alexametrics
26.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Meski Bermasker, Wisatawan Kota Batu Masih Banyak Langgar Prokes

KOTA BATU – Meski hampir semua telah menggunakan masker, masih banyak wisatawan maupun warga Kota Batu yang melanggar protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Hal itu terjadi selama libur lebaran di tempat wisata maupun tempat makan.

Kepala Satpol PP Kota Batu M Nur Adhim mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli keliling untuk mengingatkan masyarakat terkait penerapan prokes Covid-19. Dari pantauan pihaknya, pelanggar prokes didominasi seperti berkerumun atau mengabaikan ketentuan jaga jarak. “Kalau penggunaan masker baik wisatawan atau masyarakat Kota Batu sudah mentaati,” katanya.

Nur menjelaskan, timnya terus berkeliling mulai pagi hingga malam di kawasan Alun-Alun, Rumah Makan Mie Gacoan, sepanjang Jl. Diponegoro, Jl. Panglima Sudirman dan Jl. Sultan Agung. “Memang ada peningkatan pelanggaran prokes, dalam sehari kami bisa mendapati sekitar 30 pelanggar dari yang biasanya paling hanya 15 pelanggar terutama di Alun-Alun,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan, tidak ada peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang signifikan selama momen Lebaran. Dari data yang ada, dari tanggal 13 sampai 16 Mei yang lalu hanya ada penambahan 15 kasus terkonfirmasi. “Kemudian tidak ada temuan terkonfirmasi positif Covid-19 dari wisatawan,” katanya.

Pewarta; Nugraha Perdana

KOTA BATU – Meski hampir semua telah menggunakan masker, masih banyak wisatawan maupun warga Kota Batu yang melanggar protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Hal itu terjadi selama libur lebaran di tempat wisata maupun tempat makan.

Kepala Satpol PP Kota Batu M Nur Adhim mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli keliling untuk mengingatkan masyarakat terkait penerapan prokes Covid-19. Dari pantauan pihaknya, pelanggar prokes didominasi seperti berkerumun atau mengabaikan ketentuan jaga jarak. “Kalau penggunaan masker baik wisatawan atau masyarakat Kota Batu sudah mentaati,” katanya.

Nur menjelaskan, timnya terus berkeliling mulai pagi hingga malam di kawasan Alun-Alun, Rumah Makan Mie Gacoan, sepanjang Jl. Diponegoro, Jl. Panglima Sudirman dan Jl. Sultan Agung. “Memang ada peningkatan pelanggaran prokes, dalam sehari kami bisa mendapati sekitar 30 pelanggar dari yang biasanya paling hanya 15 pelanggar terutama di Alun-Alun,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan, tidak ada peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang signifikan selama momen Lebaran. Dari data yang ada, dari tanggal 13 sampai 16 Mei yang lalu hanya ada penambahan 15 kasus terkonfirmasi. “Kemudian tidak ada temuan terkonfirmasi positif Covid-19 dari wisatawan,” katanya.

Pewarta; Nugraha Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/