alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Longsor di Jalur Payung Batu, Akses Jalan Ditutup 20 Menit

KOTA BATU — Jalan Brigjen Abd Manan (Payung II atau antara Payung II dan III), Songgokerto, Batu longsor malam ini (26/2) sekitar pukul 18.00. Dilaporkan ada dua titik longsor yang jaraknya berdekatan, hanya sekitar 300 hingga 400 meter.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu, Jumat (26/2) menjelaskan, kejadian tesebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu, sehingga menyebabkan tanah dan bebatuan di tebing menjadi jenuh sehingga mengakibatkan longsor.

Di titik pertama, longsor berdimensi panjang 7 meter, tinggi 8 meter dan Lebar timbunan 2 meter mengakibatkan bahu jalan dan saluran irigasi tertutup material longsor berupa tanah dan batuan. Sementara di titik kedua, longsor berdimensi panjang 5 meter, tinggi 4 meter dan Lebar timbunan 2 meter dengan material longsor berupa tanah dan pohon.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat ditutup total selama 20 menit untuk pembersihan material longsor. Sejumlah pihak terlibat dalam penanganan cepat, antara lain Koramil Batu, Satlantas Polres Batu, Dinas PUPR Kota Batu, Perhutani, Tagana, RAPI Kota Batu, Garda Relawan, Brigade Penolong, dan warga setempat.

”Pembersihan dilakukan dengan alat berat agar tidak memakan waktu yang lama,” kata

Dia menjelaskan, material longsor tersebut relatif sedikit dibandingkan yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun, ada bebrapa batu besar yang membuat pembrsihan membutuhkan waktu relatif lama.

Lebih lanjut, saat ini proses pembersihan tersebut sudah tuntas. Sehingga, lalu-lintas bisa normal kembali. Sedangkan, saat ini kondisi di lokasi masih gerimis. ”Sekarang sudah clear. Jalur Payung sudah bisa kembali dilewati,” ungkap dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspda dan berhati-hati. Terutama saat melintas di jalan Payung I, II dan III. ”Daerah ini bertebing dan rawan terjadi longsor. Sebaiknya cari jalan alternatif lain saat hujan lebat,” imbaunya.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU — Jalan Brigjen Abd Manan (Payung II atau antara Payung II dan III), Songgokerto, Batu longsor malam ini (26/2) sekitar pukul 18.00. Dilaporkan ada dua titik longsor yang jaraknya berdekatan, hanya sekitar 300 hingga 400 meter.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu, Jumat (26/2) menjelaskan, kejadian tesebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu, sehingga menyebabkan tanah dan bebatuan di tebing menjadi jenuh sehingga mengakibatkan longsor.

Di titik pertama, longsor berdimensi panjang 7 meter, tinggi 8 meter dan Lebar timbunan 2 meter mengakibatkan bahu jalan dan saluran irigasi tertutup material longsor berupa tanah dan batuan. Sementara di titik kedua, longsor berdimensi panjang 5 meter, tinggi 4 meter dan Lebar timbunan 2 meter dengan material longsor berupa tanah dan pohon.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat ditutup total selama 20 menit untuk pembersihan material longsor. Sejumlah pihak terlibat dalam penanganan cepat, antara lain Koramil Batu, Satlantas Polres Batu, Dinas PUPR Kota Batu, Perhutani, Tagana, RAPI Kota Batu, Garda Relawan, Brigade Penolong, dan warga setempat.

”Pembersihan dilakukan dengan alat berat agar tidak memakan waktu yang lama,” kata

Dia menjelaskan, material longsor tersebut relatif sedikit dibandingkan yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun, ada bebrapa batu besar yang membuat pembrsihan membutuhkan waktu relatif lama.

Lebih lanjut, saat ini proses pembersihan tersebut sudah tuntas. Sehingga, lalu-lintas bisa normal kembali. Sedangkan, saat ini kondisi di lokasi masih gerimis. ”Sekarang sudah clear. Jalur Payung sudah bisa kembali dilewati,” ungkap dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspda dan berhati-hati. Terutama saat melintas di jalan Payung I, II dan III. ”Daerah ini bertebing dan rawan terjadi longsor. Sebaiknya cari jalan alternatif lain saat hujan lebat,” imbaunya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru