alexametrics
29.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Bangkitkan Desa Wisata, Gagas Jazz Gunung Panderman, Kota Batu

BATU- Untuk menggeliatkan pariwisata di era New Normal di Kota Batu, saat ini tengah disiapkan Festival Jazz Gunung Panderman. Event tersebut masuk agenda wisata Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Gelaran ini juga menjadi rangkaian perayaan HUT Kota Batu bulan Oktober mendatang.

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko menyampaikan, gunung Panderman sudah menjadi salah satu ikon Kota Batu. Sehingga, hal ini yang berusaha digali dan dijadikan bahan untuk mengembangkan potensi desa wisata. ”Kami optimistis bakal menjadi destinasi wisata baru yang menjanjikan di Kota Batu nanti. Kami juga berkomitmen, semua akan dikelola masyarakat, terutama anak-anak muda Oro-Oro Ombo,” kata pria yang juga ketua Asosiasi Pemerintah Desa dan Kelurahan (Apel) Kota Batu ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga segera melakukan rapat koodinasi dengan dinas terkait. Terutama Dinas Pariwisata Kota Batu. ”Perlu dipersiapkan semaksimal mungkin teknisnya. Apalagi saat ini masih kondisi pandemi. Seperti protokol kesehatannya seperti apa,” terangnya.

Lebih lanjut, rencananya festival ini ini nanti menjadi agenda tahunan dalam rangkaian HUT Kota Batu yang berbasis desa wisata. Sehingga, wisatawan datang ke Kota Batu mendapatkan suasana yang berbeda saat HUT Kota Batu. Perlu diketahui, HUT Kota Batu jatuh tiap 17 Oktober. ”Supaya ada event yang beda. Tapi dikelola oleh masyarakat desa Kota Batu,” ungkap dia.

Dia berharap, pandemi segera berakhir dan hilang dari dunia, terutama Indonesia. Sehingga, sektor pariwisata, terutama pariwisata berbasis desa bisa bangkit kembali. ”Mudah-mudahan vaksinasi ini berhasil. Sehingga, pariwisata bisa kembali normal,” harapnya.

Pewarta: Imam N

BATU- Untuk menggeliatkan pariwisata di era New Normal di Kota Batu, saat ini tengah disiapkan Festival Jazz Gunung Panderman. Event tersebut masuk agenda wisata Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Gelaran ini juga menjadi rangkaian perayaan HUT Kota Batu bulan Oktober mendatang.

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiweko menyampaikan, gunung Panderman sudah menjadi salah satu ikon Kota Batu. Sehingga, hal ini yang berusaha digali dan dijadikan bahan untuk mengembangkan potensi desa wisata. ”Kami optimistis bakal menjadi destinasi wisata baru yang menjanjikan di Kota Batu nanti. Kami juga berkomitmen, semua akan dikelola masyarakat, terutama anak-anak muda Oro-Oro Ombo,” kata pria yang juga ketua Asosiasi Pemerintah Desa dan Kelurahan (Apel) Kota Batu ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga segera melakukan rapat koodinasi dengan dinas terkait. Terutama Dinas Pariwisata Kota Batu. ”Perlu dipersiapkan semaksimal mungkin teknisnya. Apalagi saat ini masih kondisi pandemi. Seperti protokol kesehatannya seperti apa,” terangnya.

Lebih lanjut, rencananya festival ini ini nanti menjadi agenda tahunan dalam rangkaian HUT Kota Batu yang berbasis desa wisata. Sehingga, wisatawan datang ke Kota Batu mendapatkan suasana yang berbeda saat HUT Kota Batu. Perlu diketahui, HUT Kota Batu jatuh tiap 17 Oktober. ”Supaya ada event yang beda. Tapi dikelola oleh masyarakat desa Kota Batu,” ungkap dia.

Dia berharap, pandemi segera berakhir dan hilang dari dunia, terutama Indonesia. Sehingga, sektor pariwisata, terutama pariwisata berbasis desa bisa bangkit kembali. ”Mudah-mudahan vaksinasi ini berhasil. Sehingga, pariwisata bisa kembali normal,” harapnya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/