alexametrics
29.2 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

PPKM Darurat, Bangku Pinggir Jalan Kota Malang Dipalang Lagi

MALANG KOTA – Dinas Lingkuhan Hidup (DLH) Kota Malang memasang plang bambu di bangk taman yang ada di Kota Malang. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga nongkrong di tempat publik selama pemberlakuan PPKM darurat.

“Iya, untuk hari ini kami langsung memasang segel di semua bangku taman yang ada di pinggir jalan,” terang Kabid Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Lita Irawati.

Perlu diketahui bila bangku taman pedestrian itu sendiri tidak berada diseluruh jalan. Melainkan jalan besar seperti Ijen, Simpang Balapan, Semeru, Kahuripan, Kertanegara, Surabaya, Dieng, Rampal dan Jembatan Rel Kereta Api Jl. Pattimura, Klojen.

“Di sana yang ada dan hari ini kami tuntaskan. Dibeberapa tempat itu memang sering dibuat nongkrong oleh masyarakat,” kata dia.

Dari tempat yang telah disebutkan, mantan Sekretaris BPBD Kota Malang itu mengungkapkan, perilaku masyarakat yang suka berkumpul mengakibatkan beberapa segel bangku tidak berumur panjang.

“Memang tidak semua jalan di rusak, tapi memang kami biasa mendapati beberapa sudah rusak sehari setelah dipasang,” ungkapnya.

Salah satu titik tersebut ialah Jalan Ijen. “Di sana biasanya banyak yang rusak tak lama setelah dipasang,” ujarnya.

Pewarta: Biyan Mudzadky

MALANG KOTA – Dinas Lingkuhan Hidup (DLH) Kota Malang memasang plang bambu di bangk taman yang ada di Kota Malang. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga nongkrong di tempat publik selama pemberlakuan PPKM darurat.

“Iya, untuk hari ini kami langsung memasang segel di semua bangku taman yang ada di pinggir jalan,” terang Kabid Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Lita Irawati.

Perlu diketahui bila bangku taman pedestrian itu sendiri tidak berada diseluruh jalan. Melainkan jalan besar seperti Ijen, Simpang Balapan, Semeru, Kahuripan, Kertanegara, Surabaya, Dieng, Rampal dan Jembatan Rel Kereta Api Jl. Pattimura, Klojen.

“Di sana yang ada dan hari ini kami tuntaskan. Dibeberapa tempat itu memang sering dibuat nongkrong oleh masyarakat,” kata dia.

Dari tempat yang telah disebutkan, mantan Sekretaris BPBD Kota Malang itu mengungkapkan, perilaku masyarakat yang suka berkumpul mengakibatkan beberapa segel bangku tidak berumur panjang.

“Memang tidak semua jalan di rusak, tapi memang kami biasa mendapati beberapa sudah rusak sehari setelah dipasang,” ungkapnya.

Salah satu titik tersebut ialah Jalan Ijen. “Di sana biasanya banyak yang rusak tak lama setelah dipasang,” ujarnya.

Pewarta: Biyan Mudzadky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/