alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Istri dan Anak Wali Kota Malang Juga Positif Covid-19

MALANG KOTA – Usai Wali Kota Malang Sutiaji memberikan pernyataan positif Covid-19 di akun resmi medsosnya, kini ketua TP PKK Kota Malang sekaligus istri wali kota Malang Widayati Sutiaji dan putri pertamanya, Almira Dea Davita, juga ikut positif Covid-19. Praktis, di rumah dinas wali kota Malang saat ini ada tiga orang yang terpapar virus korona ini.

Terpaparnya istri dan anak pertama wali kota tersebut seperti diungkapkan oleh Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto, Rabu (2/12).
Menurut Widianto, pihaknya sudah bergerak cepat dalam penanganan tersebut. Salah satunya langsung melakukan tracing di dua titik, yaitu rumah dinas dan Balai Kota Malang. ”Indikasi awal muncul dari sana (dua lokasi tersebut),” kata Widianto.

Dia menjelaskan, di dua titik yang di-tracing tersebut terdapat 15 aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang yang reaktif setelah dilakukan dua kali rapid test. ”Aktivitasnya (15 ASN yang reaktif) ada di dua lokasi tadi,” ujar dia.

Hanya saja, Widianto melanjutkan, pihaknya tidak tahu pasti dimana sang wali kota dan keluarga dilakukan treatment. Namun, jika dilihat dari unggahan di media sosial, treatment tersebut dilakukan di rumah dinas. ”Kalau dilihat dari unggahan-unggahan beliau, isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, istri wali kota Malang juga menjadi ASN di Disporapar Kota Malang, dimana instansi ini sempat menjadi klaster penularan Covid-19 di lingkungan Pemkot Malang. Karena empat pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19 pada 6 November lalu. Dan sebelumnya Sutiaji juga mengumumkan dirinya bahwa positif Covid-19 melalui akun medsosnya pada Selasa (1/12).

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Usai Wali Kota Malang Sutiaji memberikan pernyataan positif Covid-19 di akun resmi medsosnya, kini ketua TP PKK Kota Malang sekaligus istri wali kota Malang Widayati Sutiaji dan putri pertamanya, Almira Dea Davita, juga ikut positif Covid-19. Praktis, di rumah dinas wali kota Malang saat ini ada tiga orang yang terpapar virus korona ini.

Terpaparnya istri dan anak pertama wali kota tersebut seperti diungkapkan oleh Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto, Rabu (2/12).
Menurut Widianto, pihaknya sudah bergerak cepat dalam penanganan tersebut. Salah satunya langsung melakukan tracing di dua titik, yaitu rumah dinas dan Balai Kota Malang. ”Indikasi awal muncul dari sana (dua lokasi tersebut),” kata Widianto.

Dia menjelaskan, di dua titik yang di-tracing tersebut terdapat 15 aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang yang reaktif setelah dilakukan dua kali rapid test. ”Aktivitasnya (15 ASN yang reaktif) ada di dua lokasi tadi,” ujar dia.

Hanya saja, Widianto melanjutkan, pihaknya tidak tahu pasti dimana sang wali kota dan keluarga dilakukan treatment. Namun, jika dilihat dari unggahan di media sosial, treatment tersebut dilakukan di rumah dinas. ”Kalau dilihat dari unggahan-unggahan beliau, isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, istri wali kota Malang juga menjadi ASN di Disporapar Kota Malang, dimana instansi ini sempat menjadi klaster penularan Covid-19 di lingkungan Pemkot Malang. Karena empat pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19 pada 6 November lalu. Dan sebelumnya Sutiaji juga mengumumkan dirinya bahwa positif Covid-19 melalui akun medsosnya pada Selasa (1/12).

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/