alexametrics
22.5 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Disporapar: Toilet Bersih Jadi Ukuran Pertama Wisman saat Berkunjung

MALANG KOTA – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang bakal menggelar event lomba toilet bersih di tempat pariwisata dan layanan publik pada tahun depan. Event ini digelar bertujuan menarik kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman) di era new normal.

Kadisporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei kebiasaan wisman bahwa jika berkunjung ke sebuah daerah, yang pertama dilihat toiletnya. Jika toiletnya bersih, maka yang lain juga bakal mengikuti, dan sebaliknya.

“Ini salah satu upaya untuk memperbaiki fasilitas publik dan tempat wisata yang menjadi standar wisman,” kata Ida Ayu, usai mengisi acara sosialisasi dan implementasi Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di Hotel Harris, Kamis (3/12).

Menurutnya, tahun lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Malang mencapai sekitar 16 ribu wisman. Sedangkan, jumlah pergerakan wisatawan domestik mencapai sekitar 5 juta orang. “Kalau tahun ini jelas turun drastis di masa pandemi. Makanya kami bikin event tadi untuk menaikkan trust wisman dan wisatawan domestik,” jelas perempuan asal Bali ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang event tersebut sedini mungkin. Sehingga, para peserta bisa menyiapkan jauh-jauh hari. “Ketika menghadiri acara, saya selalu sosialisasikan. Biar disiapkan jauh-jauh hari,” ungkap dia.

Tak hanya itu, lanjutnya, perekonomian sektor wisata yang beroperasi sudah menerapkan protap kesehatan. Mulai tempat cuci tangan, handsanitizer, hingga jaga jarak. “Kami juga melakukan pendampingan untuk menyiapkan protap kesehatan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang bakal menggelar event lomba toilet bersih di tempat pariwisata dan layanan publik pada tahun depan. Event ini digelar bertujuan menarik kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman) di era new normal.

Kadisporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei kebiasaan wisman bahwa jika berkunjung ke sebuah daerah, yang pertama dilihat toiletnya. Jika toiletnya bersih, maka yang lain juga bakal mengikuti, dan sebaliknya.

“Ini salah satu upaya untuk memperbaiki fasilitas publik dan tempat wisata yang menjadi standar wisman,” kata Ida Ayu, usai mengisi acara sosialisasi dan implementasi Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di Hotel Harris, Kamis (3/12).

Menurutnya, tahun lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Malang mencapai sekitar 16 ribu wisman. Sedangkan, jumlah pergerakan wisatawan domestik mencapai sekitar 5 juta orang. “Kalau tahun ini jelas turun drastis di masa pandemi. Makanya kami bikin event tadi untuk menaikkan trust wisman dan wisatawan domestik,” jelas perempuan asal Bali ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang event tersebut sedini mungkin. Sehingga, para peserta bisa menyiapkan jauh-jauh hari. “Ketika menghadiri acara, saya selalu sosialisasikan. Biar disiapkan jauh-jauh hari,” ungkap dia.

Tak hanya itu, lanjutnya, perekonomian sektor wisata yang beroperasi sudah menerapkan protap kesehatan. Mulai tempat cuci tangan, handsanitizer, hingga jaga jarak. “Kami juga melakukan pendampingan untuk menyiapkan protap kesehatan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/