alexametrics
30.2 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Zona Merah, Salat Idul Adha di Kota Batu Ditiadakan

KOTA BATU – Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama Republik Indonesia No 16 tahun 2021 mengenai penyelenggaraan malam takbir, salat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban, Masjid Agung An Nuur Kota Batu akan meniadakan kegiatan salat Idul Adha. Langkah ini diambil karena gelombang Covid-19 di Kota Batu tak kunjung mereda.

“Selama PPKM darurat ini masjid kami tutup, tapi masih ada beberapa saja yang melakukan salat rawatib, dan itu tidak banyak. Salat Idul Adha nanti juga ditiadakan. Pintu utama masjid akan kami tutup,” terang Ketua Yayasan Masjid Agung An Nuur Kota Batu, Muhammad Ikhsan.

Meskipun salat id ditiadakan, seruan adzan, dan takbir masih akan dikumandangkan dari dalam masjid. Namun, warga tetap diimbau agar tidak melaksanakan takbir keliling.

Dia menambahkan, untuk penyembelihan hewan kurban akan tetap dilaksanakan dengan beberapa orang saja. Pendistribusian daging akan diberikan kepada masing-masing kordinator RT atau RW, guna untuk menghindari kerumunan di sekitar masjid.

“Penyembelihan hewan akan tetap kami lakukan di masjid, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat, dan kami lakukan dengan beberapa petugas masjid saja,” tambahnya.

Ikhsan menyebut, hewan kurban yang sudah terdaftar hingga saat ini, Kamis (15/7) masih ada 6 sapi, dan untuk kambing masih belum ada. Jumah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Tahun lalu hewan qurban sapi itu ada 7-8 ekor, kambing ada 13 ekor, saat ini kambing masih belum ada,” tambahnya.

Masjid yang biasanya tak pernah sepi bisa menampung ribuan orang, kini nyaris tak ada jamaah. Kendati demikian, Ikhsan berharap agar masyarakat Kota Batu bisa merayakan Idul Adha tahun ini dengan suka cita dan tetap melaksanakan protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

KOTA BATU – Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama Republik Indonesia No 16 tahun 2021 mengenai penyelenggaraan malam takbir, salat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban, Masjid Agung An Nuur Kota Batu akan meniadakan kegiatan salat Idul Adha. Langkah ini diambil karena gelombang Covid-19 di Kota Batu tak kunjung mereda.

“Selama PPKM darurat ini masjid kami tutup, tapi masih ada beberapa saja yang melakukan salat rawatib, dan itu tidak banyak. Salat Idul Adha nanti juga ditiadakan. Pintu utama masjid akan kami tutup,” terang Ketua Yayasan Masjid Agung An Nuur Kota Batu, Muhammad Ikhsan.

Meskipun salat id ditiadakan, seruan adzan, dan takbir masih akan dikumandangkan dari dalam masjid. Namun, warga tetap diimbau agar tidak melaksanakan takbir keliling.

Dia menambahkan, untuk penyembelihan hewan kurban akan tetap dilaksanakan dengan beberapa orang saja. Pendistribusian daging akan diberikan kepada masing-masing kordinator RT atau RW, guna untuk menghindari kerumunan di sekitar masjid.

“Penyembelihan hewan akan tetap kami lakukan di masjid, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat, dan kami lakukan dengan beberapa petugas masjid saja,” tambahnya.

Ikhsan menyebut, hewan kurban yang sudah terdaftar hingga saat ini, Kamis (15/7) masih ada 6 sapi, dan untuk kambing masih belum ada. Jumah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Tahun lalu hewan qurban sapi itu ada 7-8 ekor, kambing ada 13 ekor, saat ini kambing masih belum ada,” tambahnya.

Masjid yang biasanya tak pernah sepi bisa menampung ribuan orang, kini nyaris tak ada jamaah. Kendati demikian, Ikhsan berharap agar masyarakat Kota Batu bisa merayakan Idul Adha tahun ini dengan suka cita dan tetap melaksanakan protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/