alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Hari Kanker Sedunia, Sahabat Peduli Kanker Edukasi Pasien RSSA

MALANG KOTA – Bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia yang dirayakan hari ini, (Kamis (4/2), Komuntas Sahabat Pedui Kanker ‘turun gunung’ melakukan edukasi kepada para pasien penderita kanker di ruang Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Para anggota komunitas ini bergerak melakukan edukasi kepada pasien penderita kanker yang tengah menunggu sebelum melakukan terapi radiasi.

“Kita lihat tadi saat saya tanya sakit apa, mereka tahu sakitnya kanker. Tapi saat ditanya apa itu kanker, mereka tidak ada yang tahu,” ujar Ketua Sahabat Peduli Kanker, Deni Dwiyanti.

Oleh karena itu, Deni dan kawan kawan melakukan edukasi kepada para pasien sembari menunggu antrian. Sekaligus bertukar cerita dan pengalaman agar mampu saling menguatkan. Bagaimanapun juga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan pasien agar mampu melewati serangkaian pengobatan yang melelahkan.

Seluruh pasien yang berada di ruang tunggu tersebut tampak sangat memperhatikan saat Deni menjelaskan tentang penyakit kanker. Sesekali juga ada yang bertanya. Terakhir, semua pasien diberikan bingkisan serta brosur mengenai Sahabat Peduli Kanker agar mereka bisa ikut tergabung di dalamnya.

“Saya ingin mereka itu tidak merasa sendiri, di grup itu nanti ada dokter spesialisnya, perawat, ahli gizi,” tandasnya.

Pewarta : Intan Refa S

MALANG KOTA – Bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia yang dirayakan hari ini, (Kamis (4/2), Komuntas Sahabat Pedui Kanker ‘turun gunung’ melakukan edukasi kepada para pasien penderita kanker di ruang Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Para anggota komunitas ini bergerak melakukan edukasi kepada pasien penderita kanker yang tengah menunggu sebelum melakukan terapi radiasi.

“Kita lihat tadi saat saya tanya sakit apa, mereka tahu sakitnya kanker. Tapi saat ditanya apa itu kanker, mereka tidak ada yang tahu,” ujar Ketua Sahabat Peduli Kanker, Deni Dwiyanti.

Oleh karena itu, Deni dan kawan kawan melakukan edukasi kepada para pasien sembari menunggu antrian. Sekaligus bertukar cerita dan pengalaman agar mampu saling menguatkan. Bagaimanapun juga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan pasien agar mampu melewati serangkaian pengobatan yang melelahkan.

Seluruh pasien yang berada di ruang tunggu tersebut tampak sangat memperhatikan saat Deni menjelaskan tentang penyakit kanker. Sesekali juga ada yang bertanya. Terakhir, semua pasien diberikan bingkisan serta brosur mengenai Sahabat Peduli Kanker agar mereka bisa ikut tergabung di dalamnya.

“Saya ingin mereka itu tidak merasa sendiri, di grup itu nanti ada dokter spesialisnya, perawat, ahli gizi,” tandasnya.

Pewarta : Intan Refa S

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/