alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 23 January 2022

Momentum HKN, Pemkot Batu Beri Penghargaan Kepada Mitra Dinkes

KOTA BATU – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 di Kota Batu, menjadi momentum untuk mengapresiasi petugas dan pelayan kesehatan yang telah berdedikasi untuk masyarakat. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja yang telah bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Dalam acara peringatan HKN tahun 2021 di Klub Bunga Butik Resort Kota Batu, pada Selasa (30/11) Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu drg Kartika Tri Sulandari mengatakan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada 19 mitra dinas kesehatan dalam penanganan covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi sepanjang tahun 2021. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada desa terbaik dalam mempertahankan layanan sanitasi berbasis masyarakat berkelanjutan.

“Pelaksanaan HKN ke-57 di Kota Batu merupakan momentum rasa syukur, karena kita dapat menurunkan lonjakan covid-19 di Kota Batu yang disebabkan adanya mutasi virus,” ujarnya, Selasa (30/11).

Sementara, penghargaan Polindes terbaik diberikan kepada Polindes Oro-Oro Ombo atas partisipasinya sebagai mitra dinkes dalam memberikan pertolongan persalinan terbanyak di masa pandemi. “Penghargaan diberikan kepada Polindes Oro-Oro Ombo karena selama masa pandemi bisa melaksanakan persalinan dengan aman, sebanyak 63 persalinan. Sementara desa terbaik diberikan kepada Desa Tlekung,” ungkapnya, Selasa (30/11).

Selain itu, penghargaan STBM Award dari kepala dinas kesehatan juga diberikan kepada Wakil Wali Kota Batu. Penghargaan lainnya juga diberikan kepada balita yang sudah lulus vaksin, penghargaan ini berupa pemberian sertifikat imunisasi dasar lengkap (IDL). Tak hanya itu, pada momentum HKN ini, Dinkes Kota Batu juga akan mewisuda 2.399 balita yang sudah lulus IDL se-Kota Batu.

Kartika mengungkapkan, untuk capaian IDL pada tahun 2020 mencapai 90 persen, pada tahun 2021 ini capaian IDL turun menjadi 78 persen. Menurutnya, penurunan ini terjadi karena ada beberapa kendala kegiatan. Dirinya mengatakan, HKN ini juga dijadikan sebagai momentum untuk bisa mengevaluasi serta introspeksi kinerja dan profesionalisme dinkes dalam mengembang amanah kemanusiaan di bidang kesehatan.

“Tentunya kita tetap bersemangat untuk mencapai IDL agar dapat melebihi 90 persen. Karena ini adalah bentuk dari perlindungan atau upaya dinkes dalam memberikan kualitas kesehatan yang lebih baik kepada anak-anak di Kota Batu,” terangnya.

Pada kesempatan peringatan HKN ini, Dinkes Kota Batu juga meluncurkan program Pos Gizi Penanganan Stunting (Pozting), yang merupakan bagian dari strategi penanganan stunting di Kota Batu, namun sementara ini, masih dilakukan di lima lokus. Di antaranya, di Desa Oro-Oro Ombo, Desa Sisir, Desa Sidomulyo, Desa Giripurno dan Desa Sumberbrantas.

Selain itu, dinkes juga mencetak buku panduan untuk program Pozting, dengan harapan buku ini bisa digunakan oleh desa yang belum menjadi lokus stunting, agar bisa mengadopsi kegiatan-kegiatan dari program tersebut. “Buku ini juga bisa menjadi panduan ketika nanti kita bersama-sama melaksanakan program penanggulangan stunting Kota Batu,” terangnya.

Kadinkes berharap, kegiatan peringatan HKN ini dapat menguatkan kepatuhan dalam menerapkan prokes di setiap kegiatan, serta membangkitkan semangat optimisme seluruh komponen masyarakat untuk ikut bergotong royong dalam menyelesaikan pandemi Covid-19.

“Capaian penurunan kasus Covid-19 di Kota Batu sebaiknya tetap membuat kita waspada. Tema yang diangkat pada peringatan HKN ini adalah “Prokes Taat Batuku Sehat”, diharapkan menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menerapkan prokes, serta kegiatan dan pelaksanaan vaksinasi,” bebernya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, sudah banyak capaian pembangunan kesehatan yang sudah diraih, namun dia mengakui, saat ini hingga ke depannya masih banyak kendala serta tantangan yang perlu dihadapi bersama. Sehingga, menurut Punjul, kerja sama dan kolaborasi di lintas sektor harus tetap dikedepankan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dirinya berharap, masyarakat umum, khususnya para pegiat kesehatan dapat terus bangkit dari kondisi pandemi Covid-19. Dirinya berharap, melalui peringatan HKN tahun 2021 ini, menjadi awal pulihnya berbagai sektor yang terdampak. “Peringatan HKN tahun 2021 sebagai semangat optimisme Pemkot Batu untuk segara pulih dari pandemi ,” singkatnya. (cj5/lid).

KOTA BATU – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 di Kota Batu, menjadi momentum untuk mengapresiasi petugas dan pelayan kesehatan yang telah berdedikasi untuk masyarakat. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja yang telah bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Dalam acara peringatan HKN tahun 2021 di Klub Bunga Butik Resort Kota Batu, pada Selasa (30/11) Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu drg Kartika Tri Sulandari mengatakan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada 19 mitra dinas kesehatan dalam penanganan covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi sepanjang tahun 2021. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada desa terbaik dalam mempertahankan layanan sanitasi berbasis masyarakat berkelanjutan.

“Pelaksanaan HKN ke-57 di Kota Batu merupakan momentum rasa syukur, karena kita dapat menurunkan lonjakan covid-19 di Kota Batu yang disebabkan adanya mutasi virus,” ujarnya, Selasa (30/11).

Sementara, penghargaan Polindes terbaik diberikan kepada Polindes Oro-Oro Ombo atas partisipasinya sebagai mitra dinkes dalam memberikan pertolongan persalinan terbanyak di masa pandemi. “Penghargaan diberikan kepada Polindes Oro-Oro Ombo karena selama masa pandemi bisa melaksanakan persalinan dengan aman, sebanyak 63 persalinan. Sementara desa terbaik diberikan kepada Desa Tlekung,” ungkapnya, Selasa (30/11).

Selain itu, penghargaan STBM Award dari kepala dinas kesehatan juga diberikan kepada Wakil Wali Kota Batu. Penghargaan lainnya juga diberikan kepada balita yang sudah lulus vaksin, penghargaan ini berupa pemberian sertifikat imunisasi dasar lengkap (IDL). Tak hanya itu, pada momentum HKN ini, Dinkes Kota Batu juga akan mewisuda 2.399 balita yang sudah lulus IDL se-Kota Batu.

Kartika mengungkapkan, untuk capaian IDL pada tahun 2020 mencapai 90 persen, pada tahun 2021 ini capaian IDL turun menjadi 78 persen. Menurutnya, penurunan ini terjadi karena ada beberapa kendala kegiatan. Dirinya mengatakan, HKN ini juga dijadikan sebagai momentum untuk bisa mengevaluasi serta introspeksi kinerja dan profesionalisme dinkes dalam mengembang amanah kemanusiaan di bidang kesehatan.

“Tentunya kita tetap bersemangat untuk mencapai IDL agar dapat melebihi 90 persen. Karena ini adalah bentuk dari perlindungan atau upaya dinkes dalam memberikan kualitas kesehatan yang lebih baik kepada anak-anak di Kota Batu,” terangnya.

Pada kesempatan peringatan HKN ini, Dinkes Kota Batu juga meluncurkan program Pos Gizi Penanganan Stunting (Pozting), yang merupakan bagian dari strategi penanganan stunting di Kota Batu, namun sementara ini, masih dilakukan di lima lokus. Di antaranya, di Desa Oro-Oro Ombo, Desa Sisir, Desa Sidomulyo, Desa Giripurno dan Desa Sumberbrantas.

Selain itu, dinkes juga mencetak buku panduan untuk program Pozting, dengan harapan buku ini bisa digunakan oleh desa yang belum menjadi lokus stunting, agar bisa mengadopsi kegiatan-kegiatan dari program tersebut. “Buku ini juga bisa menjadi panduan ketika nanti kita bersama-sama melaksanakan program penanggulangan stunting Kota Batu,” terangnya.

Kadinkes berharap, kegiatan peringatan HKN ini dapat menguatkan kepatuhan dalam menerapkan prokes di setiap kegiatan, serta membangkitkan semangat optimisme seluruh komponen masyarakat untuk ikut bergotong royong dalam menyelesaikan pandemi Covid-19.

“Capaian penurunan kasus Covid-19 di Kota Batu sebaiknya tetap membuat kita waspada. Tema yang diangkat pada peringatan HKN ini adalah “Prokes Taat Batuku Sehat”, diharapkan menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menerapkan prokes, serta kegiatan dan pelaksanaan vaksinasi,” bebernya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, sudah banyak capaian pembangunan kesehatan yang sudah diraih, namun dia mengakui, saat ini hingga ke depannya masih banyak kendala serta tantangan yang perlu dihadapi bersama. Sehingga, menurut Punjul, kerja sama dan kolaborasi di lintas sektor harus tetap dikedepankan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dirinya berharap, masyarakat umum, khususnya para pegiat kesehatan dapat terus bangkit dari kondisi pandemi Covid-19. Dirinya berharap, melalui peringatan HKN tahun 2021 ini, menjadi awal pulihnya berbagai sektor yang terdampak. “Peringatan HKN tahun 2021 sebagai semangat optimisme Pemkot Batu untuk segara pulih dari pandemi ,” singkatnya. (cj5/lid).

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru