alexametrics
26.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Germas Go to School, Dinkes Sosialisasikan Prokes

KOTA BATU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu telah melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ke lima sekolah yang ada di Kota Batu mulai pada tanggal 6 hingga 13 Oktober lalu. Kegiatan tersebut ditekankan untuk pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) kepada para guru dan siswa untuk menyongsong pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh.
Menurut Nikmatul Khoiriyah, Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batu, sosialisasi tersebut penting dilakukan agar pencegahan penularan virus Covid-19 bisa lebih maksimal. Karena meskipun saat ini kondisinya terlihat sudah lebih baik tetapi bukan berarti boleh seenaknya dalam menjalankan protokol kesehatan. “Kita tidak boleh lengah, harus tetap prokes,” katanya.
Dikatakan Khoiriyah, sekolah yang sudah diberi sosialisasi tersebut adalah SD Muhammadiyah 4 Kota Batu yang digelar pada 6 Oktober. Khusus sekolah ini yang mendapatkan materi sosialisasi prokes adalah guru. Karena pada saat itu para siswa memang belum ada yang masuk.
Selanjutnya adalah SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu diadakan pada 7 Oktober. Di sekolah tersebut dinkes memberikan sosialisasi kepada para siswa. Mengingat di sekolah tersebut sudah mulai diberlakukan pembejalaran tatap muka meski masih terbatas. “Mereka menyambut baik sosialisasi yang kami berikan,” kata Khoiriyah.
Berikutnya sosialisasi juga dilakukan di SMPN 2 pada 8 Oktober, SMPN 3 pada 11 Oktober dan di SMK Wiyata Husada digelar pada 13 Oktober. Yang mana di tiga sekolah tersebut sosialisasi dilakukan khusus kepada para siswa. Menurut dia, secara umum sekolah-sekolah tersebut saat ini sudah melaksanakan prokes dengan cukup baik. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan semakin baik lagi. Sehingga tidak ada lagi penularan virus Covid-19, dengan demikian, proses belajar mengajar bisa berjalan dengan aman.
Disampaikan Khoiriyah, di semua sekolah yang didatangi dinkes, semuanya mendukung dan menyambut baik program tersebut. Hal itu bisa dilihat dari antusiasnya para guru dan siswa ketika mengukuti sosialisasi. Bahkan, pihak sekolah berharap dinkes bisa melibatkan sekolah jika ada program-program lain. “Luar biasa, mereka senang sekali mengikuti kegiatan dinas kesehatan, malah minta sering dilibatkan,” kata Khoiriyah. (lid)

KOTA BATU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu telah melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ke lima sekolah yang ada di Kota Batu mulai pada tanggal 6 hingga 13 Oktober lalu. Kegiatan tersebut ditekankan untuk pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) kepada para guru dan siswa untuk menyongsong pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh.
Menurut Nikmatul Khoiriyah, Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batu, sosialisasi tersebut penting dilakukan agar pencegahan penularan virus Covid-19 bisa lebih maksimal. Karena meskipun saat ini kondisinya terlihat sudah lebih baik tetapi bukan berarti boleh seenaknya dalam menjalankan protokol kesehatan. “Kita tidak boleh lengah, harus tetap prokes,” katanya.
Dikatakan Khoiriyah, sekolah yang sudah diberi sosialisasi tersebut adalah SD Muhammadiyah 4 Kota Batu yang digelar pada 6 Oktober. Khusus sekolah ini yang mendapatkan materi sosialisasi prokes adalah guru. Karena pada saat itu para siswa memang belum ada yang masuk.
Selanjutnya adalah SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu diadakan pada 7 Oktober. Di sekolah tersebut dinkes memberikan sosialisasi kepada para siswa. Mengingat di sekolah tersebut sudah mulai diberlakukan pembejalaran tatap muka meski masih terbatas. “Mereka menyambut baik sosialisasi yang kami berikan,” kata Khoiriyah.
Berikutnya sosialisasi juga dilakukan di SMPN 2 pada 8 Oktober, SMPN 3 pada 11 Oktober dan di SMK Wiyata Husada digelar pada 13 Oktober. Yang mana di tiga sekolah tersebut sosialisasi dilakukan khusus kepada para siswa. Menurut dia, secara umum sekolah-sekolah tersebut saat ini sudah melaksanakan prokes dengan cukup baik. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan semakin baik lagi. Sehingga tidak ada lagi penularan virus Covid-19, dengan demikian, proses belajar mengajar bisa berjalan dengan aman.
Disampaikan Khoiriyah, di semua sekolah yang didatangi dinkes, semuanya mendukung dan menyambut baik program tersebut. Hal itu bisa dilihat dari antusiasnya para guru dan siswa ketika mengukuti sosialisasi. Bahkan, pihak sekolah berharap dinkes bisa melibatkan sekolah jika ada program-program lain. “Luar biasa, mereka senang sekali mengikuti kegiatan dinas kesehatan, malah minta sering dilibatkan,” kata Khoiriyah. (lid)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/