alexametrics
30.2 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Wali Kota Malang Terjunkan Petugas Khusus Menyuapi Lansia

BANYAK program bantuan yang dikucurkan Wali Kota Malang Sutiaji sejak pandemi Covid-19 pertengahan Maret 2020 lalu. Di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang saja, ada program Rantang Kasih, bantuan sosial tunai (BST), hingga bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD).

Program Rantang Kasih adalah bantuan nasi beserta lauk-pauk yang diwadahi rantang. Sasarannya adalah warga lanjut usia (lansia) agar gizinya tercukupi. Program itu tercantum dalam implementasi misi ketiga Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.

Baca juga : 2021, Sutiaji Jadikan Kota Malang Ramah Lansia

”Bukan hanya kami penuhi gizi para lansia setiap hari, tapi juga ada kader di lapangan juga siap menyuapi lansia yang memiliki keterbatasan fisik,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji beberapa waktu lalu.

Masing-masing kelurahan ada dua penerima Rantang Kasih. Lantaran ada 57 kelurahan di Kota Malang, berarti ada 114 pemerima Rantang Kasih. ”Rantang Kasih ini biasanya dikirimkan setiap pukul 10.00 atau 11.00 sampai pukul 15.00 atau 16.00,” ungkap Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani.

Penny mengatakan, program masih tetap berjalan dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Pemkot Malang juga memberikan bansos melalui APBD Kota Malang yang informasinya terpusat di sibansos.malangkota.go.id. Ada banyak program bansos mulai dari dinas pendidikan dan kebudayaan (disdikbud), dinsos-P3AP2KB, dinas perhubungan (dishub), dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (diskopindag), serta dinas pemuda olahraga dan pariwisata (disporapar).

Dalam prosesnya, Pemkot Malang membangun sejumlah inisiatif guna meningkatkan ketepatan sasaran dan transparansi. Di antaranya, pengawasan oleh inspektorat pada setiap pendistribusian bantuan dan pemanfaatan aplikasi Sibansos tersebut yang merupakan karya pemuda kreatif Malang.

Selain itu, awal tahun 2021 ini Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga menyalurkan BPNTD kepada 7.226 keluarga penerima manfaat (KPM). Launching BPNTD tersebut dilaksanakan di Kecamatan Kedungkandang. BPNTD diberikan kepada KPM dalam setiap bulannya melalui mekanisme uang elektronik. Pada tahun 2020 lalu, setiap penerima dijatah Rp 110 ribu per bulan. Kemudian pada 2021 ini dinaikan sekitar 12 persen sehingga penerima mendapatkan Rp 125 ribu. BPNTD ini dapat digunakan berbelanja beras di e-warung.

Penny menambahkan, BPNTD ini merupakan upaya Pemerintah Kota Malang dalam melaksanakan program rehabilitasi sosial dasar bagi penyandang disabilitas telantar, anak telantar, lansia telantar, serta gelandangan pengemis di luar panti sosial.

”Supaya nantinya dapat mengurangi angka kekurangan gizi, terutama stunting pada balita, serta memperpanjang usia harapan bagi lansia,” kata pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Selain itu, ini juga sebagai upaya dalam meningkatkan taraf hidup dari pola makan yang lebih baik, yang seluruhnya dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Malang. (arl/c1/dan/fia)

BANYAK program bantuan yang dikucurkan Wali Kota Malang Sutiaji sejak pandemi Covid-19 pertengahan Maret 2020 lalu. Di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang saja, ada program Rantang Kasih, bantuan sosial tunai (BST), hingga bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD).

Program Rantang Kasih adalah bantuan nasi beserta lauk-pauk yang diwadahi rantang. Sasarannya adalah warga lanjut usia (lansia) agar gizinya tercukupi. Program itu tercantum dalam implementasi misi ketiga Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.

Baca juga : 2021, Sutiaji Jadikan Kota Malang Ramah Lansia

”Bukan hanya kami penuhi gizi para lansia setiap hari, tapi juga ada kader di lapangan juga siap menyuapi lansia yang memiliki keterbatasan fisik,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji beberapa waktu lalu.

Masing-masing kelurahan ada dua penerima Rantang Kasih. Lantaran ada 57 kelurahan di Kota Malang, berarti ada 114 pemerima Rantang Kasih. ”Rantang Kasih ini biasanya dikirimkan setiap pukul 10.00 atau 11.00 sampai pukul 15.00 atau 16.00,” ungkap Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani.

Penny mengatakan, program masih tetap berjalan dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Pemkot Malang juga memberikan bansos melalui APBD Kota Malang yang informasinya terpusat di sibansos.malangkota.go.id. Ada banyak program bansos mulai dari dinas pendidikan dan kebudayaan (disdikbud), dinsos-P3AP2KB, dinas perhubungan (dishub), dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (diskopindag), serta dinas pemuda olahraga dan pariwisata (disporapar).

Dalam prosesnya, Pemkot Malang membangun sejumlah inisiatif guna meningkatkan ketepatan sasaran dan transparansi. Di antaranya, pengawasan oleh inspektorat pada setiap pendistribusian bantuan dan pemanfaatan aplikasi Sibansos tersebut yang merupakan karya pemuda kreatif Malang.

Selain itu, awal tahun 2021 ini Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga menyalurkan BPNTD kepada 7.226 keluarga penerima manfaat (KPM). Launching BPNTD tersebut dilaksanakan di Kecamatan Kedungkandang. BPNTD diberikan kepada KPM dalam setiap bulannya melalui mekanisme uang elektronik. Pada tahun 2020 lalu, setiap penerima dijatah Rp 110 ribu per bulan. Kemudian pada 2021 ini dinaikan sekitar 12 persen sehingga penerima mendapatkan Rp 125 ribu. BPNTD ini dapat digunakan berbelanja beras di e-warung.

Penny menambahkan, BPNTD ini merupakan upaya Pemerintah Kota Malang dalam melaksanakan program rehabilitasi sosial dasar bagi penyandang disabilitas telantar, anak telantar, lansia telantar, serta gelandangan pengemis di luar panti sosial.

”Supaya nantinya dapat mengurangi angka kekurangan gizi, terutama stunting pada balita, serta memperpanjang usia harapan bagi lansia,” kata pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Selain itu, ini juga sebagai upaya dalam meningkatkan taraf hidup dari pola makan yang lebih baik, yang seluruhnya dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Malang. (arl/c1/dan/fia)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/