alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Pemkot Batu Beberkan Jurus Hijaukan Zona Covid-19 Saat PPKM Mikro

KOTA BATU — Pemerintah Kota Batu membuat strategi untukmengubah status 21 RT dari zona kuning menjadi hijau melalui PPKM Mikro jilid III. Target ini sesuai instruksi Provinsi Jatim, dimana warga di RT tersebut harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat sehingga laju kasus Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

Kasatpol PP Kota Batu Nur Adhim menyampai bahwa PPKM mikro ini lebih ditekankan pada lingkungan tingkat bawah. Yaitu pada level kecamatan hingga ke bawah. Sehingga, pihaknya bakal lebih menguatkan kerjasama tiga instansi terkait di level kecamatan. Yaitu Camat, Kapolsek dan Danramil.

”Tiga stakeholder ini akan berkolaborasi dalam menyadarkan masyarakat agar disiplin dalam menerapkan prokes,” kata mantan Camat Junrejo ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga bekerjasama dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Termasuk para pemuda dan pemerintah desa/kelurahan. ”Nggak bisa mengandalkan pemda saja. Harus sinergi dalam mengatasi covid ini,” ungkap pria asal Semarang ini.

Selain itu, lanjutnya, personel gabungan Satpol PP, TNI dan Polri juga tetap menggelar operasi. Dimana operasi ini diutamakan pada sosialisasi prokes.

”Kami tetap rutin melakukan operasi dua kali sehari. Pagi dan malam,” ujarnya.

Perlu diketahui, dalam rapat evaluasi dengan Pemprov Jatim di Kota Batu ada 1.128 RT masuk zona hijau dan 21 RT lainnya masih zona kuning. Zona hijau diberikan kepada RT yang nihil kasus Covid-19, sementara zona kuning disematkan pada wilayah yang memiliki kasus Covid-19 antara satu sampai lima rumah dalam satu RT. Status zona oranye berlaku jika ada enam sampai 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT dan zona merah jika ada lebih dari 10 rumah dengan konfirmasi positif dalam satu RT dalam tujuh hari terakhir.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU — Pemerintah Kota Batu membuat strategi untukmengubah status 21 RT dari zona kuning menjadi hijau melalui PPKM Mikro jilid III. Target ini sesuai instruksi Provinsi Jatim, dimana warga di RT tersebut harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat sehingga laju kasus Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

Kasatpol PP Kota Batu Nur Adhim menyampai bahwa PPKM mikro ini lebih ditekankan pada lingkungan tingkat bawah. Yaitu pada level kecamatan hingga ke bawah. Sehingga, pihaknya bakal lebih menguatkan kerjasama tiga instansi terkait di level kecamatan. Yaitu Camat, Kapolsek dan Danramil.

”Tiga stakeholder ini akan berkolaborasi dalam menyadarkan masyarakat agar disiplin dalam menerapkan prokes,” kata mantan Camat Junrejo ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga bekerjasama dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Termasuk para pemuda dan pemerintah desa/kelurahan. ”Nggak bisa mengandalkan pemda saja. Harus sinergi dalam mengatasi covid ini,” ungkap pria asal Semarang ini.

Selain itu, lanjutnya, personel gabungan Satpol PP, TNI dan Polri juga tetap menggelar operasi. Dimana operasi ini diutamakan pada sosialisasi prokes.

”Kami tetap rutin melakukan operasi dua kali sehari. Pagi dan malam,” ujarnya.

Perlu diketahui, dalam rapat evaluasi dengan Pemprov Jatim di Kota Batu ada 1.128 RT masuk zona hijau dan 21 RT lainnya masih zona kuning. Zona hijau diberikan kepada RT yang nihil kasus Covid-19, sementara zona kuning disematkan pada wilayah yang memiliki kasus Covid-19 antara satu sampai lima rumah dalam satu RT. Status zona oranye berlaku jika ada enam sampai 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT dan zona merah jika ada lebih dari 10 rumah dengan konfirmasi positif dalam satu RT dalam tujuh hari terakhir.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/