alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Ini Beda Mudik Sama Sambang Orang Tua Versi Kapolresta Malang Kota

MALANG KOTA – Kabar larangan mudik di wilayah Malang Raya rupanya sampai terdengar di telinga Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Beginilah katanya. Ia menyebut, sambang keluarga tetap diperbolehkan karena di luar konteks mudik.

“Yang tidak boleh kan mudik, kalau sambang saja kan tidak apa,” kata dia sesudah rapat koordinasi di Balai Kota Malang Selasa (4/5) sore.

Untuk membedakannya, pria kelahiran Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini menyebut mudik sebagai aktifitas satu orang yang mengunjungi kerabat sampai menginap berhari-hari.

“Jangan dibuat rancu, mudik itu kan bisa menginap berhari-hari bahkan berminggu-minggu di rumah kerabat atau saudara. Kalau sambang sebentar saja tidak masalah, masa berkunjung ke orang tua saja dilarang?,” imbuhnya.

“Jadi kalau mau sambang ke orang tua di Kabupaten Malang atau Batu itu tidak masalah,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Malang termasuk dalam wilayah aglomerasi yang meliputi area Malang Raya hingga Probolinggo. Dimana, pergerakan warga masih diperbolehkan selama masih berada di wilayah algomerasi.

“Pasuruan dan Probolinggo (Kota, Kabupaten) masih bisa, itu masih wilayah kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut menegaskan tidak ada pengamanan di jalur tikus. “Malang Kota tidak ada jalur tikus,” tegasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky
Foto: Sekpri Kapolresta Malang Kota

MALANG KOTA – Kabar larangan mudik di wilayah Malang Raya rupanya sampai terdengar di telinga Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Beginilah katanya. Ia menyebut, sambang keluarga tetap diperbolehkan karena di luar konteks mudik.

“Yang tidak boleh kan mudik, kalau sambang saja kan tidak apa,” kata dia sesudah rapat koordinasi di Balai Kota Malang Selasa (4/5) sore.

Untuk membedakannya, pria kelahiran Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini menyebut mudik sebagai aktifitas satu orang yang mengunjungi kerabat sampai menginap berhari-hari.

“Jangan dibuat rancu, mudik itu kan bisa menginap berhari-hari bahkan berminggu-minggu di rumah kerabat atau saudara. Kalau sambang sebentar saja tidak masalah, masa berkunjung ke orang tua saja dilarang?,” imbuhnya.

“Jadi kalau mau sambang ke orang tua di Kabupaten Malang atau Batu itu tidak masalah,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Malang termasuk dalam wilayah aglomerasi yang meliputi area Malang Raya hingga Probolinggo. Dimana, pergerakan warga masih diperbolehkan selama masih berada di wilayah algomerasi.

“Pasuruan dan Probolinggo (Kota, Kabupaten) masih bisa, itu masih wilayah kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Wakapolrestabes Surabaya tersebut menegaskan tidak ada pengamanan di jalur tikus. “Malang Kota tidak ada jalur tikus,” tegasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky
Foto: Sekpri Kapolresta Malang Kota

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru