alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Di Silaturahmi Ramadhan, Punjul Ingatkan Warga Kurangi Silaturahmi

KOTA BATU – Hari keempat Silaturahmi Ramadhan berlanjut di Masjid Al Amanah Dusun Kajang, Desa Mojorejo Kamis (22/4). Selain ceraham keagamaan, kegiatan tersbeut juga diwarnai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Hadir juga Wakil Wali Kota Batu H Ir Punjul Santoso, lalu Kepala Desa Mojorejo Rujito, kemudian Camat Bumiaji Dian Saraswati dan lainnya. Lalu, total ada 33 anak yatim dan 65 dhuafa yang diberi santunan di Desa Mojorejo.

Baca Juga
Hendak Masuk Wilayah Kota Malang? Begini Syaratnya
Balap Liar Marak Lagi, Saatnya Kota Batu Gelar Event Resmi

Punjul mengatakan dirinya sempat menanyakan kasus Covid-19 kepada Camat Junrejo ternyata masih ada yang terkonfirmasi positif di Desa Beji. Dia berharap perkembangan Covid-19 tidak ada lagi ke depannya. Kemudian Punjul juga berpesan kepada masyarakat bagi yang belum ikut BPJS Kesehatan bisa disampaikan kepada Kepala Desa atau Camat setempat.

Lalu, dia juga menyinggung terhadap larangan mudik. Punjul meminta kepada warga Batu yang kedatangan pendatang dari luar daerah untuk bisa melapor ke RT/ RW setempat.

“Ini sebagai antisipasi mudik, untuk yang saudaranya di luar kota diminta untuk jangan pulang dulu ke Kota Batu,” katanya.

Dia juga meminta untuk masyarakat mengurangi kegiatan silaturahmi atau cukup dengan jarak jauh dan tidak berjabat tangan.

Kepala BNN Kota Batu Dr Hj A S Dewi MPd mengatakan Indonesia sebenarnya darurat akan penggunaan Narkoba. Saat ini dalam perkembangannya ibu-ibu juga sebagai incaran oleh pengedar. Bujuk rayunya sebagai obat untuk menguruskan badan yang gemuk. “Lalu sabu-sabu juga sudah mulai masuk ke Pondok Pesantren, jadi bukan jaminan tidak ada peredaran,” katanya.

Dia mengimbau kepada warga Batu yang sedang menggunakan Narkoba untuk segera ke BNN untuk direhabilitasi dan dijamin tidak akan dipenjara. “Beda memang ketika ditangkap oleh polisi proses hukumnya,” katanya.

Pewarta: Nugraha

KOTA BATU – Hari keempat Silaturahmi Ramadhan berlanjut di Masjid Al Amanah Dusun Kajang, Desa Mojorejo Kamis (22/4). Selain ceraham keagamaan, kegiatan tersbeut juga diwarnai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Hadir juga Wakil Wali Kota Batu H Ir Punjul Santoso, lalu Kepala Desa Mojorejo Rujito, kemudian Camat Bumiaji Dian Saraswati dan lainnya. Lalu, total ada 33 anak yatim dan 65 dhuafa yang diberi santunan di Desa Mojorejo.

Baca Juga
Hendak Masuk Wilayah Kota Malang? Begini Syaratnya
Balap Liar Marak Lagi, Saatnya Kota Batu Gelar Event Resmi

Punjul mengatakan dirinya sempat menanyakan kasus Covid-19 kepada Camat Junrejo ternyata masih ada yang terkonfirmasi positif di Desa Beji. Dia berharap perkembangan Covid-19 tidak ada lagi ke depannya. Kemudian Punjul juga berpesan kepada masyarakat bagi yang belum ikut BPJS Kesehatan bisa disampaikan kepada Kepala Desa atau Camat setempat.

Lalu, dia juga menyinggung terhadap larangan mudik. Punjul meminta kepada warga Batu yang kedatangan pendatang dari luar daerah untuk bisa melapor ke RT/ RW setempat.

“Ini sebagai antisipasi mudik, untuk yang saudaranya di luar kota diminta untuk jangan pulang dulu ke Kota Batu,” katanya.

Dia juga meminta untuk masyarakat mengurangi kegiatan silaturahmi atau cukup dengan jarak jauh dan tidak berjabat tangan.

Kepala BNN Kota Batu Dr Hj A S Dewi MPd mengatakan Indonesia sebenarnya darurat akan penggunaan Narkoba. Saat ini dalam perkembangannya ibu-ibu juga sebagai incaran oleh pengedar. Bujuk rayunya sebagai obat untuk menguruskan badan yang gemuk. “Lalu sabu-sabu juga sudah mulai masuk ke Pondok Pesantren, jadi bukan jaminan tidak ada peredaran,” katanya.

Dia mengimbau kepada warga Batu yang sedang menggunakan Narkoba untuk segera ke BNN untuk direhabilitasi dan dijamin tidak akan dipenjara. “Beda memang ketika ditangkap oleh polisi proses hukumnya,” katanya.

Pewarta: Nugraha

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/