alexametrics
24.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Gubernur Jatim Minta Lurah di Jatim Kantongi Peta Desa

MALANG KOTA – Gubernur Jawa timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kepala desa atau lurah untuk memiliki peta desa secara lengkap dan melengkapi data Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Instruksi ini diungkapkan Khofifah demi menghindari penutupan akses jalan desa secara sepihak seperti yang terjadi di salah satu desa di Jawa Tengah yang viral beberapa waktu kemarin.

“Dalam minggu-minggu terakhir ini, kebetulan tidak di Jatim, ada gang antara rumah satu dengan yang lain dan gangnya ditutup. Ini jangan sampai terjadi di Jatim. Makanya tiap desa harus punya peta desa lengkap,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (16/3).

Dia menjelaskan, peta desa ini sangat penting. Sehingga, Pemprov Jatim, Bupati/Wali Kota, kepala kantor BPN dan kades/lurah melakukan kerjasama untuk merealisasikan hal tersebut.

”Ini penting. Untuk mengetahui secara detail, mana jalan untuk umum, mana lahan pribadi,” terangnya.

PTSL merupakan proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Tak hanya itu, masih kata dia, PTSL tersebut tujuan utamanya bukan semata-mata untuk sertifikasi. Namun, juga untuk mengetahui keabsahan kepemilikan tanah.

”Nggak cuma untuk sertifikasi, tapi keabsahan kepemilikan,” tegas mantan Mensos RI ini.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Gubernur Jawa timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kepala desa atau lurah untuk memiliki peta desa secara lengkap dan melengkapi data Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Instruksi ini diungkapkan Khofifah demi menghindari penutupan akses jalan desa secara sepihak seperti yang terjadi di salah satu desa di Jawa Tengah yang viral beberapa waktu kemarin.

“Dalam minggu-minggu terakhir ini, kebetulan tidak di Jatim, ada gang antara rumah satu dengan yang lain dan gangnya ditutup. Ini jangan sampai terjadi di Jatim. Makanya tiap desa harus punya peta desa lengkap,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (16/3).

Dia menjelaskan, peta desa ini sangat penting. Sehingga, Pemprov Jatim, Bupati/Wali Kota, kepala kantor BPN dan kades/lurah melakukan kerjasama untuk merealisasikan hal tersebut.

”Ini penting. Untuk mengetahui secara detail, mana jalan untuk umum, mana lahan pribadi,” terangnya.

PTSL merupakan proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Tak hanya itu, masih kata dia, PTSL tersebut tujuan utamanya bukan semata-mata untuk sertifikasi. Namun, juga untuk mengetahui keabsahan kepemilikan tanah.

”Nggak cuma untuk sertifikasi, tapi keabsahan kepemilikan,” tegas mantan Mensos RI ini.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/