alexametrics
28C
Malang
Monday, 19 April 2021

Kawasan Wisata Belanja Tugu Buka Lagi 20 Desember

MALANG KOTA – Wisata Belanja Tugu (WBT) yang digelar setiap Minggu pagi terhitung telah berhenti selama tiga pekan. Kegiatan jual-beli yang berada di area parkir mobil Stadion Gajayana dipastikan akan beroperasi kembali pada 20 Desember mendatang.

Ketua Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu (IPWBT) Mecky mengatakan, berhentinya kawasan wisata belanja sebelumnya dilakukan karena beberapa hal. Pertama, okupansi pengunjung lima bulan ini mengalami penurunan.

”Dulu sebelum pandemi okupansinya bisa 4.000 hingga 6.000 pengunjung namun sekarang hanya tinggal 300 hingga 400 orang saja,” kata Mecky.

Alasan kedua, Mecky melanjutkan, pihaknya masih mendata ulang jumlah penjual yang terdaftar dalam kawasan tersebut. Saat ini, sejumlah 288 pedagang terdaftar aktif sebagai anggota. Jumlah tersebut diakuinya menurun dari awal pembukaan beberapa tahun lalu yang mencapai 458 pedagang.

Untuk itu, dia bersama para pedagang aktif tersebut memutuskan untuk berhenti sementara. Mecky akan melakukan pendataan ulang para pedagang agar nantinya dapat terkoordinasi.

”Jelas kami siapkan dulu supaya dapat menarik pengunjung maupun promosi dari wisata ini,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

MALANG KOTA – Wisata Belanja Tugu (WBT) yang digelar setiap Minggu pagi terhitung telah berhenti selama tiga pekan. Kegiatan jual-beli yang berada di area parkir mobil Stadion Gajayana dipastikan akan beroperasi kembali pada 20 Desember mendatang.

Ketua Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu (IPWBT) Mecky mengatakan, berhentinya kawasan wisata belanja sebelumnya dilakukan karena beberapa hal. Pertama, okupansi pengunjung lima bulan ini mengalami penurunan.

”Dulu sebelum pandemi okupansinya bisa 4.000 hingga 6.000 pengunjung namun sekarang hanya tinggal 300 hingga 400 orang saja,” kata Mecky.

Alasan kedua, Mecky melanjutkan, pihaknya masih mendata ulang jumlah penjual yang terdaftar dalam kawasan tersebut. Saat ini, sejumlah 288 pedagang terdaftar aktif sebagai anggota. Jumlah tersebut diakuinya menurun dari awal pembukaan beberapa tahun lalu yang mencapai 458 pedagang.

Untuk itu, dia bersama para pedagang aktif tersebut memutuskan untuk berhenti sementara. Mecky akan melakukan pendataan ulang para pedagang agar nantinya dapat terkoordinasi.

”Jelas kami siapkan dulu supaya dapat menarik pengunjung maupun promosi dari wisata ini,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru