alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Minggu Depan, Kota Batu Terapkan E-Tilang

KOTA BATU – Wisatawan harus lebih disiplin mentaati lalu-lintas saat berkendara di wilayah Kota Batu. Karena Kota Batu bakal menerapkan e-tilang atau electronic traffic law enforcement (ETLE) pada 23 Maret mendatang. E-tilang bakal diberlakukan di tiga titik. Yaitu perempatan BCA jalan Panglima Sudirman, perempatan Lippo Plaza Batu dan perempatan Pesanggrahan.

Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH menyampaikan, ada beberapa pelanggaran yang dideteksi e-tilang tersebut. Diantaranya, menerobos lampu merah, pelanggaran marka jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari dua orang.

Baca juga : Awas!, 13 Titik di Kota Malang Ini Segera Dilengkapi Kamera E-Tilang

“CCTV akan mengawasi pengguna jalan di tempat yang sudah ditentukan, hasil CCTV dikirim ke monitoring e-tilang. Dan surat buktinya akan dikirim melalui kantor pos ke pemilik kendaraan disertai foto pelanggaran,” kata Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH, dalam konferensi pers penerapan e-tilang secara virtual, Rabu (17/3).

Dia menjelaskan, pelanggar akan dikenakan denda dan bisa membayar melalui Bank BRI. Namun, jika dalam kurun waktu dua pekan tidak membayar, maka STNK akan diblokir.

“Hari ini kami lakukan sosialisasi dan akan diterapkan pada 23 Maret nanti,” jelas dia.

Dia juga mengimbau agar wisatawan dan masyarakat tetap disiplin mentaati peraturan lalu-lintas saat berkendara. Termasuk juga mentaati protokol kesehatan. “Kalau semua tertib, berkendara di jalan raya jadi aman dan nyaman,” jelas dia.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU – Wisatawan harus lebih disiplin mentaati lalu-lintas saat berkendara di wilayah Kota Batu. Karena Kota Batu bakal menerapkan e-tilang atau electronic traffic law enforcement (ETLE) pada 23 Maret mendatang. E-tilang bakal diberlakukan di tiga titik. Yaitu perempatan BCA jalan Panglima Sudirman, perempatan Lippo Plaza Batu dan perempatan Pesanggrahan.

Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH menyampaikan, ada beberapa pelanggaran yang dideteksi e-tilang tersebut. Diantaranya, menerobos lampu merah, pelanggaran marka jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari dua orang.

Baca juga : Awas!, 13 Titik di Kota Malang Ini Segera Dilengkapi Kamera E-Tilang

“CCTV akan mengawasi pengguna jalan di tempat yang sudah ditentukan, hasil CCTV dikirim ke monitoring e-tilang. Dan surat buktinya akan dikirim melalui kantor pos ke pemilik kendaraan disertai foto pelanggaran,” kata Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH, dalam konferensi pers penerapan e-tilang secara virtual, Rabu (17/3).

Dia menjelaskan, pelanggar akan dikenakan denda dan bisa membayar melalui Bank BRI. Namun, jika dalam kurun waktu dua pekan tidak membayar, maka STNK akan diblokir.

“Hari ini kami lakukan sosialisasi dan akan diterapkan pada 23 Maret nanti,” jelas dia.

Dia juga mengimbau agar wisatawan dan masyarakat tetap disiplin mentaati peraturan lalu-lintas saat berkendara. Termasuk juga mentaati protokol kesehatan. “Kalau semua tertib, berkendara di jalan raya jadi aman dan nyaman,” jelas dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/