alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Hindari Sepeda Pancal, Ibu-ibu Buring Cium Aspal

MALANG KOTA – Kejadian ini bisa jadi peringatan untuk hati-hati di jalan, kendati di dalam kompleks perumahan. Dwi Hariani, 39, warga Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang harus mengalami laka tunggal di area Kompleks Citra Garden City, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang pada Jumat (4/12) sekitar pukul 12.45. Ia pun meregang nyawa di lokasi.

“Jalan di lokasi memang menurun, sekaligus hujan juga, jadi ada faktor kecepatan cukup tinggi hingga menabrak sebuah pohon di sisi selatan (kiri) jalan,” terang Kasubnit I Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Deddy Catur Wahono.

Pada saat kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol N 5668 BX ini berjalan dari arah timur (Buring) menuju ke barat (Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang) dengan kecepatan yang cukup tinggi. Diduga karena panik setelah melihat sepeda angin, Dwi langsung banting setir ke kiri jalan dan menabrak pohon.

“Untuk korban ini sebenarnya terlalu ke kiri haluannya, kebetulan ada sepeda angin yang searah sama dia, jadilah dia banting setir,” tambah dia.

Akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui tidak mengenakan helm ini mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Diduga, benturan cukup keras jatuh pertama di bagian dahi saat kejadian tabrakan tersebut. Kini, korban sudah dibawa ke kamar jenazah RSSA untuk dilakukan visum. Meskipun begitu, Deddy mengatakan bahwa identitas korban baru diketahui sekitar pukul 17.00.

“Awalnya kami klasifikasikan sebagai Mr. X, namun demikian, suami korban akhirnya datang ke Unit Laka untuk memberi tahu bahwa mendiang istrinya telah mengalami laka tunggal,” tegas dia.

Pewarta: Biyan M

MALANG KOTA – Kejadian ini bisa jadi peringatan untuk hati-hati di jalan, kendati di dalam kompleks perumahan. Dwi Hariani, 39, warga Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang harus mengalami laka tunggal di area Kompleks Citra Garden City, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang pada Jumat (4/12) sekitar pukul 12.45. Ia pun meregang nyawa di lokasi.

“Jalan di lokasi memang menurun, sekaligus hujan juga, jadi ada faktor kecepatan cukup tinggi hingga menabrak sebuah pohon di sisi selatan (kiri) jalan,” terang Kasubnit I Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Deddy Catur Wahono.

Pada saat kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol N 5668 BX ini berjalan dari arah timur (Buring) menuju ke barat (Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang) dengan kecepatan yang cukup tinggi. Diduga karena panik setelah melihat sepeda angin, Dwi langsung banting setir ke kiri jalan dan menabrak pohon.

“Untuk korban ini sebenarnya terlalu ke kiri haluannya, kebetulan ada sepeda angin yang searah sama dia, jadilah dia banting setir,” tambah dia.

Akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui tidak mengenakan helm ini mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Diduga, benturan cukup keras jatuh pertama di bagian dahi saat kejadian tabrakan tersebut. Kini, korban sudah dibawa ke kamar jenazah RSSA untuk dilakukan visum. Meskipun begitu, Deddy mengatakan bahwa identitas korban baru diketahui sekitar pukul 17.00.

“Awalnya kami klasifikasikan sebagai Mr. X, namun demikian, suami korban akhirnya datang ke Unit Laka untuk memberi tahu bahwa mendiang istrinya telah mengalami laka tunggal,” tegas dia.

Pewarta: Biyan M

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/