alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Gawat! Jumlah Penderita Kanker Kota Malang Terus Naik

MALANG KOTA – Jumlah penderita kanker di Kota Malang mengalami peningkatan dari tahun 2019 ke 2020. Kenaikan terlihat pada penderita kanker payudara.

“Kanker payudara yang jumlahnya paling banyak, tahun 2019 ada 312 jumlah penderitanya, tahun lalu jumlahnya naik menjadi 359 kasus,” terang Kasi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Malang dr Muhammad Zamroni.

Sementara jumlah kasus kanker serviks pada tahun 2019 mencapai 72 kasus dan lagi-lagi meningkat pada tahun 2020 menjadi 77 kasus. Hanya kanker usus besar saja yang mengalami penurunan dari tahun 2019 ada 7 kasus menjadi 3 kasus di tahun 2020. Sedangkan rentang usia penderita kanker itu beragam.

“Yang paling muda umur 20 tahun kanker serviks,” terang pria yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis gigi itu.

Ada pergeseran rentang usia penderita kanker tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2020. Pada tahun 2019, penderita kanker serviks rata-rata diidap oleh wanita berusia 45-54 tahun. Sementara pada tahun 2020, penderita kanker serviks atau kanker rahim menyasar wanita yang berusia cukup muda yakni antara 20 sampai 24 tahun. Ini artinya, kanker serviks sudah mulai menyerang generasi milenial yang menguasai 25 persen jumlah penduduk Kota Malang.

Sedangkan kanker payudara tidak ada pergeseran usia penderita di tahun 2019 dan 2020 yakni berkisar antara 45-54 tahun. Pada penderita kanker usus besar tahun 2019 paling banyak diderita oleh pasien berusia 45-54 tahun. Sementara tahun 2020 penderita kanker usus paling banyak berusia 60-69 tahun.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Jumlah penderita kanker di Kota Malang mengalami peningkatan dari tahun 2019 ke 2020. Kenaikan terlihat pada penderita kanker payudara.

“Kanker payudara yang jumlahnya paling banyak, tahun 2019 ada 312 jumlah penderitanya, tahun lalu jumlahnya naik menjadi 359 kasus,” terang Kasi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Malang dr Muhammad Zamroni.

Sementara jumlah kasus kanker serviks pada tahun 2019 mencapai 72 kasus dan lagi-lagi meningkat pada tahun 2020 menjadi 77 kasus. Hanya kanker usus besar saja yang mengalami penurunan dari tahun 2019 ada 7 kasus menjadi 3 kasus di tahun 2020. Sedangkan rentang usia penderita kanker itu beragam.

“Yang paling muda umur 20 tahun kanker serviks,” terang pria yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis gigi itu.

Ada pergeseran rentang usia penderita kanker tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2020. Pada tahun 2019, penderita kanker serviks rata-rata diidap oleh wanita berusia 45-54 tahun. Sementara pada tahun 2020, penderita kanker serviks atau kanker rahim menyasar wanita yang berusia cukup muda yakni antara 20 sampai 24 tahun. Ini artinya, kanker serviks sudah mulai menyerang generasi milenial yang menguasai 25 persen jumlah penduduk Kota Malang.

Sedangkan kanker payudara tidak ada pergeseran usia penderita di tahun 2019 dan 2020 yakni berkisar antara 45-54 tahun. Pada penderita kanker usus besar tahun 2019 paling banyak diderita oleh pasien berusia 45-54 tahun. Sementara tahun 2020 penderita kanker usus paling banyak berusia 60-69 tahun.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/