alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Akhirnya, Ada Titik Terang Rolling Door di Pasar Wisata Sidomulyo

KOTA BATU- Ini akan menjadi kabar yang menggembirakan untuk warga Kota Batu, khususnya warga Desa Sidomulyo. Sebab, Dinas Koperasi, UMKM, dan Pedagangan (Diskumdag) Kota Batu mengklaim Pasar Wisata Sidomulyo sebentar lagi akan segera dilengkapi rolling door.

Sejak 2017, masyarakat Desa Sidomulyo sudah berharap Pemkot Batu memasang rolling door. Pemasangan ini untuk keamanan barang dagangan yang ada di pasar wisata tersebut.

Kepala Desa Sidomulyo Suharto membenarkan terkait pemasangan rolling door ini. “Memang benar ada kepastian pemasangan (rolling door). Warga kami sudah lama menunggu dinas terkait untuk pengadaan rolling door ini,” ujar Suharto.

Dia menambahkan, sejak Agustus tahun lalu Diskumdag sudah mengarahkan pedagang untuk menempati sebagai tempat berjualan meski tanpa rolling door. Namun, hanya sebagian pedagang yang mau menempati kios yang kurang lebih ada 30 unit itu. Hal itu dirasa keamanannya tidak memadai jika tanpa rolling door.

“Pedagang kan maunya permanen, tidak usung-usung setiap mau buka dan tutup,” jelas dia.

Suharto menyebutkan, Diskumdag sempat menjanjikan pemasangan rolling door akan segera dilakukan, namun faktanya sampai sekarang belum juga terpasang. “Saya tidak tahu kendalanya apa, tapi kemungkinan kalo tahun sekarang ini karena pandemic. Tapi kabarnya akan dipenuhi di PAK ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono mengatakan, sebenarnya pengadaan rolling door sudah dianggarkan pada 2020 ini. Namun, adanya pandemi maka anggaran di-refocusing untuk penanganan Covid-19. “Tetapi, jangan khawatir, karena sekarang tender senilai sekitar Rp 435 juta untuk pengadaan rolling door sudah ada pemenangnya,” tegas Eko.

Dengan kepastiun itu, Eko mengatakan tidak lama lagi pasar desa wisata Sidomulyo tersebut bisa digunakan secara maksimal. “Pengerjaannya tidak akan lama, karena kan bukan membangun, tinggal pasang. Jadi harapan masyarakat bisa segera terpenuhi,” ungkap laki-laki asal Malang itu.

Disinggung soal mangkraknya bangunan tersebut, Eko dengan tegas membantahnya. Sebab, menurut dia, selama ini masih bisa difungsikan untuk berjualan. “Jadi bukan mangkrak, karena masih berfungsi, cuma belum optimal saja,” tandas Eko.

Pewarta: Ulfa Afrian

KOTA BATU- Ini akan menjadi kabar yang menggembirakan untuk warga Kota Batu, khususnya warga Desa Sidomulyo. Sebab, Dinas Koperasi, UMKM, dan Pedagangan (Diskumdag) Kota Batu mengklaim Pasar Wisata Sidomulyo sebentar lagi akan segera dilengkapi rolling door.

Sejak 2017, masyarakat Desa Sidomulyo sudah berharap Pemkot Batu memasang rolling door. Pemasangan ini untuk keamanan barang dagangan yang ada di pasar wisata tersebut.

Kepala Desa Sidomulyo Suharto membenarkan terkait pemasangan rolling door ini. “Memang benar ada kepastian pemasangan (rolling door). Warga kami sudah lama menunggu dinas terkait untuk pengadaan rolling door ini,” ujar Suharto.

Dia menambahkan, sejak Agustus tahun lalu Diskumdag sudah mengarahkan pedagang untuk menempati sebagai tempat berjualan meski tanpa rolling door. Namun, hanya sebagian pedagang yang mau menempati kios yang kurang lebih ada 30 unit itu. Hal itu dirasa keamanannya tidak memadai jika tanpa rolling door.

“Pedagang kan maunya permanen, tidak usung-usung setiap mau buka dan tutup,” jelas dia.

Suharto menyebutkan, Diskumdag sempat menjanjikan pemasangan rolling door akan segera dilakukan, namun faktanya sampai sekarang belum juga terpasang. “Saya tidak tahu kendalanya apa, tapi kemungkinan kalo tahun sekarang ini karena pandemic. Tapi kabarnya akan dipenuhi di PAK ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono mengatakan, sebenarnya pengadaan rolling door sudah dianggarkan pada 2020 ini. Namun, adanya pandemi maka anggaran di-refocusing untuk penanganan Covid-19. “Tetapi, jangan khawatir, karena sekarang tender senilai sekitar Rp 435 juta untuk pengadaan rolling door sudah ada pemenangnya,” tegas Eko.

Dengan kepastiun itu, Eko mengatakan tidak lama lagi pasar desa wisata Sidomulyo tersebut bisa digunakan secara maksimal. “Pengerjaannya tidak akan lama, karena kan bukan membangun, tinggal pasang. Jadi harapan masyarakat bisa segera terpenuhi,” ungkap laki-laki asal Malang itu.

Disinggung soal mangkraknya bangunan tersebut, Eko dengan tegas membantahnya. Sebab, menurut dia, selama ini masih bisa difungsikan untuk berjualan. “Jadi bukan mangkrak, karena masih berfungsi, cuma belum optimal saja,” tandas Eko.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/