alexametrics
27 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Kado 3 Dekade, Agoeng Soedir Luncurkan Buku Panduan Bagi Model Pemula

MALANG KOTA – Meski di tengah pandemi, Agoeng Soedir Poetra tetap berkarya. Kali ini, karyanya diluncurkan dalam sebuah buku. Owner Color Models Inc tersebut menulis buku ‘Menjadi Model Profesional’. Buku tersebut berisi panduan masuk dunia modeling untuk model pemula.

Karyanya itu menyasar remaja maupun orang tua yang ingin memberikan wadah ekspresi putra putri mereka di dunia modeling. Karya buku itu didedikasikan untuk capaiannya selama ini. Yakni, dalam rangka memperingati 30 tahun Agoeng Soedir berkarya di dunia modeling.

Pria yang lebih akrab dengan sapaan Panda itu mengatakan, saat semua kegiatan offline ditiadakan, pekerjaan tertunda, fashion show tak ada, dirinya memanfaatkan waktu luang itu untuk menulis. “Setiap menyelesaikan beberapa lembar tulisan, saya mengirimkan tulisan itu ke editor bukunya, Dewi Yuhana,” ungkapnya.

Untuk memudahkan menulis, Agoeng membuat outline daftar isi terlebih dahulu, yang menjadi pegangan dirinya dalam menentukan ulasan tulisan yang semuanya berdasarkan pengalamannya bekerja di dunia modeling selama ini. “Jadi prosesnya itu saya tulis bahan buku, diedit oleh editor, lalu kami baca ulang bersama, lalu lanjut ke bab berikutnya. Begitu seterusnya sampai selesai,” terangnya.

Buku panduan tersebut disajikan dengan apik sehingga diharapkan yang membacanya pun betah membaca sampai akhir. Misalnya, buku panduan untuk model harus dicetak berwarna, karena banyak berisi foto-foto contoh model dalam berbagai pose dan ekspresi. “Kalau hitam putih, pesan yang ingin disampaikan kurang maksimal,” lanjut Agoeng.

Buku yang diterbitkan oleh Deazha Publishing ini mengupas A sampai Z tentang dunia model. Apa yang harus dilakukan orang tua jika anaknya ingin menekuni dunia yang dikenal glamour ini, dan apa saja yang harus disiapkan. Di bab awal misalnya, Agoeng menyarankan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di modeling school sejak dini. Ada alasan-alasan rasional kenapa Agoeng menyarankan demikian, semua ia kupas di bab tersebut.

Ada juga bahasan tentang proses yang harus dilalui model sebelum bisa ikut dalam pagelaran busana, tip dan strategi dekat dengan designer dan siapapun yang berkecimpung di dunia fashion. “Di setiap bab, saya memasukkan foto-foto cantik dari para model, mulai model anak-anak, remaja hingga dewasa,” ungkapnya.

Dirinya juga melengkapi bahasan dengan contoh composite card (Comcard) yang wajib dimiliki model namun selama ini banyak yang belum tahu apa itu comcard. “Buku ini benar-benar menjadi panduan bagi model karena menyajikan step by step yang harus dilakukannya untuk sukses,” pungkasnya. (ulf/lid/rmc)

MALANG KOTA – Meski di tengah pandemi, Agoeng Soedir Poetra tetap berkarya. Kali ini, karyanya diluncurkan dalam sebuah buku. Owner Color Models Inc tersebut menulis buku ‘Menjadi Model Profesional’. Buku tersebut berisi panduan masuk dunia modeling untuk model pemula.

Karyanya itu menyasar remaja maupun orang tua yang ingin memberikan wadah ekspresi putra putri mereka di dunia modeling. Karya buku itu didedikasikan untuk capaiannya selama ini. Yakni, dalam rangka memperingati 30 tahun Agoeng Soedir berkarya di dunia modeling.

Pria yang lebih akrab dengan sapaan Panda itu mengatakan, saat semua kegiatan offline ditiadakan, pekerjaan tertunda, fashion show tak ada, dirinya memanfaatkan waktu luang itu untuk menulis. “Setiap menyelesaikan beberapa lembar tulisan, saya mengirimkan tulisan itu ke editor bukunya, Dewi Yuhana,” ungkapnya.

Untuk memudahkan menulis, Agoeng membuat outline daftar isi terlebih dahulu, yang menjadi pegangan dirinya dalam menentukan ulasan tulisan yang semuanya berdasarkan pengalamannya bekerja di dunia modeling selama ini. “Jadi prosesnya itu saya tulis bahan buku, diedit oleh editor, lalu kami baca ulang bersama, lalu lanjut ke bab berikutnya. Begitu seterusnya sampai selesai,” terangnya.

Buku panduan tersebut disajikan dengan apik sehingga diharapkan yang membacanya pun betah membaca sampai akhir. Misalnya, buku panduan untuk model harus dicetak berwarna, karena banyak berisi foto-foto contoh model dalam berbagai pose dan ekspresi. “Kalau hitam putih, pesan yang ingin disampaikan kurang maksimal,” lanjut Agoeng.

Buku yang diterbitkan oleh Deazha Publishing ini mengupas A sampai Z tentang dunia model. Apa yang harus dilakukan orang tua jika anaknya ingin menekuni dunia yang dikenal glamour ini, dan apa saja yang harus disiapkan. Di bab awal misalnya, Agoeng menyarankan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di modeling school sejak dini. Ada alasan-alasan rasional kenapa Agoeng menyarankan demikian, semua ia kupas di bab tersebut.

Ada juga bahasan tentang proses yang harus dilalui model sebelum bisa ikut dalam pagelaran busana, tip dan strategi dekat dengan designer dan siapapun yang berkecimpung di dunia fashion. “Di setiap bab, saya memasukkan foto-foto cantik dari para model, mulai model anak-anak, remaja hingga dewasa,” ungkapnya.

Dirinya juga melengkapi bahasan dengan contoh composite card (Comcard) yang wajib dimiliki model namun selama ini banyak yang belum tahu apa itu comcard. “Buku ini benar-benar menjadi panduan bagi model karena menyajikan step by step yang harus dilakukannya untuk sukses,” pungkasnya. (ulf/lid/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/