alexametrics
24.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Gandeng Dishub, Polres Batu Pasang ‘Mata-mata” di 8 Titik

KOTA BATU – Ini bisa jadi catatan bagi warga Kota Batu agar lebih tertib dalam berkendara. Sebab Polres Batu bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batgu akan menempatkan ‘mata-mata’ disejumlah titik. Mata-mata tersebut berupa kamera pantau dari program electronic traffic law enforcement (ETLE).

Rencananya, kamera pengawas tersebut akan ditempatkan di tiga lokasi. Jumlahnya ada delapan titik yang tersebar di kawasan strategis. Penambahan ‘mata-mata’ ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebab sebelumnya pihak terkait juga telah menempatkan sejumlah kamera pengawas. Hanya, jumlahnya belum sebanyak sekarang.

Dengan penambahan ini, harapannya penegakan e-Tilang dapat berjalan dengan optimal. Sebelumnya, penerapan ETLE di Kota Batu sudah dimulai sejak 23 Maret 2021 lalu. Namun hanya ada di satu titik yakni di lampu merah simpang empat BCA, Jalan Panglima Sudirman.

Kasatlantas Polres Batu AKP Indah Citra Fitriani SIK mengatakan, diberlakukannya ETLE dinilai cukup efektif. Jumlah pelanggar lalu lintas mengalami penurunan meski belum diketahui secara pasti jumlahnya.

Dia menyebut, ada tiga ribu jenis pelanggaran yang tercatat. “Alhamdulillah masyarakat semakin patuh dan sadar, ketika melewati lampu merah mungkin setiap hari yang terkadang masih belum tertib bisa dihitung dengan jari,” terang Indah.

Bersama Dinas Perhubungan Kota Batu, Satlantas berencana memasang kamera ETLE ini di 8 titik lainnya. Untuk lokasi rencananya selain simpang empat BCA, juga di lampu merah simpang empat Pesanggrahan dan simpang empat Lippo Plaza. Namun rencana itu masih akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Selain itu, ke depan, fungsi kamera tersebut juga tidak hanya dikembangkan untuk merekam sejumlah pelanggaran lalu lintas saja. Namun juga diharapkan mampu membantu pengungkapan tindak pidana kejahatan. “Karena nanti juga bisa merekam wajah pengendara untuk keperluan ungkap kasus tindak pidana,” kata dia.

Selain itu, kamera ETLE ini juga berfungsi untuk memantau dan menghitung arus volume lalu lintas kendaraan masuk. Menurutnya jika nanti dipasang di 8 titik lainnya, maka penegakan hukum lebih mudah. ”Yang lebih penting lagi, dengan ETLE ini diharapkan bisa meminimalisir penyalahgunaan wewenang petugas seperti praktik suap dan lain-lain,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akan mendukung penambahan fasilitas kamera ETLE ini. Menurutnya, dengan adanya peningkatan pengawasan maka keamanan warga semakin terjamin. “Ketika di semua tempat ada kamera ETLE ini, saya yakin keamanan warga juga terjamin, tindak kriminalitas juga bisa dipantau. Jadi, tidak hanya soal penegakan peraturan lalu lintas,” ujarnya. (nug/lid/rmc)

KOTA BATU – Ini bisa jadi catatan bagi warga Kota Batu agar lebih tertib dalam berkendara. Sebab Polres Batu bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batgu akan menempatkan ‘mata-mata’ disejumlah titik. Mata-mata tersebut berupa kamera pantau dari program electronic traffic law enforcement (ETLE).

Rencananya, kamera pengawas tersebut akan ditempatkan di tiga lokasi. Jumlahnya ada delapan titik yang tersebar di kawasan strategis. Penambahan ‘mata-mata’ ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebab sebelumnya pihak terkait juga telah menempatkan sejumlah kamera pengawas. Hanya, jumlahnya belum sebanyak sekarang.

Dengan penambahan ini, harapannya penegakan e-Tilang dapat berjalan dengan optimal. Sebelumnya, penerapan ETLE di Kota Batu sudah dimulai sejak 23 Maret 2021 lalu. Namun hanya ada di satu titik yakni di lampu merah simpang empat BCA, Jalan Panglima Sudirman.

Kasatlantas Polres Batu AKP Indah Citra Fitriani SIK mengatakan, diberlakukannya ETLE dinilai cukup efektif. Jumlah pelanggar lalu lintas mengalami penurunan meski belum diketahui secara pasti jumlahnya.

Dia menyebut, ada tiga ribu jenis pelanggaran yang tercatat. “Alhamdulillah masyarakat semakin patuh dan sadar, ketika melewati lampu merah mungkin setiap hari yang terkadang masih belum tertib bisa dihitung dengan jari,” terang Indah.

Bersama Dinas Perhubungan Kota Batu, Satlantas berencana memasang kamera ETLE ini di 8 titik lainnya. Untuk lokasi rencananya selain simpang empat BCA, juga di lampu merah simpang empat Pesanggrahan dan simpang empat Lippo Plaza. Namun rencana itu masih akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Selain itu, ke depan, fungsi kamera tersebut juga tidak hanya dikembangkan untuk merekam sejumlah pelanggaran lalu lintas saja. Namun juga diharapkan mampu membantu pengungkapan tindak pidana kejahatan. “Karena nanti juga bisa merekam wajah pengendara untuk keperluan ungkap kasus tindak pidana,” kata dia.

Selain itu, kamera ETLE ini juga berfungsi untuk memantau dan menghitung arus volume lalu lintas kendaraan masuk. Menurutnya jika nanti dipasang di 8 titik lainnya, maka penegakan hukum lebih mudah. ”Yang lebih penting lagi, dengan ETLE ini diharapkan bisa meminimalisir penyalahgunaan wewenang petugas seperti praktik suap dan lain-lain,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akan mendukung penambahan fasilitas kamera ETLE ini. Menurutnya, dengan adanya peningkatan pengawasan maka keamanan warga semakin terjamin. “Ketika di semua tempat ada kamera ETLE ini, saya yakin keamanan warga juga terjamin, tindak kriminalitas juga bisa dipantau. Jadi, tidak hanya soal penegakan peraturan lalu lintas,” ujarnya. (nug/lid/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/