alexametrics
25.9 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Sekolah Tatap Muka Kota Batu Tunggu Rekomendasi Satgas Covid-19

KOTA BATU – Tahun ajaran baru 2021-2022 dijadwalkan dimulai 5 Juli mendatang. Pemprov menargetkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah bisa dilaksanakan di seluruh lembaga pendidikan jenjang SMA/ sederajat. Salah satu sekolah yang akan melakukan uji coba PTM yakni SMA Negeri 02 Batu.

Kepala Sekolah SMAN 02 Batu, Anto Dwi Cahyono mengatakan pada 27 Juni pihaknya berencana mengadakan Ujian Akhir Semester di sekolah sebagai uji coba PTM. Namun tentunya dari 1042 siswa keseluruhan tidak semuanya mencicipi uji coba tersebut.

“Rencana itu 300 siswa (setiap hari) di kelas-kelas yang berbeda dengan kapasitas 50 persen setiap kelas,” katanya.

Namun pihaknya masih terkendala dengan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Batu yang belum memberi persetujuan terkait pelaksanaan kegiatan itu. Dia berharap uji coba PTM dapat terlaksana, apalagi hampir seluruh pegawai baik guru dan pegawai administrasi yang ada sudah dilakukan vaksinasi.

“Ada 83 pegawai dari sekolah kami yang sudah mengikuti vaksinasi sampai dosis kedua, termasuk saya sendiri,” katanya.

Senada, Ketua MKKS SMA Negeri Se-Kota Batu, Pamor mengatakan untuk vaksinasi guru dan pegawai SMA Negeri di Kota Batu hampir selesai. Dia mengatakan untuk SMAN 01 Batu sebanyak 94 pegawai sudah tervaksinasi.

“Begitu juga SMAN 03 insya Allah selesai hari ini (kemarin, red), total tenaga pendidik SMA Negeri Se-Kota Batu ada sekitar 240 orang,” kata pria yang juga Kepala Sekolah SMAN 01 Batu.

Di sisi lain, untuk persiapan lainnya yang juga sudah dilakukan ketiga sekolah negeri tersebut yakni pembentukan satuan tugas (satgas) kecil yang menangani PTM. Merekalah yang mengontrol persiapan dan pelaksanaan PTM.

“Mereka memastikan standar protokol apakah sudah sesuai atau belum, termasuk pola sterilisasi pada masing-masing sekolah,” katanya.

Pamor menambahkan, persiapan lainnya yang sudah dilakukan seperti memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19. Diantaranya, tiap sekolah menyediakan masker bagi muridnya yang tidak membawa, kemudian menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Termasuk memberi tanda jaga jarak di setiap meja dan kursi siswa, informasi protokol kesehatan Covid-19 yang tersebar di wilayah sekolah.

Dia juga mengatakan pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Batu terkait rencana PTM. “Kami juga sudah mengajukan sebanyak dua kali tetapi belum ada rekomendasi, kami harap segera ada tindak lanjutnya,” katanya.

Pewarta: Nugraha

KOTA BATU – Tahun ajaran baru 2021-2022 dijadwalkan dimulai 5 Juli mendatang. Pemprov menargetkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah bisa dilaksanakan di seluruh lembaga pendidikan jenjang SMA/ sederajat. Salah satu sekolah yang akan melakukan uji coba PTM yakni SMA Negeri 02 Batu.

Kepala Sekolah SMAN 02 Batu, Anto Dwi Cahyono mengatakan pada 27 Juni pihaknya berencana mengadakan Ujian Akhir Semester di sekolah sebagai uji coba PTM. Namun tentunya dari 1042 siswa keseluruhan tidak semuanya mencicipi uji coba tersebut.

“Rencana itu 300 siswa (setiap hari) di kelas-kelas yang berbeda dengan kapasitas 50 persen setiap kelas,” katanya.

Namun pihaknya masih terkendala dengan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Batu yang belum memberi persetujuan terkait pelaksanaan kegiatan itu. Dia berharap uji coba PTM dapat terlaksana, apalagi hampir seluruh pegawai baik guru dan pegawai administrasi yang ada sudah dilakukan vaksinasi.

“Ada 83 pegawai dari sekolah kami yang sudah mengikuti vaksinasi sampai dosis kedua, termasuk saya sendiri,” katanya.

Senada, Ketua MKKS SMA Negeri Se-Kota Batu, Pamor mengatakan untuk vaksinasi guru dan pegawai SMA Negeri di Kota Batu hampir selesai. Dia mengatakan untuk SMAN 01 Batu sebanyak 94 pegawai sudah tervaksinasi.

“Begitu juga SMAN 03 insya Allah selesai hari ini (kemarin, red), total tenaga pendidik SMA Negeri Se-Kota Batu ada sekitar 240 orang,” kata pria yang juga Kepala Sekolah SMAN 01 Batu.

Di sisi lain, untuk persiapan lainnya yang juga sudah dilakukan ketiga sekolah negeri tersebut yakni pembentukan satuan tugas (satgas) kecil yang menangani PTM. Merekalah yang mengontrol persiapan dan pelaksanaan PTM.

“Mereka memastikan standar protokol apakah sudah sesuai atau belum, termasuk pola sterilisasi pada masing-masing sekolah,” katanya.

Pamor menambahkan, persiapan lainnya yang sudah dilakukan seperti memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19. Diantaranya, tiap sekolah menyediakan masker bagi muridnya yang tidak membawa, kemudian menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Termasuk memberi tanda jaga jarak di setiap meja dan kursi siswa, informasi protokol kesehatan Covid-19 yang tersebar di wilayah sekolah.

Dia juga mengatakan pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Batu terkait rencana PTM. “Kami juga sudah mengajukan sebanyak dua kali tetapi belum ada rekomendasi, kami harap segera ada tindak lanjutnya,” katanya.

Pewarta: Nugraha

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/