alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Kronologi Pria Bokek Perkosa dan Peras Cewek Open BO

MALANG KOTA – Kelakuan Irwan, 24 memeras dan memperkosa NH, 29 pada Jumat (23/4) sore memang di luar nalar. Namun ada satu hal yang membuat pria yang kesehariannya bekerja sebagai supir itu melakukan hal tersebut.

“Saya terpaksa melakukan ini karena ada hutang,” kata Irwan saat ditanya kepolisian pada Senin (3/5) siang di Mapolsek Lowokwaru.

Sebelumnya, ia yang sedang kalut karena ditagih hutang, mencoba berselancar di dunia maya. Twitter menjadi pilihannya. Saat asyik mencari cewek open BO (istilah untuk pesan perempuan penjaja seks secara online), pilihannya jatuh pada NH, 29.

Keduanya pun terlibat obrolan hingga negosiasi harga. Kemudian, disepakati tarif kencan Rp 450 ribu. Setelah itu, keduanya pun membuat janji untuk bertemu dis alah satu guest house di Kota Malang.

“Ngobrol, kenalan, janjian di tempat yang dia tunjuk. Itu di TKP saya memeras dia. Jelasnya saya tidak mengenal dia (NH),” aku Irwan.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rohman menyebut, kendati memesan cewek Open BO. namun Irwan diketahui belum terpikir untuk mencari wanita pemuas syahwat. Ia justru fokus untuk melakukan pemerasan.

Indikasi, niat awal melakukan pemerasan adalah dari barang bukti yang diamankan oeh petugas kepolisian, berupa tali dan pisau lipat. “Itu ada tali, pisau, kelihatan kalau sudah direncanakan saat dia punya hutang itu dan tengah ditagih,” tambahnya.

Usai pelaku mendapatkan harga benda korban. Ternyata nafsu Irwan muncul ketika melihat posisi badan korban yang tengkurap dan terikat. Kepalang tanggung melakukan dosa, Irwan pun langsung memperkosa korban. Kepada kepolisian, pelaku mengaku baru sekali saja melakukan kejahatan.

“Mengakunya baru sekali melakukan tindakan seperti ini,” ujar mantan Kapolsek Klojen itu.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Kelakuan Irwan, 24 memeras dan memperkosa NH, 29 pada Jumat (23/4) sore memang di luar nalar. Namun ada satu hal yang membuat pria yang kesehariannya bekerja sebagai supir itu melakukan hal tersebut.

“Saya terpaksa melakukan ini karena ada hutang,” kata Irwan saat ditanya kepolisian pada Senin (3/5) siang di Mapolsek Lowokwaru.

Sebelumnya, ia yang sedang kalut karena ditagih hutang, mencoba berselancar di dunia maya. Twitter menjadi pilihannya. Saat asyik mencari cewek open BO (istilah untuk pesan perempuan penjaja seks secara online), pilihannya jatuh pada NH, 29.

Keduanya pun terlibat obrolan hingga negosiasi harga. Kemudian, disepakati tarif kencan Rp 450 ribu. Setelah itu, keduanya pun membuat janji untuk bertemu dis alah satu guest house di Kota Malang.

“Ngobrol, kenalan, janjian di tempat yang dia tunjuk. Itu di TKP saya memeras dia. Jelasnya saya tidak mengenal dia (NH),” aku Irwan.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rohman menyebut, kendati memesan cewek Open BO. namun Irwan diketahui belum terpikir untuk mencari wanita pemuas syahwat. Ia justru fokus untuk melakukan pemerasan.

Indikasi, niat awal melakukan pemerasan adalah dari barang bukti yang diamankan oeh petugas kepolisian, berupa tali dan pisau lipat. “Itu ada tali, pisau, kelihatan kalau sudah direncanakan saat dia punya hutang itu dan tengah ditagih,” tambahnya.

Usai pelaku mendapatkan harga benda korban. Ternyata nafsu Irwan muncul ketika melihat posisi badan korban yang tengkurap dan terikat. Kepalang tanggung melakukan dosa, Irwan pun langsung memperkosa korban. Kepada kepolisian, pelaku mengaku baru sekali saja melakukan kejahatan.

“Mengakunya baru sekali melakukan tindakan seperti ini,” ujar mantan Kapolsek Klojen itu.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru