alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

PJU Kota Malang Padam Jam 20.00, Polisi Ketati Patroli Kriminal

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengambil kebijakan tambahan terkait PPKM darurat berupa pemadaman penerangan jalan umum (PJU) pukul 20.00. Untuk mengantisipasi potensi meningkatnya aksi kriminalitas saat jalanan minim penerangan, Polresta Malang Kota akan mengintensifkan patroli.

“Walaupun PPKM Darurat berjalan, tetap kami tidak akan lupa soal kriminalitas,” terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto.

Kekhawatiran akan kejadian penjambretan, pencurian ialah yang ditakutkan masyarakat, namun demikian, patroli dan kring serse masih dijalankan.

“Iya walaupun lampu dimatikan, patroli dan kring serse tetap berjalan. Sampai Polisi RW juga akan terus bekerja,” imbuhnya.

Namun kini, dengan keadaan covid yang meninggi dan isolasi mandiri semakin banyak, pihaknya tengah mengantisipasi perkara penimbunan obat-obatan dan tabung oksigen.

“Kami bentuk tim penyelidikan terhadap kelangkaan tabung oksigen dan obat-obatan yang berhubungan dengan covid-19, ini mengalami kenaikan harga. Satu sisi memang stok terbatas dan kebutuhannya tinggi,” bebernya.

Dengan adanya itu, Satreskrim dan Satintelkam pun dikerahkan. “Iya Reskrim dan Intel, lalu Dinkes juga kerjasama, dikerahkan guna penyelidikan dan pemetaan dimana saja titik-titiknya,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengambil kebijakan tambahan terkait PPKM darurat berupa pemadaman penerangan jalan umum (PJU) pukul 20.00. Untuk mengantisipasi potensi meningkatnya aksi kriminalitas saat jalanan minim penerangan, Polresta Malang Kota akan mengintensifkan patroli.

“Walaupun PPKM Darurat berjalan, tetap kami tidak akan lupa soal kriminalitas,” terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto.

Kekhawatiran akan kejadian penjambretan, pencurian ialah yang ditakutkan masyarakat, namun demikian, patroli dan kring serse masih dijalankan.

“Iya walaupun lampu dimatikan, patroli dan kring serse tetap berjalan. Sampai Polisi RW juga akan terus bekerja,” imbuhnya.

Namun kini, dengan keadaan covid yang meninggi dan isolasi mandiri semakin banyak, pihaknya tengah mengantisipasi perkara penimbunan obat-obatan dan tabung oksigen.

“Kami bentuk tim penyelidikan terhadap kelangkaan tabung oksigen dan obat-obatan yang berhubungan dengan covid-19, ini mengalami kenaikan harga. Satu sisi memang stok terbatas dan kebutuhannya tinggi,” bebernya.

Dengan adanya itu, Satreskrim dan Satintelkam pun dikerahkan. “Iya Reskrim dan Intel, lalu Dinkes juga kerjasama, dikerahkan guna penyelidikan dan pemetaan dimana saja titik-titiknya,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/