alexametrics
18.5 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Honor Pemakaman Covid-19 Kota Malang Telat Cair, DLH: Nanti Dirapel

MALANG KOTA – Keterlambatan pembayaran dana pemakaman Covid-19 diakui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto menyebut, pembayaran pada Mei hingga Agustus 2021 masih dalan tahap proses pencairan.

“Karena kami juga masih menunggu surat pertanggungjawaban (SPJ) yang sebelumnya,” kata Wahyu.

Wahyu turut memastikan bila tanggungan dana pemakaman pada periode Januari sampai April sudah dicairkan. Meski begitu, ia menyebut bila beberapa SPJ masih ada yang belum selesai. ”Tapi mereka akan tetap menerima honor itu secara rapel,” imbuh Wahyu.

Artinya, Satgas Covid-19 di masing-masing RW nanti akan mendapatkan honor selama 4 bulan pemakaman yang tertunggak. Tepatnya dari bulan Mei sampai Agustus. ”Kami sudah sampaikan ke UPT pemakaman, agar bisa menyampaikan ke mereka (Satgas Covid-19 di masing-masing RW, red) untuk lebih bersabar,” terangnya.

Saat ini, dia melanjutkan, dana tersebut masih dalam proses pengajuan pencairan. Pihaknya mengajukan proses pencairan kurang lebih Rp 800 juta untuk dana pemakaman covid tersebut. Beranjak dari itu, pihaknya memastikan bakal mengupayakan pencairan honor itu dalam waktu dekat. ”Paling tidak dalam waktu dua minggu ini sudah ada pencairan lagi, kami akan kebut itu,” tambah dia.

Di sisi lain, untuk teknis pencairan dana tersebut, dia menjelaskan bila pihaknya bakal menyesuaikan dengan pengajuan dari UPT Pemakaman. ”Kami nanti meneruskan pengajuan itu ke BPBD, baru dari BPBD diteruskan ke Wali Kota. Setelah itu tahap pencairan, begitu teknisnya,” paparnya.

Beranjak dari mekanisme itu, dia menyebut bila tahap pencairannya tidak dilakukan setiap sebulan sekali. Terkait nominal, ia memastikan bila honor untuk petugas penggalian senilai Rp 750 ribu dan honor uruk juga sebesar Rp 750 ribu. ”Itu untuk satu tim, nanti dibagi jumlah berapa personel dalam tim tersebut,” pungkasnya. (adn/ulf/by/rmc)

MALANG KOTA – Keterlambatan pembayaran dana pemakaman Covid-19 diakui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto menyebut, pembayaran pada Mei hingga Agustus 2021 masih dalan tahap proses pencairan.

“Karena kami juga masih menunggu surat pertanggungjawaban (SPJ) yang sebelumnya,” kata Wahyu.

Wahyu turut memastikan bila tanggungan dana pemakaman pada periode Januari sampai April sudah dicairkan. Meski begitu, ia menyebut bila beberapa SPJ masih ada yang belum selesai. ”Tapi mereka akan tetap menerima honor itu secara rapel,” imbuh Wahyu.

Artinya, Satgas Covid-19 di masing-masing RW nanti akan mendapatkan honor selama 4 bulan pemakaman yang tertunggak. Tepatnya dari bulan Mei sampai Agustus. ”Kami sudah sampaikan ke UPT pemakaman, agar bisa menyampaikan ke mereka (Satgas Covid-19 di masing-masing RW, red) untuk lebih bersabar,” terangnya.

Saat ini, dia melanjutkan, dana tersebut masih dalam proses pengajuan pencairan. Pihaknya mengajukan proses pencairan kurang lebih Rp 800 juta untuk dana pemakaman covid tersebut. Beranjak dari itu, pihaknya memastikan bakal mengupayakan pencairan honor itu dalam waktu dekat. ”Paling tidak dalam waktu dua minggu ini sudah ada pencairan lagi, kami akan kebut itu,” tambah dia.

Di sisi lain, untuk teknis pencairan dana tersebut, dia menjelaskan bila pihaknya bakal menyesuaikan dengan pengajuan dari UPT Pemakaman. ”Kami nanti meneruskan pengajuan itu ke BPBD, baru dari BPBD diteruskan ke Wali Kota. Setelah itu tahap pencairan, begitu teknisnya,” paparnya.

Beranjak dari mekanisme itu, dia menyebut bila tahap pencairannya tidak dilakukan setiap sebulan sekali. Terkait nominal, ia memastikan bila honor untuk petugas penggalian senilai Rp 750 ribu dan honor uruk juga sebesar Rp 750 ribu. ”Itu untuk satu tim, nanti dibagi jumlah berapa personel dalam tim tersebut,” pungkasnya. (adn/ulf/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/