alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Pemanas Air Korsleting, Pemilik Terluka dan Rp 70 Juta Jadi Abu

MALANG KOTA- Diduga kuat akibat water heater (pemanas air) korsleting, sebagian rumah milik Junaedi, 58, di Jalan Karya Barat, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, hangus, siang kemarin. Kerugian diperkirakan Rp 70 juta. Tak hanya itu, tubuh Junaedi pun terluka setelah berusaha memadamkan api

Dalam peristiwa yang bermula pada pukul 14.00 itu menghabiskan bagian atap dan bagian rumah. Mulai rumah bagian tengah hingga ke dapur. Dari tampak depan, seperti tidak terjadi apa-apa karena tidak ikut terbakar. Ketika wartawan koran ini ke lokasi sekitar pukul 14.22, asap yang semula berwarna gelap sudah berwarna putih. Namun demikian, api diketahui masih membara di area dalam sebelah belakang seluas 4×6 meter persegi tersebut. Area tersebut meliputi jalan tengah, dapur dan kamar mandi. “Ketika kejadian kebakaran, orang rumah sedang tidur di bagian depan, sementara saya yang sedang jemur pakaian mengetahui duluan,” kata Kanthi, 55, salah seorang tetangga.

Istri Ketua RW 002 tersebut mengatakan bahwa dia mengetahui kejadian tersebut dari dua ledakan. “Saya kira itu disebabkan tabung gas elpiji,” tambah dia. Ledakan itu sendiri tidak menandakan konstan, namun ada jeda waktu beberapa detik. Sebelum tiga unit Damkar dari UPT Damkar Kota Malang datang ke lokasi, warga sebenarnya sudah berusaha memadamkam api dengan cara seadanya. Namun hal itulah yang membuat Junaedi terluka karena terkena beling yang pecah akibat jilatan api. Dia mengalami luka sobek di dua kakinya yang langsung mendapat perawatan di tempat oleh tim medis.

Butuh waktu sekitar 22 menit untuk petugas Damkar memadamkan kobaran api. Berkaitan dengan penyebab kejadian tersebut, Kepala UPT Damkar Kota Malang M Teguh Budi Wibowo mengungkapkan jelang terjadinya ledakan telah terjadi korsleting. “Menurut keterangan dari pemilik rumah, terjadi arus pendek pada water heater,” ungkap dia. Pemanas air itu sendiri berada di belakang kamar mandi yang kemudian arus pendeknya merembet perlahan ke area lain dan membakar barang. Petugas Damkar bersama kepolisian di lokasi pun juga mendapati satu tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram yang terbakar. Diperkirakan, kejadian ini menyebabkan kerugian materi sebesar Rp 70 juta. (biy/abm)

MALANG KOTA- Diduga kuat akibat water heater (pemanas air) korsleting, sebagian rumah milik Junaedi, 58, di Jalan Karya Barat, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, hangus, siang kemarin. Kerugian diperkirakan Rp 70 juta. Tak hanya itu, tubuh Junaedi pun terluka setelah berusaha memadamkan api

Dalam peristiwa yang bermula pada pukul 14.00 itu menghabiskan bagian atap dan bagian rumah. Mulai rumah bagian tengah hingga ke dapur. Dari tampak depan, seperti tidak terjadi apa-apa karena tidak ikut terbakar. Ketika wartawan koran ini ke lokasi sekitar pukul 14.22, asap yang semula berwarna gelap sudah berwarna putih. Namun demikian, api diketahui masih membara di area dalam sebelah belakang seluas 4×6 meter persegi tersebut. Area tersebut meliputi jalan tengah, dapur dan kamar mandi. “Ketika kejadian kebakaran, orang rumah sedang tidur di bagian depan, sementara saya yang sedang jemur pakaian mengetahui duluan,” kata Kanthi, 55, salah seorang tetangga.

Istri Ketua RW 002 tersebut mengatakan bahwa dia mengetahui kejadian tersebut dari dua ledakan. “Saya kira itu disebabkan tabung gas elpiji,” tambah dia. Ledakan itu sendiri tidak menandakan konstan, namun ada jeda waktu beberapa detik. Sebelum tiga unit Damkar dari UPT Damkar Kota Malang datang ke lokasi, warga sebenarnya sudah berusaha memadamkam api dengan cara seadanya. Namun hal itulah yang membuat Junaedi terluka karena terkena beling yang pecah akibat jilatan api. Dia mengalami luka sobek di dua kakinya yang langsung mendapat perawatan di tempat oleh tim medis.

Butuh waktu sekitar 22 menit untuk petugas Damkar memadamkan kobaran api. Berkaitan dengan penyebab kejadian tersebut, Kepala UPT Damkar Kota Malang M Teguh Budi Wibowo mengungkapkan jelang terjadinya ledakan telah terjadi korsleting. “Menurut keterangan dari pemilik rumah, terjadi arus pendek pada water heater,” ungkap dia. Pemanas air itu sendiri berada di belakang kamar mandi yang kemudian arus pendeknya merembet perlahan ke area lain dan membakar barang. Petugas Damkar bersama kepolisian di lokasi pun juga mendapati satu tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram yang terbakar. Diperkirakan, kejadian ini menyebabkan kerugian materi sebesar Rp 70 juta. (biy/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/