alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Pemkot Batu Siapkan Kebutuhan Air di Lokasi Relokasi Pasar

KOTA BATU – Pemkot Batu terus melakukan koordinasi dengan Perumdam Among Tirto terkait penyediaan fasilitas air bagi pedagang di tempat relokasi pasar di sekitar Stadion Brantas. Karena, kebutuhan air menjadi hal yang utama untuk mencuci, kamar mandi dan lainnya.

Pemkot harus cepat mengambil keputusan dari berbagai opsi solusi terkait penyediaan air yang ditawarkan oleh Perumdam. Pasalnya akhir bulan ini pembangunan tempat relokasi dijadwalkan selesai dan pada November mendatang para pedagang sudah boyongan ke tempat relokasi tersebut.

Direktur Utama Perumdam Among Tirto Edi Sunaedi mengatakan, untuk opsi pertama dengan melakukan penambahan debit air dari Sumber Banyuning di Desa Punten. Yakni dengan pemasangan pipa baru, sehingga debit air bisa dimaksimalkan sekitar 10 hingga 20 liter per detik. Namun dia pesimis pengerjaan dapat dilakukan tuntas hingga akhir bulan ini. Dan juga biaya yang dikeluarkan diperkirakan tidak sedikit atau mencapai ratusan juta rupiah.

“Pertama karena pipanya kecil, kedua karena elevasinya tinggi, pipa yang ada di kantor KONI kami layani dari Jl Abdul Gani Gang IV sebelah Museum Satwa itu hanya satu dim, dan itu yang kebanyakan menggunakan niaga industri. Sehingga ditambah 3.000 pedagang kebutuhan beberapa titik pemasangan di tempat relokasi tidak mampu,” jelasnya.

Untuk opsi lainnya, dengan memanfaatkan tandon air yang ada di Hutan Taman Kota sebelah Stadion Brantas. Caranya dengan mengisi air melalui truk tangki, lalu diisi ke tandon dan dialirkan ke tempat relokasi. “Opsi ketiga yang aliran air dari Jl Mustari atau pelayanan dari disdik untuk GOR Gajahmada itu kami tarik dengan dibantu pompa kecil diangkat naik dialirkan ke tandon dan ke tempat relokasi,” katanya.

Namun, kini pihaknya tengah melakukan kajian untuk memberikan solusi terbaik. Tetapi jika Pemkot Batu membutuhkan waktu yang cepat, maka dia berharap opsi penggunaan tandon Hutan Taman Kota dengan supply air dari truk tangki menjadi pilihan utama. (nug/lid/rmc).

KOTA BATU – Pemkot Batu terus melakukan koordinasi dengan Perumdam Among Tirto terkait penyediaan fasilitas air bagi pedagang di tempat relokasi pasar di sekitar Stadion Brantas. Karena, kebutuhan air menjadi hal yang utama untuk mencuci, kamar mandi dan lainnya.

Pemkot harus cepat mengambil keputusan dari berbagai opsi solusi terkait penyediaan air yang ditawarkan oleh Perumdam. Pasalnya akhir bulan ini pembangunan tempat relokasi dijadwalkan selesai dan pada November mendatang para pedagang sudah boyongan ke tempat relokasi tersebut.

Direktur Utama Perumdam Among Tirto Edi Sunaedi mengatakan, untuk opsi pertama dengan melakukan penambahan debit air dari Sumber Banyuning di Desa Punten. Yakni dengan pemasangan pipa baru, sehingga debit air bisa dimaksimalkan sekitar 10 hingga 20 liter per detik. Namun dia pesimis pengerjaan dapat dilakukan tuntas hingga akhir bulan ini. Dan juga biaya yang dikeluarkan diperkirakan tidak sedikit atau mencapai ratusan juta rupiah.

“Pertama karena pipanya kecil, kedua karena elevasinya tinggi, pipa yang ada di kantor KONI kami layani dari Jl Abdul Gani Gang IV sebelah Museum Satwa itu hanya satu dim, dan itu yang kebanyakan menggunakan niaga industri. Sehingga ditambah 3.000 pedagang kebutuhan beberapa titik pemasangan di tempat relokasi tidak mampu,” jelasnya.

Untuk opsi lainnya, dengan memanfaatkan tandon air yang ada di Hutan Taman Kota sebelah Stadion Brantas. Caranya dengan mengisi air melalui truk tangki, lalu diisi ke tandon dan dialirkan ke tempat relokasi. “Opsi ketiga yang aliran air dari Jl Mustari atau pelayanan dari disdik untuk GOR Gajahmada itu kami tarik dengan dibantu pompa kecil diangkat naik dialirkan ke tandon dan ke tempat relokasi,” katanya.

Namun, kini pihaknya tengah melakukan kajian untuk memberikan solusi terbaik. Tetapi jika Pemkot Batu membutuhkan waktu yang cepat, maka dia berharap opsi penggunaan tandon Hutan Taman Kota dengan supply air dari truk tangki menjadi pilihan utama. (nug/lid/rmc).

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru