alexametrics
22.8 C
Malang
Saturday, 5 December 2020

Damai Dengan Covid, Kemenparekraf Akrabkan CHSE Ke Pelaku Wisata

KOTA BATU – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar sosialisasi panduan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (kebersihan), Healthy (kesehatan), Safety (keselamatan), and Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan) (CHSE) di destinasi wisata Lumbung Stroberi, Desa Pandanrejo kemarin Rabu (21/10).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq, dan Staf Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Dadang Rizki Ratman. Terlihat acara tersebut juga diikuti oleh Kepala Desa dan Lurah yang ada di Kota batu seperti Torongrejo, Sidomulyo, Bumiaji, Songgokerto, Pandanrejo, Punten. Pemaparan program tersebut tentang Protokol Kesehatan bagi pelaku usaha desa wisata khusus Desa Wisata.

Selain itu secara simbolis Kemenparekraf memberikan barang dukungan CHSE kepada desa wisata Lumbung Stroberi, Desa Pandanrejo. Diantaranya 20 botol hand sanitizer, 40 boks masker kain, 40 face shield, 2 sprayer disenfektan elektrik kapasitas 16 liter, 2 tempat sampah dan 4 jirigen disenfektan masing-masing kapasitas 5 liter.

Dadang mengatakan sosialisasi CHSE ini merupakan program nasional di seluruh kota/ kabupaten di Indonesia secara bertahap. Khususnya pada daerah yang memiliki destinasi wisata yang baik. “Mari bersinergi menjaga tempat wisata untuk lebih baik lagi,” katanya. Sehingga harapannya tidak ada keraguan dari wisatawan untuk datang ke Kota Batu.

Dia mengatakan protokol kesehatan disusun untuk memberi rasa nyaman calon wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata di Kota Batu. “Menurut saya Kota Batu ini memiliki potensi dengan destinasi desa wisatanya untuk dikunjungi wisatawan dari Jakarta dan luar negeri, sehingga kami berharap agar pelaku usaha wisata khususnya di desa-desa wisata dapat melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.

Dadang juga menjelaskan dalam meningkatkan jumlah pengunjung, pihak pengelola desa wisata harus menerapkan protokoler kesehatan yang sesuai dengan SOP. Diantaranya seperti penyediaan fasilitas cuci tangan, serta seluruh karyawan menggunakan sarung tangan dan masker, agar menghindari kontak fisik dengan tamu. “Kita harus memberikan rasa aman, jika pengunjung merasa aman dan nyaman, wisatawan akan berdatangan,” katanya.

Dengan digelarnya sosialisasi CHSE, Kemenparekraf berharap desa wisata bisa berdamai dengan Covid-19 dengan syarat penerapan protokoler yang ketat sehingga ekonomi bisa tetap berjalan. “Jika semuanya sesuai SOP protokol kesehatan, ekonomi akan bergerak dan wisatawan akan semakin meningkat,” katanya. Menurutnya sektor pariwisata berkorelasi dengan roda perekonomian di suatu daerah. Sehingga diharapkan wisatawan dapat mengeluarkan uangnya seperti belanja ke tempat oleh-oleh yang ada di Kota Batu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif As Siddiq menjelaskan, ke depan pihaknya juga akan memberikan fasilitasi sertifikasi CHSE kepada Desa Wisata yang ada di Kota Batu secara bertahap. Karenanya pelaku usaha desa wisata didorong untuk segera mempelajari dan menerapkan protokol kesehatan. “Sebelumnya pada Selasa (20/10) kemarin, Kemenparekraf memberikan Bimtek (Bimbingan Teknis) Pemasaran Ekonomi Kreatif, ini luar biasa,” katanya.

Dia juga mengatakan, sebelumnya Kemenparekraf pada Agustus lalu juga telah mensosialisasikan Gerakan Bisa atau Bersih, Sehat, Indah dan Aman di Coban Talun, Desa Tulungrejo. Kegiatan itu melibatkan kelompok masyarakat dan komunitas pariwisata seperti dari Ngantang, Karangploso dan Pujon.

Pewarta: Nugraha

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.

Pangdam V dan Kapolda Jatim Siap Kerahkan Pasukan, Untuk Apa?

MALANG KOTA – Melejitnya jumlah pasien baru Covid-19 di Jawa Timur, termasuk Malang Raya membuat sejumlah pihak kembali menyingsingkan lengan baju. Tak terkecuali Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Arfinta.

Wajib Dibaca

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.