi dua ribu lebih produk kerajinan kayu, kini hanya setengahnya. Kurangnya permintaan karena roda ekonomi yang masih mandek jadi alasan utamanya. “Sudah beberapa bulan tidak melakukan pengiriman luar daerah. Karena permintaannya memang tidak ada,” tuturnya. Dia hanya bisa berharap agar pamdemi segera hilang, hingga dampak baik akan berimbas kepada karyawan seperti dulu lagi.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Berbagai pembatasan dilakukan guna menekan angka penyebaran virus Covid-19. Namun, hal juga berimbas pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Batu. Mereka mengaku sulit menjual produk lantaran susutnya daya beli masyarakat dan sepinya kunjungan wisata.

Mencoba peruntungan menjual produk secara online juga sudah dilakukan. Mulai dari berjualan via medsos hingga memanfaatkan situa jual beli online. Namun hingga kini hasilnya belum begitu bagus hasilnya. “Turun sampai 50 persen penjualannya. Sepinya wisatawan membuat semuanya berdampak,” jelas salah satu produsen tas plastik, Muhammad Rifai yang berada di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo.

Mencoba penjualan melalui sosial media sudah dilakukannya. Meski ada saja disetiap harinya orderan, namun jumlahnya selali berskala kecil. “Dijual online dan anak saya yang mengatur. Jadi tiap harinya ada saja yang laku meski jumlahnya juga tidak tentu,” paparnya. Bila saat keadaan sebelum pandemi dia bisa menjual tiga sampai empat ribu tas plastik dalam satu bulan, kini ia hanya bisa menjual seribu hingga dua ribu buah saja per-bulannya.

Hal senada dijelaskan oleh Muhammad Syaifulloh, seorang pengrajin kayu di Desa Rejoso, Kecamatan Junrejo. Ia tetap bersyukur dengan adanya bantuan media sosial. Meski permintaannya tidak banyak, tapi selalu ada saja yang memesan. “Memang kelemahan kalau jual online itu, permintaannya cuma dikit – dikit saja. Tapi untuk sementara waktu ini yang bisa dilakukan, ya maksimal saja,” ujarnya sambil tertawa.

Penjualannya menurun drastis semenjak pandemi datang. Dari yang awalnya bisa memproduksi dua ribu lebih produk kerajinan kayu, kini hanya setengahnya. Kurangnya permintaan karena roda ekonomi yang masih mandek jadi alasan utamanya. “Sudah beberapa bulan tidak melakukan pengiriman luar daerah. Karena permintaannya memang tidak ada,” tuturnya. Dia hanya bisa berharap agar pamdemi segera hilang, hingga dampak baik akan berimbas kepada karyawan seperti dulu lagi.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/