alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Kreativitas Warga antar Dusun Gerdu Jadi Kampung Tangguh Ke-17

KOTA BATU- Kreativitas warga Dusun Gerdu yang memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan tanaman toga menarik perhatian Polres Batu. Terbukti, dusun yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji itu, Minggu (18/10), diresmikan menjadi kampung wisata tangguh semeru.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan, launching kampung tangguh di Dusun Gerdu ini menjadi kampung tangguh ke-17 yang ada wilayah hukum Polres Batu. Sebelumnya, sudah ada 16 kampung tangguh yang sudah diluncurkan, mulai dari Kecamatan Junrejo, Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Batu, Pujon, Ngantang dan Kasembon.
“Yang didalamnya bukan hanya kampung tangguh tetapi juga termasuk ada pondok pesantren tangguh, pasar tangguh, dan wisata tangguh,” kata Harvi, sapaan akrab Harviadhi Agung Pratama.

Polres Batu sangat mengapresiasi adanya inisiasi dari warga Dusun Gerdu ini, yang mengembangkan dengan sangat kreatif, memanfaatkan sumber daya alam yang ada. “Ini luar biasa, perlu diapresiasi, karena selain untuk kampung tangguh juga untuk kampung wisata,” tandasnya.

Terlebih, ia menilai protokol kesehatan (prokes) sudah dilakukan secara tertib, baik untuk orang dewasa ataupun anak-anak. “Kami berharap, ke depannya bukan hanya tangguh terhadap Covid-19, namun bisa tetap tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman, seperti kejahatan, keamanan, bahaya narkoba, bencana, dan intoleransi radikalisame serta terorisme,” ujar Harvi.

Sementara itu, Kepala Dusun Gerdu Gatot Sujarwadi mengatakan, tujuan pengembangan dusun di wilayahnya awalnya semata-mata untuk pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan tanaman toga. “Makanya kami berharapnya kedepannya kampung ini bisa jadi kawasan kampung toga,” kata Sujarwadi.

Gayungpun bersambut, kreativitas tersebut diapresiasi Polres Batu. Sehingga, Dusun Gerdu tepatnya di RW 7 dijadikan kampung tangguh. “Ini menjadi kesempatan emas untuk kami, karena bisa lebih mengenalkan dusun kami,” terang ayah dua anak itu.

Pewarta : Ulfa Afrian

KOTA BATU- Kreativitas warga Dusun Gerdu yang memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan tanaman toga menarik perhatian Polres Batu. Terbukti, dusun yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji itu, Minggu (18/10), diresmikan menjadi kampung wisata tangguh semeru.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan, launching kampung tangguh di Dusun Gerdu ini menjadi kampung tangguh ke-17 yang ada wilayah hukum Polres Batu. Sebelumnya, sudah ada 16 kampung tangguh yang sudah diluncurkan, mulai dari Kecamatan Junrejo, Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Batu, Pujon, Ngantang dan Kasembon.
“Yang didalamnya bukan hanya kampung tangguh tetapi juga termasuk ada pondok pesantren tangguh, pasar tangguh, dan wisata tangguh,” kata Harvi, sapaan akrab Harviadhi Agung Pratama.

Polres Batu sangat mengapresiasi adanya inisiasi dari warga Dusun Gerdu ini, yang mengembangkan dengan sangat kreatif, memanfaatkan sumber daya alam yang ada. “Ini luar biasa, perlu diapresiasi, karena selain untuk kampung tangguh juga untuk kampung wisata,” tandasnya.

Terlebih, ia menilai protokol kesehatan (prokes) sudah dilakukan secara tertib, baik untuk orang dewasa ataupun anak-anak. “Kami berharap, ke depannya bukan hanya tangguh terhadap Covid-19, namun bisa tetap tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman, seperti kejahatan, keamanan, bahaya narkoba, bencana, dan intoleransi radikalisame serta terorisme,” ujar Harvi.

Sementara itu, Kepala Dusun Gerdu Gatot Sujarwadi mengatakan, tujuan pengembangan dusun di wilayahnya awalnya semata-mata untuk pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan tanaman toga. “Makanya kami berharapnya kedepannya kampung ini bisa jadi kawasan kampung toga,” kata Sujarwadi.

Gayungpun bersambut, kreativitas tersebut diapresiasi Polres Batu. Sehingga, Dusun Gerdu tepatnya di RW 7 dijadikan kampung tangguh. “Ini menjadi kesempatan emas untuk kami, karena bisa lebih mengenalkan dusun kami,” terang ayah dua anak itu.

Pewarta : Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/