alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 5 July 2022

Destinasi Wisata, RW 02 Jodipan Banggakan Kampung Warna Warninya

MALANG KOTA – Warga RW 02 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing patut bangga dengan kampung warna-warni yang menjadi salah satu ikon destinasi wisata Kota Malang. Karena ke depan, satu-satunya kampung yang memiliki jembatan kaca di Malang Raya ini bakal lebih indah dan asri.

Karena Pemkot Malang bakal membuat vertikal garden di area kampung ini. Salah satunya dengan memanfaatkan tebing di area ini untuk taman.
Hal ini disampaikan Lurah Jodipan Meidy Hazran saat mendampingi tim juri Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang menjalankan tugas di lapangan, Rabu (4/11).

“Tebing di RW 02 (Kampung Warna-Warni) ini akan dibangun taman nanti. Rencananya bakal direalisasikan tahun depan,” kata Meidy, Rabu (4/11).
Menurutnya, hal ini dilakukan agar suasana wilayah yang sudah menjadi ikon destinasi wisata berbasis kampung ini tambah asri. Sehingga, wisatawan yang datang bisa lebih nyaman.

“Kalau banyak tanaman, suasana akan jadi lebih adem dan nyaman,” terangnya.

Lebih lanjut, tahun lalu dan tahun ini pihaknya masih fokus pada pembebasan biofil di RW tersebut. Sehingga, tahun depan bisa lebih fokus pada penghijauan. “Kami lakukan bertahap. Anggaran kami terbatas,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Warga RW 02 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing patut bangga dengan kampung warna-warni yang menjadi salah satu ikon destinasi wisata Kota Malang. Karena ke depan, satu-satunya kampung yang memiliki jembatan kaca di Malang Raya ini bakal lebih indah dan asri.

Karena Pemkot Malang bakal membuat vertikal garden di area kampung ini. Salah satunya dengan memanfaatkan tebing di area ini untuk taman.
Hal ini disampaikan Lurah Jodipan Meidy Hazran saat mendampingi tim juri Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang menjalankan tugas di lapangan, Rabu (4/11).

“Tebing di RW 02 (Kampung Warna-Warni) ini akan dibangun taman nanti. Rencananya bakal direalisasikan tahun depan,” kata Meidy, Rabu (4/11).
Menurutnya, hal ini dilakukan agar suasana wilayah yang sudah menjadi ikon destinasi wisata berbasis kampung ini tambah asri. Sehingga, wisatawan yang datang bisa lebih nyaman.

“Kalau banyak tanaman, suasana akan jadi lebih adem dan nyaman,” terangnya.

Lebih lanjut, tahun lalu dan tahun ini pihaknya masih fokus pada pembebasan biofil di RW tersebut. Sehingga, tahun depan bisa lebih fokus pada penghijauan. “Kami lakukan bertahap. Anggaran kami terbatas,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/