alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Residivis Spesialis Pembobol Rumah Di Malang Ditangkap Polisi

MALANG KOTA – Dua orang pencuri spesialis bobol rumah berhasil ditangkap Polresta Malang Kota pada Sabtu (16/1). Kedua tersangka itu menggondol smartphone dan motor merk Beat saat beraksi di sebuah rumah di kawasan Kebonsari, Sukun, Kota Malang.

“Jadi tersangka J adalah residivis spesialis pembobol rumah. Ini bukan pertama kalinya. Lalu tersangka TRS berperan memantau sekitar rumah, ia berkeliling untuk memastikan rumah dalam keadaan aman,” terang Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo.

J (39) tercatat sebagai warga Talok, Turen Kabupaten Malang, sementara TRS (35) berdomisili di Rampal Celaket, Klojen Kota Malang.

Tinton menjelaskan, ketika penghuni rumah sedang tidur, dua tersangka memasuki rumah dengan mencongkel jendela belakang dengan obeng. Setelah berkeliling mencari jarahan, mereka pun menggasak smartphone yang tergeletak di meja.

“Begitu pula dengan sepeda motor, kunci motor dan kunci rumah yang masih menempel di pintu pun juga diambil mereka. Sehingga pelaku pelan-pelan kabur beserta sepeda motor tersebut, ” terangnya.

Saat ini, sepeda hasil curian sudah dijual pelaku dengan harga Rp 3 juta rupiah. Dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saat ini motor hasil jarahan masih dalam pengejaran. Begitu pula dengan penadahnya, ” imbuhnya.

Pelaku yang baru saja keluar dari penjara di tahun 2019 itu pun akhirnya dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Dua orang pencuri spesialis bobol rumah berhasil ditangkap Polresta Malang Kota pada Sabtu (16/1). Kedua tersangka itu menggondol smartphone dan motor merk Beat saat beraksi di sebuah rumah di kawasan Kebonsari, Sukun, Kota Malang.

“Jadi tersangka J adalah residivis spesialis pembobol rumah. Ini bukan pertama kalinya. Lalu tersangka TRS berperan memantau sekitar rumah, ia berkeliling untuk memastikan rumah dalam keadaan aman,” terang Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo.

J (39) tercatat sebagai warga Talok, Turen Kabupaten Malang, sementara TRS (35) berdomisili di Rampal Celaket, Klojen Kota Malang.

Tinton menjelaskan, ketika penghuni rumah sedang tidur, dua tersangka memasuki rumah dengan mencongkel jendela belakang dengan obeng. Setelah berkeliling mencari jarahan, mereka pun menggasak smartphone yang tergeletak di meja.

“Begitu pula dengan sepeda motor, kunci motor dan kunci rumah yang masih menempel di pintu pun juga diambil mereka. Sehingga pelaku pelan-pelan kabur beserta sepeda motor tersebut, ” terangnya.

Saat ini, sepeda hasil curian sudah dijual pelaku dengan harga Rp 3 juta rupiah. Dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saat ini motor hasil jarahan masih dalam pengejaran. Begitu pula dengan penadahnya, ” imbuhnya.

Pelaku yang baru saja keluar dari penjara di tahun 2019 itu pun akhirnya dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/