alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Mobil Incar Sudah Beroperasi, Waspadailah Jika Mau Langgar Lalin

MALANG–Jangan kaget bila tiba-tiba di rumah Anda ada ”surat cinta” berupa tilang dari kepolisian. Dan dalam surat tertulis jika pengendara kendaraan Anda telah melanggar lalu lintas. Jika itu terjadi, maka itu hasil kerja dari Mobil Incar yang secara resmi diluncurkan Polresta Malang Kota hari ini (2/1/22).

Ya, Mobil Incar ini telah diresmikan bersamaan dengan beberapa program prioritas Dinas Perhubungan Kota Malang lainnya pada Jumat (31/12). Mobil itu nantinya akan difungsikan sebagai mobil pengintai bagi pelanggar tata tertib lalu lintas. “Mobil ini dilengkapi empat kamera yakni depan, belakang, sisi kanan, dan sisi kiri,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna.

Dengan kamera tersebut nantinya mobil Incar ini akan melakukan pendeteksian secara otomatis. Pendeteksian itu dilakukan oleh artificial intelligence (AI). AI akan mengetahui pengguna jalan raya yang tidak mematuhi aturan. Misalnya tidak memakai helm, lampu depan mati, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan lainnya,” ujar Khrisna, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, temuan pelanggaran itu akan dikirim ke server Polresta Malang Kota. Dari situ Polresta Malang Kota akan memberikan surat tilang yang akan dikirim ke alamat pelanggar masing-masing. “Nantinya dalam surat tilang tersebut juga akan disertakan bukti pelanggarannya dalam bentuk foto,” imbuhnya.

Selain itu, Khrisna mengatakan sistem ini akan membantu kepolisian dalam mendisiplinkan pengguna jalan raya. Mobil Incar juga membantu agar kepolisian tidak banyak berhadapan langsung dengan pelanggar. Sebab, saat operasi untuk menertibkan kendaraan di jalan raya seringkali terjadi debat. “Kalau menilang langsung sering debat dulu dengan pelanggar. Kalau dengan mobil Incar ini pelanggar tidak akan mengelak lagi sebab kita sertakan bukti,” pungkasnya.

Pembayaran denda nantinya akan bisa dibayarkan dengan metode transfer melalui Briva. Namun, pelanggar juga tetap bisa mengikuti sidang secara manual. Khrisna berharap dengan adanya mobil ini kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas menjadi meningkat. “Nantinya mobil ini akan dioperasikan setiap hari. Kawasan yang akan disasar seluruh Kota Malang,” tutupnya. (dre/abm)

MALANG–Jangan kaget bila tiba-tiba di rumah Anda ada ”surat cinta” berupa tilang dari kepolisian. Dan dalam surat tertulis jika pengendara kendaraan Anda telah melanggar lalu lintas. Jika itu terjadi, maka itu hasil kerja dari Mobil Incar yang secara resmi diluncurkan Polresta Malang Kota hari ini (2/1/22).

Ya, Mobil Incar ini telah diresmikan bersamaan dengan beberapa program prioritas Dinas Perhubungan Kota Malang lainnya pada Jumat (31/12). Mobil itu nantinya akan difungsikan sebagai mobil pengintai bagi pelanggar tata tertib lalu lintas. “Mobil ini dilengkapi empat kamera yakni depan, belakang, sisi kanan, dan sisi kiri,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna.

Dengan kamera tersebut nantinya mobil Incar ini akan melakukan pendeteksian secara otomatis. Pendeteksian itu dilakukan oleh artificial intelligence (AI). AI akan mengetahui pengguna jalan raya yang tidak mematuhi aturan. Misalnya tidak memakai helm, lampu depan mati, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan lainnya,” ujar Khrisna, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, temuan pelanggaran itu akan dikirim ke server Polresta Malang Kota. Dari situ Polresta Malang Kota akan memberikan surat tilang yang akan dikirim ke alamat pelanggar masing-masing. “Nantinya dalam surat tilang tersebut juga akan disertakan bukti pelanggarannya dalam bentuk foto,” imbuhnya.

Selain itu, Khrisna mengatakan sistem ini akan membantu kepolisian dalam mendisiplinkan pengguna jalan raya. Mobil Incar juga membantu agar kepolisian tidak banyak berhadapan langsung dengan pelanggar. Sebab, saat operasi untuk menertibkan kendaraan di jalan raya seringkali terjadi debat. “Kalau menilang langsung sering debat dulu dengan pelanggar. Kalau dengan mobil Incar ini pelanggar tidak akan mengelak lagi sebab kita sertakan bukti,” pungkasnya.

Pembayaran denda nantinya akan bisa dibayarkan dengan metode transfer melalui Briva. Namun, pelanggar juga tetap bisa mengikuti sidang secara manual. Khrisna berharap dengan adanya mobil ini kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas menjadi meningkat. “Nantinya mobil ini akan dioperasikan setiap hari. Kawasan yang akan disasar seluruh Kota Malang,” tutupnya. (dre/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/