alexametrics
26 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Pelanggar Masker di Kota Batu Menurun, Operasi Yustisi Tetap Digelar

KOTA BATU – Jumlah pelanggar peraturan protokol kesehatan di Kota Batu berangsur-angsur mulai menurun. Sosialisasi dan operasi yang dilakukan oleh banyak pihak menjadi hal penting didalamnya. Seperti operasi yustisi yang dilakukan satuan tugas (satgas) melibatkan Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dishub di Jalan Dewisartika, Minggu (18/10).

“Yang terjaring dari operasi ini sudah sangat berkurang jumlahnya. Hanya beberapa masyarakat menggunakan masker dengan tidak benar, tugas kami mengingatkan,” ucap Perwira Pengendali Operasi Yustisi Prasetyo ditemui di sela-sela operasi yustisi.

Menurut Prasetyo, masyarakat dinilai sudah mulai taat akan peraturan yang telah dicanangkan pemerintah. Sebelum razia rutin dilakukan, satgas bisa menjaring 20-30 pelanggar. Sementara, sekarang tercatat hanya 17 pelanggar yang terkena penertiban.

Dia menjelaskan, operasi yustisi rencananya digelar sampai akhir November. Pagi dilaksanakan pukul 09.00–11.00, sore 15.00–18.00, dan malam 19.00–21.00 WIB. Razia tidak hanya menyasar pengguna jalan saja, tapi juga pengunjung–pengunjung pasar.

“Semoga giat yang terus terselenggarakan bisa membuat masyarakat sadar akan pentingnya protokol kesehatan,” harapnya.

Pelanggar yang terjaring akan dikenai teguran. Sedangkan untuk remaja yang memiliki kondisi fisik fit, dikenakan sanksi berupa push up. Meskipun mendapat sanksi, mereka tetap berpendapat baik dengan kegiatan penertiban tersebut. “Ya gimana lagi,lupa. Pasti tidak akan mengulangi,” ungkap salah satu pelanggar, Setyo Wahyu.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Jumlah pelanggar peraturan protokol kesehatan di Kota Batu berangsur-angsur mulai menurun. Sosialisasi dan operasi yang dilakukan oleh banyak pihak menjadi hal penting didalamnya. Seperti operasi yustisi yang dilakukan satuan tugas (satgas) melibatkan Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dishub di Jalan Dewisartika, Minggu (18/10).

“Yang terjaring dari operasi ini sudah sangat berkurang jumlahnya. Hanya beberapa masyarakat menggunakan masker dengan tidak benar, tugas kami mengingatkan,” ucap Perwira Pengendali Operasi Yustisi Prasetyo ditemui di sela-sela operasi yustisi.

Menurut Prasetyo, masyarakat dinilai sudah mulai taat akan peraturan yang telah dicanangkan pemerintah. Sebelum razia rutin dilakukan, satgas bisa menjaring 20-30 pelanggar. Sementara, sekarang tercatat hanya 17 pelanggar yang terkena penertiban.

Dia menjelaskan, operasi yustisi rencananya digelar sampai akhir November. Pagi dilaksanakan pukul 09.00–11.00, sore 15.00–18.00, dan malam 19.00–21.00 WIB. Razia tidak hanya menyasar pengguna jalan saja, tapi juga pengunjung–pengunjung pasar.

“Semoga giat yang terus terselenggarakan bisa membuat masyarakat sadar akan pentingnya protokol kesehatan,” harapnya.

Pelanggar yang terjaring akan dikenai teguran. Sedangkan untuk remaja yang memiliki kondisi fisik fit, dikenakan sanksi berupa push up. Meskipun mendapat sanksi, mereka tetap berpendapat baik dengan kegiatan penertiban tersebut. “Ya gimana lagi,lupa. Pasti tidak akan mengulangi,” ungkap salah satu pelanggar, Setyo Wahyu.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/