alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Beri Kado HUT Kota Malang, Warga Bunulrejo Lakukan Aksi Kekinian

MALANG KOTA – Warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing punya cara tersendiri untuk memberi kado peringatan Hari Jadi ke-107 Kota Malang. Pagi ini (3/4), puluhan warga berkumpul di Perumahan Taman Sulfat. Mereka menggelar acara tarian flashmob.

“Tarian kan salah satu sarana untuk bisa mempersatukan budaya. Kami memilih tari karena bisa melibatkan banyak warga,” ungkap instruktur kegiatan flashmob Endah Lestari.

Baca juga : HUT Kota Malang, Sutiaji: Setahun Pandemi, Saatnya Bangkit Lagi

Tarian yang dikemas kekinian tersebut diantaranya Gugur Gunung, Tari Jangkrik Genggong, Tari Ujung Alit dan tarian yang diiringi ilustrasi musik Banyuwangian. Selain ucapan atas Hari Jadi Kota Malang, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kegotongroyongan masyarakat setempat.

“Kemarin kan Bunulrejo sempat terpapar Covid-19 terbanyak se-Kota Malang. Dan Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong itulah, kami bisa mengatasi semuanya,” kata koordinator flashmob Alfiyah.

Selain Covid-19, Bunulrejo juga sempat mengalami kejadian tanah longsor. Hal itu menurutnya, juga semakin mempererat warga Bunulrejo. “Meski ada bantuan dari pemerintah, tapi dengan semangat gotong royong ini kami bisa lewati segala masalah yang ada,” lanjut Alfi.

Di sela-sela melakukan tarian flashmob, Alfi dan kawan-kawan juga membagikan 200 masker kepada warga sekitar. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing punya cara tersendiri untuk memberi kado peringatan Hari Jadi ke-107 Kota Malang. Pagi ini (3/4), puluhan warga berkumpul di Perumahan Taman Sulfat. Mereka menggelar acara tarian flashmob.

“Tarian kan salah satu sarana untuk bisa mempersatukan budaya. Kami memilih tari karena bisa melibatkan banyak warga,” ungkap instruktur kegiatan flashmob Endah Lestari.

Baca juga : HUT Kota Malang, Sutiaji: Setahun Pandemi, Saatnya Bangkit Lagi

Tarian yang dikemas kekinian tersebut diantaranya Gugur Gunung, Tari Jangkrik Genggong, Tari Ujung Alit dan tarian yang diiringi ilustrasi musik Banyuwangian. Selain ucapan atas Hari Jadi Kota Malang, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kegotongroyongan masyarakat setempat.

“Kemarin kan Bunulrejo sempat terpapar Covid-19 terbanyak se-Kota Malang. Dan Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong itulah, kami bisa mengatasi semuanya,” kata koordinator flashmob Alfiyah.

Selain Covid-19, Bunulrejo juga sempat mengalami kejadian tanah longsor. Hal itu menurutnya, juga semakin mempererat warga Bunulrejo. “Meski ada bantuan dari pemerintah, tapi dengan semangat gotong royong ini kami bisa lewati segala masalah yang ada,” lanjut Alfi.

Di sela-sela melakukan tarian flashmob, Alfi dan kawan-kawan juga membagikan 200 masker kepada warga sekitar. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/