alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Petugas Kebersihan Sigap Jaga Lingkungan Saat Lebaran

Malang – Momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, tidak mengendurkan dedikasi petugas kebersihan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat. Respons cepat tetap dijaga seperti halnya ditunjukkan lewat aksi pembersihan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Merdeka Utara, Kamis (5/5/2022).

“Pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kami berkoordinasi dengan tim Diskominfo terkait laporan masyarakat lewat medsos. Langsung kita tindaklanjuti satu tim dan truk tangki air untuk pembersihan kotoran. Pukul 11.00 WIB sudah bersih kembali,” terang Drs. Wahyu Setianto, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Dari hasil identifikasi awal petugas, diperkirakan gangguan kebersihan JPO di sekitar Alun-Alun Malang tersebut terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sehingga pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Satpol PP dan Dinas Sosial P3AP2KB untuk ke depannya.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa komitmen pelayanan tersebut sudah dibangun dan dijaga bertahun-tahun oleh jajarannya. Terlebih volume timbulan sampah diprediksi meningkat seiring pelonggaran kebijakan mudik sehingga banyak pemudik yang pulang ke kampung halamannya di Kota Malang.

“Volume sampah dari pantauan awal di TPA naik dibanding volume normal 600 ton per hari. Petugas tetap jalan, yang penting kota bersih. Tapi kita imbau juga agar warga kurangi sampah dan jaga lingkungan masing-masing,” imbuh Wahyu.

Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3, Drs. Sunarka, M.AP menambahkan, untuk menjaga lingkungan selama idulfitri, DLH membagi sekitar 800 petugas di seluruh wilayah kota ke dalam tiga shift kerja. Padatnya aktivitas dan keinginan turut merayakan lebaran bersama keluarga masing-masing disikapi dengan humanis lewat pendekatan giliran yang diatur koordinator tiap wilayah.

“Mulai sebelum subuh sampai tengah malam malam. Kalau libur sehari saja pasti sampah menumpuk. Jadi silaturahmi kita gantian, yang penting pelayanan tetap jalan,” beber Sunarka.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi kinerja cepat petugas DLH dan peran masyarakat. Termasuk dalam menyikapi hal-hal terkait kebersihan JPO yang menurutnya sangat penting dilakukan kerja sama dan saling pengertian.

“Kota yang maju itu salah satu tandanya ada kebersamaan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Gotong royong, maka apresiasi tentunya atas informasi terkait kebersihan JPO alun-alun pagi tadi. Sudah sat set wat wet ditangani di lokasi. Saya juga ajak warga agar rayakan libur Lebaran dengan seminim mungkin sampah,” ajak Sutiaji.

Malang – Momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, tidak mengendurkan dedikasi petugas kebersihan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat. Respons cepat tetap dijaga seperti halnya ditunjukkan lewat aksi pembersihan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Merdeka Utara, Kamis (5/5/2022).

“Pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kami berkoordinasi dengan tim Diskominfo terkait laporan masyarakat lewat medsos. Langsung kita tindaklanjuti satu tim dan truk tangki air untuk pembersihan kotoran. Pukul 11.00 WIB sudah bersih kembali,” terang Drs. Wahyu Setianto, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Dari hasil identifikasi awal petugas, diperkirakan gangguan kebersihan JPO di sekitar Alun-Alun Malang tersebut terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sehingga pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Satpol PP dan Dinas Sosial P3AP2KB untuk ke depannya.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa komitmen pelayanan tersebut sudah dibangun dan dijaga bertahun-tahun oleh jajarannya. Terlebih volume timbulan sampah diprediksi meningkat seiring pelonggaran kebijakan mudik sehingga banyak pemudik yang pulang ke kampung halamannya di Kota Malang.

“Volume sampah dari pantauan awal di TPA naik dibanding volume normal 600 ton per hari. Petugas tetap jalan, yang penting kota bersih. Tapi kita imbau juga agar warga kurangi sampah dan jaga lingkungan masing-masing,” imbuh Wahyu.

Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3, Drs. Sunarka, M.AP menambahkan, untuk menjaga lingkungan selama idulfitri, DLH membagi sekitar 800 petugas di seluruh wilayah kota ke dalam tiga shift kerja. Padatnya aktivitas dan keinginan turut merayakan lebaran bersama keluarga masing-masing disikapi dengan humanis lewat pendekatan giliran yang diatur koordinator tiap wilayah.

“Mulai sebelum subuh sampai tengah malam malam. Kalau libur sehari saja pasti sampah menumpuk. Jadi silaturahmi kita gantian, yang penting pelayanan tetap jalan,” beber Sunarka.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi kinerja cepat petugas DLH dan peran masyarakat. Termasuk dalam menyikapi hal-hal terkait kebersihan JPO yang menurutnya sangat penting dilakukan kerja sama dan saling pengertian.

“Kota yang maju itu salah satu tandanya ada kebersamaan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Gotong royong, maka apresiasi tentunya atas informasi terkait kebersihan JPO alun-alun pagi tadi. Sudah sat set wat wet ditangani di lokasi. Saya juga ajak warga agar rayakan libur Lebaran dengan seminim mungkin sampah,” ajak Sutiaji.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/