alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Dua Hari Ambrol, Plengsengan Pujon Belum Tersentuh Perbaikan

MALANG – Kondisi plengsengan ambrol di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto, Pujon, hingga siang tadi, Sabtu (27/2) tampak masih belum diperbaiki. Bahkan, di lokasi juga tak ada petugas yang menjaga lalu-lintas kendaraan.

Yang terlihat justru warga sekitar bahu-bahu untuk mengatur lalu-lintas dengan sistem buka-tutup. “Harapannya segera diperbaiki. Karena membahayakan bagi pengendara,” kata Yosi Aisbah, salah satu warga setempat di sela-sela mengatur lalu-lintas, Sabtu (27/2).

Dia menjelaskan, jika hujan lebat, ketinggian air sungai mencapai sekitar 2 meter. Sehingga, air berarus deras bisa menggerus plengsengan kembali jika tak segera diatasi. “Kalau hujan setengah jam saja sudah lumayan deras air sungainya,” terang dia.

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Malang Kholilah menyampaikan, hari ini seharusnya sudah mulai diperbaiki plengsengannya. Sehingga, begitu siang ini masih belum ada petugas perbaikan di lapangan, dia langsung menghubungi timnya.

“Masak belum ada. Seharusnya hari ini sudah diperbaiki. Saya telepon dulu (petugas perbaikan),” ungkap dia.

Lebih lanjut, pihaknya menargetkan perbaikan plengsengan ini tuntas dalam waktu tiga minggu. Sehingga, jalan raya bisa berfungsi normal kembali. “Kalau dua minggu kurang, tiga minggu bisa selesai perbaikannya,” jelas dia.

Seperti diketahui, jalan ini mengalami ambrol pada Kamis (25/2) lalu. Kondisi ini membuat lalu-lintas harus dijalankan dengan buka-tutup.

Pewarta: Imam N

MALANG – Kondisi plengsengan ambrol di Dusun Lebaksari, Desa Ngroto, Pujon, hingga siang tadi, Sabtu (27/2) tampak masih belum diperbaiki. Bahkan, di lokasi juga tak ada petugas yang menjaga lalu-lintas kendaraan.

Yang terlihat justru warga sekitar bahu-bahu untuk mengatur lalu-lintas dengan sistem buka-tutup. “Harapannya segera diperbaiki. Karena membahayakan bagi pengendara,” kata Yosi Aisbah, salah satu warga setempat di sela-sela mengatur lalu-lintas, Sabtu (27/2).

Dia menjelaskan, jika hujan lebat, ketinggian air sungai mencapai sekitar 2 meter. Sehingga, air berarus deras bisa menggerus plengsengan kembali jika tak segera diatasi. “Kalau hujan setengah jam saja sudah lumayan deras air sungainya,” terang dia.

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Malang Kholilah menyampaikan, hari ini seharusnya sudah mulai diperbaiki plengsengannya. Sehingga, begitu siang ini masih belum ada petugas perbaikan di lapangan, dia langsung menghubungi timnya.

“Masak belum ada. Seharusnya hari ini sudah diperbaiki. Saya telepon dulu (petugas perbaikan),” ungkap dia.

Lebih lanjut, pihaknya menargetkan perbaikan plengsengan ini tuntas dalam waktu tiga minggu. Sehingga, jalan raya bisa berfungsi normal kembali. “Kalau dua minggu kurang, tiga minggu bisa selesai perbaikannya,” jelas dia.

Seperti diketahui, jalan ini mengalami ambrol pada Kamis (25/2) lalu. Kondisi ini membuat lalu-lintas harus dijalankan dengan buka-tutup.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/