alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Toga dan Taman Baca Arbatera Jadi Unggulan Warga RW 3 Arjowinangun

MALANG KOTA – Menjaga imunitas tubuh dan swadaya pangan menjadi konsep yang diusung warga RW 3 Kelurahan Arjowinangun, Kota Malang. Mereka kompak menggalakkan tanaman obat keluarga (toga) sekaligus budidaya ikan lele dengan sistem tumpang sari.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

“Ada 25 jenis toga yang ditanam. Semuanya memiliki khasiat untuk kesehatan,” jelas Ketua RW 3 Kelurahan Arjowinangun, Kota Malang Muflik Irianto kepada Tim Juri Kampung Bersinar Kota Malang 2020.

Muflik menuturkan, tak hanya menanam, warga juga melakukan pembibitan. Bahkan di setiap dasa wisma diberlakukan piket untuk memastikan tanaman terpelihara dan tumbuh dengan baik.

Sejalan dengan program tersebut, para pemuda di RW 3 Kelurahan Arjowinangun juga membuat pojok edukasi bernama Taman Baca Arbatera. Agar menarik, para pemuda mendesain taman tersebut dengan hiasan mural sehingga lebih atraktif.

Ia menambahkan, di RW 3 Juga dikembangkan kegiatan gotong royong Jumat Berkah. Di program tersebut, warga yang mampu menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi warga lainnya yang tidak mampu.

Mural karya pemuda RW 3 Kelurahan Arjowinangun (Farik F / radar Malang)

“Sifatnya sukarela dan sudah berjalan sekitar sebulan lalu sebagai salah satu inovasi dan penanganan satgas Covid-19,” pungkas dia.

Penjurian kampung Bersinar ini sendiri digelar mulai hari ini hingga 10 November mendatang. Tim juri yang terdiri dari perwakilan perguruan tinggi dari ITN, Kader Lingkungan Kota Malang, LSM Lingkungan, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, dan dari Jawa Pos Radar Malang.

Pewarta: Inifia, iik

MALANG KOTA – Menjaga imunitas tubuh dan swadaya pangan menjadi konsep yang diusung warga RW 3 Kelurahan Arjowinangun, Kota Malang. Mereka kompak menggalakkan tanaman obat keluarga (toga) sekaligus budidaya ikan lele dengan sistem tumpang sari.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

“Ada 25 jenis toga yang ditanam. Semuanya memiliki khasiat untuk kesehatan,” jelas Ketua RW 3 Kelurahan Arjowinangun, Kota Malang Muflik Irianto kepada Tim Juri Kampung Bersinar Kota Malang 2020.

Muflik menuturkan, tak hanya menanam, warga juga melakukan pembibitan. Bahkan di setiap dasa wisma diberlakukan piket untuk memastikan tanaman terpelihara dan tumbuh dengan baik.

Sejalan dengan program tersebut, para pemuda di RW 3 Kelurahan Arjowinangun juga membuat pojok edukasi bernama Taman Baca Arbatera. Agar menarik, para pemuda mendesain taman tersebut dengan hiasan mural sehingga lebih atraktif.

Ia menambahkan, di RW 3 Juga dikembangkan kegiatan gotong royong Jumat Berkah. Di program tersebut, warga yang mampu menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi warga lainnya yang tidak mampu.

Mural karya pemuda RW 3 Kelurahan Arjowinangun (Farik F / radar Malang)

“Sifatnya sukarela dan sudah berjalan sekitar sebulan lalu sebagai salah satu inovasi dan penanganan satgas Covid-19,” pungkas dia.

Penjurian kampung Bersinar ini sendiri digelar mulai hari ini hingga 10 November mendatang. Tim juri yang terdiri dari perwakilan perguruan tinggi dari ITN, Kader Lingkungan Kota Malang, LSM Lingkungan, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, dan dari Jawa Pos Radar Malang.

Pewarta: Inifia, iik

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/