alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Khofifah: RS Lapangan Polkesma Beroperasi Minggu Depan

MALANG KOTA – Persiapan pengoperasian RS Lapangan terus dimatangkan. Setelah Kamis lalu (3/12) kepala BNPB Doni Monardo yang datang, hari ini (5/12) giliran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turun memantau RS darurat yang bertempat di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) itu.

Khofifah berharap dalam sepekan ke depan, RS Lapangan sudah bisa dioperasikan untuk merawat pasien Covid-19. Terutama untuk pasien dengan kondisi gejala ringan hingga sedang. Berkaca dari RS Lapangan yang telah ada di Surabaya, dia berharap RS lapangan di Kota Malang ini bisa meringankan beban RS rujukan. “RS darurat lapangan di Surabaya hingga saat ini teryata 0 persen kematiannya,” imbuhnya.

Sehingga dia berharap di Malang nanti bisa mengikuti format rumah sakit darurat lapangan yang telah ada di Surabaya. Selain itu, pihaknya juga menekankan sistem data yang satu pintu. “Jadi misalnya ada pasien yang sudah sembuh, ada pasien baru masuk, bed berapa, kondisi gimana, dan seterusnya. Kita ingin memastikan bahwa one gate referral system ini akan terus bisa tersupport oleh aktivasi dan updating dari berbagai RS,” lanjutnya.

Khofifah juga secara langsung meninjau lagi persiapan RS Lapangan di Polkesma. Dari tinjauannya itu, dia memastikan RS darurat itu sudah layak untuk merawat pasien Covid-19. Sehingga dia mengimbau tidak perlu ada isolasi mandiri di rumah. “Yang (gejala) ringan sampai sedang di sini, kita berharap tidak digunakan, tapi ini disiapkan. Isolasi mandiri hari ini mengkhawatirkan, kalau sama-sama kurang disiplin, itulah yang menjadikan klaster keluarga,” ujar mantan menteri sosial itu.

Pewarta: Arlita Ulya

MALANG KOTA – Persiapan pengoperasian RS Lapangan terus dimatangkan. Setelah Kamis lalu (3/12) kepala BNPB Doni Monardo yang datang, hari ini (5/12) giliran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turun memantau RS darurat yang bertempat di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) itu.

Khofifah berharap dalam sepekan ke depan, RS Lapangan sudah bisa dioperasikan untuk merawat pasien Covid-19. Terutama untuk pasien dengan kondisi gejala ringan hingga sedang. Berkaca dari RS Lapangan yang telah ada di Surabaya, dia berharap RS lapangan di Kota Malang ini bisa meringankan beban RS rujukan. “RS darurat lapangan di Surabaya hingga saat ini teryata 0 persen kematiannya,” imbuhnya.

Sehingga dia berharap di Malang nanti bisa mengikuti format rumah sakit darurat lapangan yang telah ada di Surabaya. Selain itu, pihaknya juga menekankan sistem data yang satu pintu. “Jadi misalnya ada pasien yang sudah sembuh, ada pasien baru masuk, bed berapa, kondisi gimana, dan seterusnya. Kita ingin memastikan bahwa one gate referral system ini akan terus bisa tersupport oleh aktivasi dan updating dari berbagai RS,” lanjutnya.

Khofifah juga secara langsung meninjau lagi persiapan RS Lapangan di Polkesma. Dari tinjauannya itu, dia memastikan RS darurat itu sudah layak untuk merawat pasien Covid-19. Sehingga dia mengimbau tidak perlu ada isolasi mandiri di rumah. “Yang (gejala) ringan sampai sedang di sini, kita berharap tidak digunakan, tapi ini disiapkan. Isolasi mandiri hari ini mengkhawatirkan, kalau sama-sama kurang disiplin, itulah yang menjadikan klaster keluarga,” ujar mantan menteri sosial itu.

Pewarta: Arlita Ulya

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/