alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Peak Season Lebaran, Wisatawan Kota Batu Susut Hingga 4x Lipat

KOTA BATU – Masa cuti yang diperpendek membuat tempat wisata tak bisa merasakan manisnya liburan Lebaran. Larangan mudik dan pengetatan di perbatasan wilayah membuat volume wisatawan berkurang drastis. kendati demikian, kondisi ini masih lebih baik dari tahun lalu, dimana tempat wisata dilarang buka emi menghindari sebaran Covid-19.

”Untuk tahun ini, karena masih pandemi dan ada pembatasan wilayah, memang tidak bisa diprediksi kalau kondisinya seperti ini (angka kunjungan menyusut),” kata Marketing Manager and Public Relation Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S. Ariyanto.

Titik menjelaskan, pada lebaran kali ini, Jatim Park 2 dan Jatim Park 3 menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi. Titik mencontohkan, pada Jumat (14/5) dan Sabtu lalu, Jatim Park 3 dikunjungi 1.700-an orang dalam sehari.

”Itu pun yang orang yang beli tiket (ke wahana) paling hanya 650-an. Sebab, di sini kan ada malnya, jadi orang bisa jalan-jalan saja (dan tidak masuk ke wahana),” kata dia.

Sementara Sabtu lalu, dia menyebut bila Jatim Park 2 dikunjungi sekitar 1.100 orang. Angka itu meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Sebab, pada Jumat lalu, Jatim Park 2 hanya bisa dikunjungi 600-an orang. Untuk destinasi lainnya, seperti Batu Love Garden (Baloga), Jatim Park 1, Museum Angkut, dan Predator Fun Park, dia menyebut bila rata-rata kunjungannya masih di bawah 1.000-an wisatawan dalam sehari.

Titik menyebut, bila momen puncak kunjungan wisatawan memang tersaji kemarin. Hal itu berlaku untuk semua destinasi di bawah naungan Jatim Park Group. Sementara jika dihitung secara keseluruhan, selama 4 hari, tepatnya mulai Kamis (13/5) hingga kemarin, 6 destinasi di bawah Jatim Park Group sudah dikunjungi 10 ribu orang. Jumlah itu menyusut 3 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi, yang bila dirata-rata, Jatim Park Group bisa mendapat kunjungan dari 30 ribu wisatawan.

”Contoh Jatim Park 1, seharusnya dalam keadaan normal sebelum pandemi Covid-19 dalam sehari bisa tembus 6 ribu orang. Lalu Jatim Park 2 bisa lebih dari 3 ribu orang dalam sehari, harusnya,” kata dia.

Menyusutnya angka kunjungan wisatawan di momen libur Lebaran tahun ini juga terjadi di Taman Rekreasi Selecta. Direktur utama Selecta, Sujud Hariadi, mengatakan bila jumlah pengunjung dari Malang Raya pun belum mencapai 10 persen. Dia mencontohkan pada Kamis lalu, pihaknya hanya mencatatkan angka 300 kunjungan dalam sehari.

”Sebelum pandemi itu, sehari kalau momen seperti ini (libur lebaran), bisa dapat kunjungan sampai 5 ribu orang,” kata dia.

Sementara pada Jumat lalu, jumlah kunjungan sudah meningkat di angka 950-an orang. Lalu Sabtu, sudah tembus 1.800 wisatawan. ”Lalu hari ini (kemarin) ada peningkatan menjadi 2.000 pengunjung,” tambah Sujud.

Total selama empat hari di momen Lebaran, angka kunjungan di sana tercatat pada angka 5000 orang. Bila dibandingkan sebelum pandemi, angka itu menyusut 4 kali lipat. (nug/c1/by)

KOTA BATU – Masa cuti yang diperpendek membuat tempat wisata tak bisa merasakan manisnya liburan Lebaran. Larangan mudik dan pengetatan di perbatasan wilayah membuat volume wisatawan berkurang drastis. kendati demikian, kondisi ini masih lebih baik dari tahun lalu, dimana tempat wisata dilarang buka emi menghindari sebaran Covid-19.

”Untuk tahun ini, karena masih pandemi dan ada pembatasan wilayah, memang tidak bisa diprediksi kalau kondisinya seperti ini (angka kunjungan menyusut),” kata Marketing Manager and Public Relation Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S. Ariyanto.

Titik menjelaskan, pada lebaran kali ini, Jatim Park 2 dan Jatim Park 3 menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi. Titik mencontohkan, pada Jumat (14/5) dan Sabtu lalu, Jatim Park 3 dikunjungi 1.700-an orang dalam sehari.

”Itu pun yang orang yang beli tiket (ke wahana) paling hanya 650-an. Sebab, di sini kan ada malnya, jadi orang bisa jalan-jalan saja (dan tidak masuk ke wahana),” kata dia.

Sementara Sabtu lalu, dia menyebut bila Jatim Park 2 dikunjungi sekitar 1.100 orang. Angka itu meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Sebab, pada Jumat lalu, Jatim Park 2 hanya bisa dikunjungi 600-an orang. Untuk destinasi lainnya, seperti Batu Love Garden (Baloga), Jatim Park 1, Museum Angkut, dan Predator Fun Park, dia menyebut bila rata-rata kunjungannya masih di bawah 1.000-an wisatawan dalam sehari.

Titik menyebut, bila momen puncak kunjungan wisatawan memang tersaji kemarin. Hal itu berlaku untuk semua destinasi di bawah naungan Jatim Park Group. Sementara jika dihitung secara keseluruhan, selama 4 hari, tepatnya mulai Kamis (13/5) hingga kemarin, 6 destinasi di bawah Jatim Park Group sudah dikunjungi 10 ribu orang. Jumlah itu menyusut 3 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi, yang bila dirata-rata, Jatim Park Group bisa mendapat kunjungan dari 30 ribu wisatawan.

”Contoh Jatim Park 1, seharusnya dalam keadaan normal sebelum pandemi Covid-19 dalam sehari bisa tembus 6 ribu orang. Lalu Jatim Park 2 bisa lebih dari 3 ribu orang dalam sehari, harusnya,” kata dia.

Menyusutnya angka kunjungan wisatawan di momen libur Lebaran tahun ini juga terjadi di Taman Rekreasi Selecta. Direktur utama Selecta, Sujud Hariadi, mengatakan bila jumlah pengunjung dari Malang Raya pun belum mencapai 10 persen. Dia mencontohkan pada Kamis lalu, pihaknya hanya mencatatkan angka 300 kunjungan dalam sehari.

”Sebelum pandemi itu, sehari kalau momen seperti ini (libur lebaran), bisa dapat kunjungan sampai 5 ribu orang,” kata dia.

Sementara pada Jumat lalu, jumlah kunjungan sudah meningkat di angka 950-an orang. Lalu Sabtu, sudah tembus 1.800 wisatawan. ”Lalu hari ini (kemarin) ada peningkatan menjadi 2.000 pengunjung,” tambah Sujud.

Total selama empat hari di momen Lebaran, angka kunjungan di sana tercatat pada angka 5000 orang. Bila dibandingkan sebelum pandemi, angka itu menyusut 4 kali lipat. (nug/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/