alexametrics
24.2 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Pacu Produktivitas IKM Milenial, Diskopindag Gelar Young and Movement

MALANG KOTA – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang bersama Malang Town Square (Matos) menghadirkan Young and Movement 2020 yang bertempat di Matos. Acara yang digelar selama tiga hari, mulai hari ini (3/12) hingga 6 Desember 2020 ini bertujuan untuk memacu produktivitas industri kecil dan menengah (IKM) di kalangan kawula muda.

Selain finalis Dekranasda Awards 2020, acara ini juga diikuti oleh belasan IKM lainnya di Kota Malang. Kegiatan ini tak hanya memamerkan produk-produk terbaik dari IKM millenial, tetapi juga ilmu-ilmu baru yang bisa didapat dari talkshow yang dihadirkan selama acara berlangsung.

“Ada ribuan pengunjung yang hadir di Young and Movement 2020, hari ini (3/12). Ini luar biasa. Para pemenang Dekranasda Award juga luar biasa. Kita ini mau ditiru kota lain berkat inovasi dari temen-temen Dekranasda Awards. Terutama untuk para muda dan milenial. Kita tak boleh merasa berkecil hati, kita tak boleh merasa terpuruk karena pandemi,” kata Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto.

Menurut Wahyu, beragam upaya sudah dilakukan oleh Diskopindag Kota Malang, mulai dari memantau perkembangan hingga melakukan pelatihan beberapa IKM.

“Alhamdulillah wirausaha baru kita ini sudah mulai berkembang. Kami juga membantu untuk pemasaran melalui online,” ujarnya.

Mall Director Matos Fifi Trisjanti memberikan sambutan saat pembukaan Young and Movement 2020. (Errica Vannie /Radar Malang)

Sementara itu, Mall Director Matos Fifi Trisjanti mengatakan, selama pandemi perekonomian diakui cukup berat perkembangannya. “Daya beli masyarakat menurun, sedangkan biaya operasional harus tetap berjalan. Untuk itu ini adalah saatnya kita bangkit,” ujar wanita berkebaya hijau itu.

Fifi menambahkan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menarik para pengunjung agar bisa bangkit usai pandemi.

“Banyak warga Malang yang jauh-jauh ke luar kota untuk foto saja. Harusnya kita bisa menarik para wisatawan luar kota untuk kemari. Untuk itu kami berencana untuk menambah spot foto, agar menarik lebih banyak pengunjung,” kata Fifi.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang bersama Malang Town Square (Matos) menghadirkan Young and Movement 2020 yang bertempat di Matos. Acara yang digelar selama tiga hari, mulai hari ini (3/12) hingga 6 Desember 2020 ini bertujuan untuk memacu produktivitas industri kecil dan menengah (IKM) di kalangan kawula muda.

Selain finalis Dekranasda Awards 2020, acara ini juga diikuti oleh belasan IKM lainnya di Kota Malang. Kegiatan ini tak hanya memamerkan produk-produk terbaik dari IKM millenial, tetapi juga ilmu-ilmu baru yang bisa didapat dari talkshow yang dihadirkan selama acara berlangsung.

“Ada ribuan pengunjung yang hadir di Young and Movement 2020, hari ini (3/12). Ini luar biasa. Para pemenang Dekranasda Award juga luar biasa. Kita ini mau ditiru kota lain berkat inovasi dari temen-temen Dekranasda Awards. Terutama untuk para muda dan milenial. Kita tak boleh merasa berkecil hati, kita tak boleh merasa terpuruk karena pandemi,” kata Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto.

Menurut Wahyu, beragam upaya sudah dilakukan oleh Diskopindag Kota Malang, mulai dari memantau perkembangan hingga melakukan pelatihan beberapa IKM.

“Alhamdulillah wirausaha baru kita ini sudah mulai berkembang. Kami juga membantu untuk pemasaran melalui online,” ujarnya.

Mall Director Matos Fifi Trisjanti memberikan sambutan saat pembukaan Young and Movement 2020. (Errica Vannie /Radar Malang)

Sementara itu, Mall Director Matos Fifi Trisjanti mengatakan, selama pandemi perekonomian diakui cukup berat perkembangannya. “Daya beli masyarakat menurun, sedangkan biaya operasional harus tetap berjalan. Untuk itu ini adalah saatnya kita bangkit,” ujar wanita berkebaya hijau itu.

Fifi menambahkan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menarik para pengunjung agar bisa bangkit usai pandemi.

“Banyak warga Malang yang jauh-jauh ke luar kota untuk foto saja. Harusnya kita bisa menarik para wisatawan luar kota untuk kemari. Untuk itu kami berencana untuk menambah spot foto, agar menarik lebih banyak pengunjung,” kata Fifi.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/