alexametrics
30C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Polisi Ramah Anak Sambangi Kampung Warna Warni, Malang

MALANG KOTA – Edukasi tentang tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini. Hal itu ditunjukkan Satlantas Polresta Malang Kota dengan menyambangi Kampung Warna-Warni, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing Senin (1/3).

Lewat program “Polisi Ramah Anak” itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mengedukasi anak-anak. “Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi pada anak-anak tentang ketertiban lalu lintas sejak dini, sekaligus berbagi ceria,” terangnya. Kurang lebih 40 anak-anak berusia 5 hingga 10 tahun menghadiri acara itu.

Selain sosialisasi, anak-anak juga dilatih berani lewat sesi tanya jawab. ”Kami ingin mewujudkan polisi yang ramah dan dekat di masyarakat. Kami hadirkan boneka zebra, dan Sopo Jarwo. Ada hadiah tentunya bagi anak yang bisa menjawab,” sebut Rama.

Ia menyatakan kegiatan tersebut akan terus digalakkan. Terlebih, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Menganti, Polres Gresik itu mengatakan saat ini jumlah pelanggar lalu lintas masih didominasi para temaja. “Dari beberapa operasi yang kami dilakukan, misal balap liar kami mendapati pelaggar di bawah 17 tahun cukup banyak. Ini yang menggerakkan kami mengadakan kegiatan semacam ini,” tutup Rama.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Edukasi tentang tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini. Hal itu ditunjukkan Satlantas Polresta Malang Kota dengan menyambangi Kampung Warna-Warni, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing Senin (1/3).

Lewat program “Polisi Ramah Anak” itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mengedukasi anak-anak. “Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi pada anak-anak tentang ketertiban lalu lintas sejak dini, sekaligus berbagi ceria,” terangnya. Kurang lebih 40 anak-anak berusia 5 hingga 10 tahun menghadiri acara itu.

Selain sosialisasi, anak-anak juga dilatih berani lewat sesi tanya jawab. ”Kami ingin mewujudkan polisi yang ramah dan dekat di masyarakat. Kami hadirkan boneka zebra, dan Sopo Jarwo. Ada hadiah tentunya bagi anak yang bisa menjawab,” sebut Rama.

Ia menyatakan kegiatan tersebut akan terus digalakkan. Terlebih, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Menganti, Polres Gresik itu mengatakan saat ini jumlah pelanggar lalu lintas masih didominasi para temaja. “Dari beberapa operasi yang kami dilakukan, misal balap liar kami mendapati pelaggar di bawah 17 tahun cukup banyak. Ini yang menggerakkan kami mengadakan kegiatan semacam ini,” tutup Rama.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru